Quantcast

Rita Ora, Alan Walker, Cash Cash, Gryffin Sukses Meriahkan SHRV Ground Festival 2018

By - 6 months ago in Concerts Review

Perhelatan acara festival musik EDM (Electronic Dance Music) SHVR Ground Festival 2018 yang diselenggarakan di Allianz Ecopark Ancol pada tanggal 4 sampai 5 Mei 2018 lalu mengguncang Jakarta dengan berbagai artis, baik nasional maupun mancanegara. Acara yang mengusung tema Russian Cosmic ini benar benar memanjakan mata penonton dengan dekorasi futuristik dengan warna dominan biru neon dan putih.

Acara yang diselenggarakan oleh Hype Festival ini menyajikan tiga buah panggung berbeda, yang masing masing memiliki nuansa yang unik. Dari awal masuk venue acara, partygoers akan langsung disambut dengen Chilling Square Stage, satu satunya indoor stage yang dipenuhi dengan penampil lagu trance. Kemudian, sedikit berjalan keluar, penonton akan menemukan Arctic Diamond Stage, salah satu outdoor stage yang menyajikan berbagai penampilan unik dari berbagai macam genre, dari lagu lagu acoustic indie sampai 2000’s R&B. Kemudian setelah berjalan lumayan jauh, penonton akhirnya akan sampai pada panggung utama, Frozen Galaxy Stage. Panggung ini sangat besar, dengan dua buah roket menghiasi pinggir kiri dan kanan panggung, dan astronot raksasa di tengah tengah panggung tempat DJ beraksi.

Untuk menambah keasikan acara, pihak penyelenggara juga menyediakan area khusus bernama Maggerland, di mana para pengunjung bisa beristirahat dan melepas penat dengan kursi empuk. Akan tetapi, untuk bisa menikmati fasilitas di Maggerland, para pengunjung diharapkan untuk mengumpulkan stiker agar bisa masuk ke Maggerland. Stiker tersebut bisa didapatkan dengan melakukan berbagai macam aktivitas menarik di sekitar venue, seperti berswafoto di lokasi tertentu, menuliskan DJ impian mereka untuk SHVR 2019, dan bermain DJ Hero.

Pada hari pertama, panggung utama dibuka dengan Diana Dee tepat pukul 18.20, dilanjutkan dengan Weird Genius, sebuah grup musik elektronik yang terdiri dari Eka Gustiwana dan Reza Oktovian, dan Billy Taner. Mereka memainkan beberapa lagu mereka, seperti WKWK Land (ft. ChandraLiow), Sweet Scar (ft. Prince Husein), dan lainnya. Kemudian, Dipha Barus mengambil alih set pukul 19.50.

Kemudian, Rita Ora tampil tepat pukul 21.00, setelah Dipha Barus. Rita Ora membuka penampilannya dengan lagu I Will Never Let You Down, dilanjutkan dengan single-nya bersama Chris Brown – Body on Me. Rita Ora dengan glitter bodysuit-nya menari dan bernyanyi dengan penuh semangat. Rita Ora juga sempat meng-cover lagu George Michael – Freedom! ’90. Di satu kesempatan, Rita Ora menyanyi sambil memainkan tamborine, yang kemudian dia berikan kepada salah satu penonton yang beruntung di depan panggung. Rita Ora juga menyanyikan For You, kolaborasinya dengan Liam Payne sebagai salah satu soundtrack resmi Fifty Shades Freed, R.I.P. (feat. Tinie Tempah), Black Widow (with Iggy Azalea), Hot Right Now (with DJ Fresh), Your Song, dan Anywhere sebagai lagu terakhirnya. Di tengah tengah setnya, Rita Ora juga memutar sebuah video tribute untuk Avicii, kolaborator dalam single-nya, Lonely Together. Penontonpun juga ikut merasakan perasaan yang kuat dari penghormatan yang Rita berikan, yang disambung dengan penampilan Lonely Together.

Setelah penampilan Rita Ora, Gryffin mengambil alih stage dan membuka set-nya dengan Feel Good (Gryffin, Illenium ft. Daya) yang sudah di-remix. Gryffin juga memainkan lagu-lagunya, seperti Desire (Years & Years), Nobody Compares To You (ft. Katie Pearlman). Terlepas dari genre-nya yang merupakan chill/deep/summer house, Gryffin benar benar membuat penonton bergoyang dengan lagu lagu big room dan electro house, seperti Better Off Alone (Alice Deejay) dimash-up dengan U – Galantis, Friends (Marshmello & Anne-Marie), Boom – Tiësto & Sevenn, dan Snakehips & MØ – Don’t Leave.

Demikian pula dengan Disclosure, mereka juga melanjutkan semangat yang sudah dibangun oleh Gryffin, sambil tak lupa juga memainkan lagu mereka seperti Omen dan Latch (yang keduanya juga kolaborasi dengan Sam Smith).

Puncak keseruan malam pertama ada di set Cash Cash, yang langsung membuka set mereka dengan Take Me Home (Feat. Bebe Rexha). Cash Cash memutar banyak sekali lagu lagu mereka, beberapa diantaranya adalah Surrender, Lightning (Feat. John Rzeznik), Belong (feat. Dashboard Confessional), Aftershock (feat. Jacquie Lee), Matches (with ROZES, Holl & Rush Remix), Finest Hours (feat. Abir), Devil (Feat. Busta Rhymes), How to Love (feat. Sophia Reyes),dan All My Love . Untuk memberikan penghormatan pada mendiang Tim Berg (Avicii), Cash Cash memutar Levels (Skrillex remix) yang membuat set mereka semakin seru dan penonton mengelu-elukan mereka. Tidak sampai di sana, duo DJ asal New Jersey ini juga mengajak penonton untuk ikut menyanyikan lagu mereka dengan menampilkan liriknya di layar.

Panggung hari pertama ditutup dengan penampilan Dannic, yang membuka setnya dengan NRG (feat. Teamworkx). Dalam setinya, Dannic banyak membawakan lagu dari label-nya, yang juga merupakan sub-label dari Spinnin Records, Fonk Recordings.

Penampilan artis internasional di panggung utama hari kedua dibuka oleh CADE, yang menyanyikan banyak single-nya, seperti Stay with You (feat. Cheat Codes), Can’t Take It (feat. Breathe Carolina & Bassjackers), Thinking Bout Myself (with CMC$). Performanya selama 45 menit ini penuh dengan lagu lagu yang membuat penonton sangat bersemangat, seperti Naked (James Arthur) x Hands Up (Hardwell & Afrojack), Rhythm of the Night (Maurice West & SaberZ), In My Mind (Axwell Mix), Ready 2 Rumble (Nicky Romero), dan lain sebagainya.

Keseruan malam tersebut semakin memuncak dengan penampilan Alison Wonderland. DJ asal Australia ini memeriahkan setnya dengan berbagai lagu trap. Sekitar pukul 11 malam, Cheat Codes mengambil alih set dengan Let Me Hold You (& Dante Klein), dan melanjutkannya dengan berbagai lagu big room yang membuat malam semakin seru seperti Beast (Thomas Gold & Borgeous) dan Off the Hook (Hardwell & Armin van Buuren). Cheat Codes juga memainkan banyak lagu mereka seperti Balenciaga, yang baru saja dirilis kemarin, Pretty Girls (Maggie Lindemann), Say Goodbye, Can’t Fight It (feat. Quintino), Sex (Kris Kross Amsterdam), dan Feels Great (ft. Fetty Wap & CVBZ). Mereka menutup set mereka dengan memutar lagu dari Avicii, yakni The Nights, dan penonton pun ikut bernyanyi bersama mereka.

Alan Walker pun mengambil alih panggung pada jam setengah 1 pagi. Penonton yang sudah tidak sabarpun mulai berjoged mengikuti lagu lagu yang Alan Walker saijkan, seperti Sing Me to Sleep x KSHMR – Invinsible Children, Faded, Ignite, Alone, Legends Never Die (Alan Walker remix). Salah satu hal yang unik dari set Alan Walker adalah dia memainkan semua lagunya dengan BPM yang diatas normal, sehingga terdengar seperti hardstyle, dan tentunya membuat orang semakin semangat untuk ikut berjoged.

Set hari 2 ditutup oleh Nicky Romero, yang membawakan beberapa lagu dari labelnya, Protocol Recordings. Nicky juga memutar beberapa lagunya, seperti Home (feat. Nervo), I Could be the One (feat. Avicii), The Moment (Novell), Only for Your Love (& Florian Picasso). Nicky Romero juga memutar salah satu lagu Avicii yang belum sempat dirilis, Heaven, sembari mengungkapkan belasungkawanya atas kepergian Avicii. Kembang api yang sangat meriah menghiasi malam diakhir set Nicky Romero yang telah tampil kurang lebih 1 jam.

Teks: Jason
Foto: Nancy

CD Collector | Music freaks

Comments

Leave a Reply

Related Articles

Concerts Review | November 7, 2018 By

Semalam bersama Kygo: Melampaui Ekspektasi Pengunjung

Music News News | November 2, 2018 By

Shawn Mendes, Bebe Rexha, Halsey Akan Tampil di Victoria’s Secret Fashion Show 2018

Music News | October 28, 2018 By

Rita Ora Bawakan ‘Rockstar’ Sambil Menyamar Sebagai Post Malone