Trending News

Blog Post

Album of The Day: Passion Pit – Manners
Album of The Day

Album of The Day: Passion Pit – Manners 

PhotobucketSetelah merilis album Chunk Of Change mereka merilis full album “Manners”. Langsung aja kita membahas track demi track dari album yang mendapat review bagus dari Clash, Rolling Stone U.S, Allmusic.com dan NME.
Dibuka dengan “Make Light” yang bombastis dengan mengambil opening powerpop dan sedikit synth rock di sana sini, jangan lupa di pertengahan lagu mereka sedikit mengambil riff indie rock dan post punk.Vokal Michael Angelakos sangat amazing ditutup dengan bunyi-bunyian yang powerful. Riff synth menghajar opening “Little Secrets”, beat-beatnya sedikit  mengingkatkan kita akan beberapa nada dari The Jackson 5, dengan adanya choir anak-anak lagu ini menjadi easy listening. Lagu kesukaan gitaris dan solois handal yaitu John Mayer, “Moth’s Wings”. Pantesan aja John Mayer suka genjrengan gitar yang indah membuka lagunya(meskipun mereka tidak mempunyai gitaris tetap), lagi-lagi sound yang megah menyelimuti lagu ini Angelakos bernyanyi dengan sangat lirih disini. Jika kamu suka sound Take That di 2 album terakhirnya maka kamu bakal nyantol sama lagu ini.”The Reeling”,single pertama mereka yang sempat menjadi jawara di beberapa radio mempunyai beat yang bisa bikin kamu dance dengan musik yang ringan liriknya rada mirip sebuah penculikan “Now I’m dreaming somebody/Would simply come and kidnap me/Oh no, oh no/Everyday I lie awake and pray to God today’s the day/”. “To Kingdom Come”, amat sangat ringan dengan nuansa electropop campur funk. Bagi yang sering dengerin Twentyfirst Night pasti bakal suka sama lagu ini. Sudah bosan dengan gempuran-gempuran dari Passion Pit, tenang ada “Swimming In The Flood” yang down beat dan tenang membuat kita bisa beristirahat sebentar. “Folds In Your Hands”, yang mengibaratkan Jamiroquai sedang berada di sebuah party house di Ibiza lalu bikin lagu bareng disana. “Eyes As Candles”, sedikit berformat pop rock apalagi instrumen gitar dan drum makin mengukuhkan pop rocknya dan jangan lupa suara terompet yang menutup lagu ini. Lagu dari EP mereka “Sleepyhead”, teknik vokal backwards dan suara falsett dari Angelakos membuat lagu ini outstanding. Apalagi beatnya rada 80’an gitu deh. Bayangkan sebuah beat dari Spotlightnya Jennifer Hudson campur nuansa pop punk dari Dance Dancenya Fall Out Boy maka terjadilah kawin silang dan menghasilkan track “Let Your Love Grow Tall”. Penutupnya “Seaweed Song”,sangat wow dengan permainan yang slow di awal,kecepatan lagu ini tambah naik seiring berjalannya waktu. An outstanding closing. Overall, mendengar band electronic asal Cambridge ini benar-benar ciamik. Format full band sendiri membantu Passion Pit mendapatkan sound yang bagus, rocking, mengawang-ngawang, lintas genre dan amazing. Inti dari mendengarkan Passion Pit adalah dengarkan komposisinya dan lagunya, karena antara beatnya dan lagunya amat sangat kompleks namun masih dalam koridor easy listening dan gampang dicerna.Dan terbukti bahwa Cambridge bukan menghasilkan mahasiswa yang jenius tapi juga musik yang jenius. This is a worth it album
Luthfi
Track List “Manners”:
1. “Make Light” 4:56
2. “Little Secrets” 3:59
3. “Moth’s Wings” 4:16
4. “The Reeling” 4:48
5. “Eyes as Candles” 4:08
6. “Swimming in the Flood” 4:59
7. “Folds in Your Hands” 3:39
8. “To Kingdom Come” 4:04
9. “Sleepyhead” 2:55
10. “Let Your Love Grow Tall” 3:32
11. “Seaweed Song” 4:25

Related posts

Leave a Reply