Quantcast

Album of the Day: Various Artists – Fifty Shades Freed (Original Motion Pictures Soundtrack)

By - 5 months ago in Album of The Day

Republic Records

Akhirnya franchise “Fifty Shades of Grey” usai sudah dengan hadirnya film ketiga dan terakhir, “Fifty Shades Freed”. Maka berakhir sudah kisah asmara penuh gairah (dan BDSM) antara Christian Grey dan Anastasia Steele. Tapi kita tidak akan membicarakan filmnya tentu saja, tapi album soundtracknya, “Fifty Shades Freed (Original Motion Pictures Soundtrack)“.

Tahun lalu album soundtrack “Fifty Shades of Grey” sukses menjadi juara Billboard 200. Tidak heran karena memang memiliki materi kuat berkat kehadiran banyak musisi kenamaan seperti Taylor Swift, Zayn Malik, Tove Lo, John Legend, serta langganan untuk seri ini, Sia. Album soundtrack “Fifty Shades Freed” memang tidak memiliki prestasi sama dengan pendahulunya, namun bukan karena tidak didukung dengan materi yang tak kalah kuat. Well, kita tahu ia harus bersaing dengan siapa (soundtrack “Black Panther”).

Tapi tentunya itu hanya alasan saja. Yang pasti harus diulik saat membahas albumnya adalah materi yang ditawarkannya. Mendengarkan album, jelas tujuannya adalah mengumpulkan lagu-lagu radio friendly (yang dinyanyikan oleh penyanyi radio firendly) yang nantinya diharapkan bisa mendorong orang untuk berbondong-bondong menyaksikan filmnya.

Dan jika itu memang tujuannya, maka bisa dikatakan cukup berhasil. Kolaborasi Liam Payne dan Rita Ora (salah satu pemain filmnya yang akhirnya bisa menyumbangkan vokal untuk soundtrack) dalam ‘For You’ jelas memikat. Beat renyah dan melodi manis sajian lagu memang adiktif. Bahkan rasa-rasanya jauh lebih baik dibandingkan ‘I Don’t Wanna Live Forever’ dari Taylor dan Zayn.

Penyanyi dan penulis lagu yang tengah menanjak namanya, Julia Michaels, kebagian tugas menghadirkan dua lagu sekaligus, ‘Heaven’ yang atmosferik dan ‘Are You’ yang playful. Dua lagu yang memang bisa kita harapkan dari seorang Julia Michaels. Mungkin tidak se-catchy ‘Issues’ (tapi memang lagu Julia pasca ‘Issues’ cenderung meminggirkan kosa kata “catchy”), tapi bukan berarti tak kalah gemilang.

Juga ada Hailee Steinfeld yang berkolaborasi bersama BloodPop untuk menghadirkan track yang secara pas membuka album, ‘Capital Letters’. Kolaborasi menarik lain terjadi antara Dua Lipa bersama Whetan dalam ‘High’, di mana Dua Lipa memamerkan sisi dirinya sebagai penyanyi dengan kekuatan vokal ketimbang bersandarkan melodi catchy dan hook saja dalam lagunya.

Sebagaimana biasa, sumbangan Sia untuk soundtrack “Fifty Shades” adalah track emosional, begitu juga ‘Deer in Headlight’. Yang menarik ada Jessie J yang diajak untuk menyanyi ulang lagu lawas ‘I Got You (I Feel Good)’. Jessie J menghadirkan versi yang lebih “laidback” ketimbang aslinya sehingga terdengar lebih tertahan. Apakah efektif atau tidak memang relatif, namun hasilnya jelas inferior ketimbang aslinya.

Mengingat ini adalah album “Fifty Shades” terakhir, maka tentu tidak ada salahnya menyertakan mega hit dari film pertamanya, ‘Love Me Like You Do’ yang dinyanyikan Ellie Goulding. Hanya saja lagu kini diedit ulang dalam embel-embel ‘Fifty Shades Freed Version’. Tidak banyak perbedaan berarti kecuali asupan orkestrasi yang lebih ekstensif dan megah sehingga memberi nuansa sinematik yang lebih tebal.

Secara garis besar lagu-lagu di atas adalah highlight untuk “Fifty Shades Freed”. Tapi sebagaimana umumnya album sountrack, tentu diisi juga oleh beberapa nama yang mungkin asing namun memiliki materi yang menjanjikan. Maka album menyajikan lagu-lagu dari The Spencer Lee Band, Sabrina Claudio atau Shuungudzo. Jangan takut, karena sesuai benang merah “Fifty Shades”, meski nama mereka cenderung “obscure” tapi pilihan lagu mereka cukup radio friendly. Oh ya, tentunya ada Black Atlass atau Bishop Briggs, artis-artis dengan nama yang semakin menanjak, agar album beramunisi 22 track ini menjadi lebih meriah.

Sebuah album yang menarik untuk didengar pastinya. Meski materinya cukup banyak (termasuk bonus track) tapi tidak melelahkan, karena setiap lagu hadir dengan dinamikanya sendiri (termasuk scoring dari Danny Elfman, tentu saja). Lagi pula lagu-lagunya cukup gampang dicerna, mengingat semangat radio-friendly-nya tadi.

Penting juga dicatat bagaimana setiap lagu menghadirkan aspek tematis untuk trilogi “Fifty Shades”: nafsu, gairah, obsesi, romansa serta (pastinya) kemewahan. Tentu saja setiap lagu tidak harus ajeg mengikuti pakem tematis tadi, namun setidaknya demikianlah yang bisa rasakan. Aspek tematis ini bisa jadi juga membatasi lagu-lagunya untuk mengeksplorasi lebih luas. hanya saja dengan komposisi mapan untuk setiap lagu yang dihadirkan “Fifty Shades Freed”, jelas ia adalah album memikat dan memuaskan untuk disimak.

TRACKLIST

1. Capital Letters – Hailee Steinfeld x BloodPop®
2. For You (Fifty Shades Freed) – Liam Payne & Rita Ora
3. Sacrifice – Black Atlass featuring Jessie Reyez
4. High – Whethan & Dua Lipa
5. Heaven – Julia Michaels
6. Big Spender – Kiana Ledé featuring Prince Charlez
7. Never Tear Us Apart – Bishop Briggs
8. The Wolf – The Spencer Lee Band
9. Are You – Julia Michaels
10. Cross Your Mind – Sabrina Claudio
11. Change Your Mind – Miike Snow
12. Come On Back – Shungudzo
13. I Got You (I Feel Good) – Jessie J
14. Ta Meilleure Ennemie (Pearls) – Samantha Gongol (of Marian Hill) featuring Juliette Armanet
15. Deer in Headlights – Sia
16. Diddy Bop – Jacob Banks & Louis the Child
17. Love Me Like You Do (Fifty Shades Freed Version) – Ellie Goulding
18. Freed – Danny Elfman
19. Seeing Red – Danny Elfman
20. Maybe I’m Amazed – Jamie Dornan [Bonus Track]
21. Cross Your Mind (Spanish Version – Sabrina Claudio [Bonus Track]
22. Pearls – Samantha Gongol (of Marian Hill) [Bonus Track]

Love Film. Love Books. And Everything in Between.

Comments

Leave a Reply

Related Articles

Top 10 Lists | July 22, 2018 By

Timeline Perjalanan Cinta Justin Bieber Dan Hailey Baldwin

Music News | By

Satu Tahun Kematiannya, Linkin Park Beri Tribut Kepada Chester Bennington

Music News | By

Perwakilan Ariana Grande Bantah Tuduhan Penjiplakan Video ‘God Is A Woman’