Quantcast

DWP 2017 Day-2 : A Party For Everyone

By - 4 months ago in Concerts Review

Gelaran Djakarta Warehouse Project (DWP) 2017 di hari ke-dua tetap berlangsung dengan lancar, meski di hari pertama sempat terjadi gempa bumi. Namun karena tidak ada halangan yang berarti, show tetap berlangusng dan malah jauh lebih ramai dibanding hari pertama.

DWP tahun 2017 ini membawa sedikit angin segar dengan hadirnya talent-talent dari 88rising. Awalnya, suasana hall LIVE ETC stage sangat damai dengan penonton yang begitu menikmati clillin’ moment bersama Joji. Rapper sekaligus Youtuber keturunan Jepang-Australia ini berulang kali mengungkapkan kekagumannya kepada para fans di Indonesia karena hafal beberapa lagu miliknya. Suasana panggung dari awalnya sing-along dan chill, berubah drastis saat Higher Brothers & Keith Ape tampil membawa energi yang luar biasa.

Keadaan memburuk dengan migrasi masal penonton di Garuda Land menuju ke hall ini untuk menyaksikan remaja Indonesia yang baru saja menyelesaikan US Tour selama 2 bulan: Rich Chigga. Cowok bernama asli Brian Imanuel ini berhasil membuat hall LIVE ETC full house, bahkan penonton yang tidak berhasil masuk tetap menonton dengan berkerumun di dekat pintu masuk. Dia mengaku agak nervous karena orang tuanya saat itu hadir menonton. Rich Chigga meminta crowd mengangkat flash light di lagu “Glow Like Dat” dan membuat suasana benar-benar damai. Berbeda jauh ketika dia menutup penampilannya dengan single fenomenal “Dat $tick” yang disambut mengundang sing along dari seluruh penonton.

Meski tidak seramai pada saat Rich Chigga, penampilan rapper Desiigner bisa dibilang merupakan special act di LIVE ETC stage. Rapper ini berulang kali mengajak para penonton untuk berjongkok dan melompat bersama, gimmick yang membuat suasana pesta bertambah meriah. Ia juga sempat beberapa kali turun panggung dan menghampiri penonton. Pokoknya keren banget!

Di panggung lain, Chelina Manuhutu yang pertama kali tampil di DWP ini beraksi dengan music underground. Hall yang didekorasi dengan apik oleh Elrow ini menambah suasana menjadi lebih dancey. Sayangnya, hall Elrow ini tidak dilengkapi dengan pertunjukan akrobatik yang justru menjadi salah satu ciri khasnya

Sementara itu di Garuda Land sudah ramai sejak penampilan w.W dan semakin menjadi saat DVBBS mengambil alih sang GarudaBot. DVBBS memutar lagu-lagu trap hingga setengah show, lalu mereka mulai berulah dengan mengatakan bahwa mereka ingin meihat 5 mosh pits malam itu. Dan sebagai hadiahnya, salah satu personil DVBBS turun ke crowd untuk membuka mosh pit, beruntung banget yang pada nonton di depan! Barulah menjelang akhir DVBBS mulai bermain big room dengan lagu seperti “Pyramids” hasil kolaborasinya dengan Dropgun ft. Sanjin.

  Galantis cukup ramai dengan memamerkan kebolehan mereka bermain drumset sebagai pengiring di beberapa lagu. Entah memang pesanan atau bagaimana, panggung Galantis semakin meriah dengan kehadiran penari yang menampilkan tarian tradisional Indonesia. Tapi ada satu hal yang bikin gemas, Galantis berkali-kali menyapa penonton dengam mengucapkan DWP dengan ejaan “di-wi-pi”, bukannya “di- double yu– pi”. Well, keduanya sama-sama kurang enak didengar sih.

Selanjutnya, penampilan Steve Aoki adalah yang dinanti-nantikan. The Jesus-like DJ hit the night with a lot of collaboration singles. Berbeda dengan DJ-DJ lain yang memutar lagu remix “Numb” sebagai tribute untuk Chester Bennington, Aoki dengan bangga memainkan lagu “Darker Than Blood” yang menjadi single hasil kolaborasinya dengan Linkin Park 2 tahun yang lalu. Cukup menyayat hati melihat video Aoki bersama Chester ditampilkan di visual Garuda Land.

Selain itu, single kolaborasi lain yang dimainkan di antaranya adalah: “Kolony Anthem” (ft. iLoveMakonnen & Bok Nero), “Lit” (ft. Yellow Claw, Gucci Mane, T-Pain), “Just Hold On” (ft. Louis Tomlinson), serta yang terbaru “All Night” (ft. Lauren Jauregui dari Fifth Harmony). Tidak lupa, Steve Aoki kembali memberi hadiah lemparan dimmak cake kepada penonton di tengah-tengah penampilannya.

Ada yang tak mungkin terlupakan dari penampilan Steve Aoki di DWP tahun ini. Rapper Desiigner yang juga menjadi performer malam itu, diundang naik ke Garuda Land untuk berduet dengannya. Apa lagi kalau bukan untuk single terbaru remix “Mic Drop” milik boyband asal Korea Selatan, BTS. Sorak penonton begitu riuh terdengar saat lagu ini dimainkan, terutama ketika wajah-wajah anggota BTS mulai terlihat di visual Garuda Land. Memang nampaknya kurang sempurna jika BTS tidak ikut tampil live saat itu, tapi goyangan penonton menunjukkan kalau mereka begitu menikmati lagu ini.

Tidak berhenti sampai situ, DWP masih punya Hardwell sebagi hidangan penutup yang manis di malam ke-dua festival EDM ini. Tampil mengenakan kemeja batik berwarna cokelat dan revealed cap, Hardwell banyak memainkan lagu-lagu lama, di antaranya: “Call Me a Spaceman”, “Arcadia”, “Dare You”, dan “How We Do”. Hardwell juga dipercaya untuk mempersembahkan the mighty DWP fireworks dalam lagu penutup “All I Want For Christmas Is You” dari Mariah Carey (Hardwell remix). Meski kembang apinya tidak berlangsung lama, tapi cukup menjadi penutup yang indah untuk DWP 2017.

Overall, DWP 2017 sangat fantastis, mulai dari wajah baru Garuda Land, hingga segmen hi-hop yang meriah. Ohya, kalau penasaran lagu apa yang jadi hits dan banyak dibawakan selama DWP 2017 ini dia daftarnya:

  1. More Than You Know – Axwell Ingrosso
  2. Shape Of You – Ed Sheeran
  3. Numb – Linkin Park

See you next year at DWP 2018!

Text: Jehoo Rhmn, Clemens Jason, Rendy Tsu

Photo: Ismaya Live & Jehoo Rhmn

a weirdo, a dreamer, a freethinker. I'm on a diet but I'm not getting thinner.

Comments

Leave a Reply

Related Articles

Artist Interviews | December 22, 2017 By

Exclusive Interview: Kolaborasi Impian & 5 Hal Yang Tidak Kamu Ketahui Tentang R3HAB

Concerts Review Reviews | December 18, 2017 By

DWP 2017 Day-1 : Powerful & Energetic

Music News | November 30, 2017 By

Jadwal Harian Line-Up DWP 2017 & Kejutan-Kejutan Terbarunya