Trending News

Blog Post

Behind The Music: The-Dream
Behind The Music

Behind The Music: The-Dream 

Kalau kamu mendengarkan lagu-lagu juara seperti ‘Touch My Body’ oleh Mariah Carey, ‘Umbrella’ oleh Rihanna, juga ‘Single Ladies’ oleh Beyonce, nama The-Dream terlihat dalam credit title ketiga hit tersebut. Dirinya adalah pria asal Rockingham, North Carolina, Amerika Serikat yang memperoleh inspirasi untuk merangkai kata dan nada hingga menjadi lagu dari ibunya. The-Dream alias Terius Youngdell Nash (atau dikenal juga dengan panggilan T-Nash) mengalami masa pahit dalam hidupnya saat berusia 15 tahun. Saat itu sang ibu, Reva Nash meninggal dunia. Sejak ibunya tiada, dirinya diasuh oleh sang kakek. Prinsip dalam mengelola musik baginya adalah memberikan sesuatu yang menginspirasi, seperti apa yang telah sang ibu berikan kepadanya. Maka dari itu, setiap karya yang ia hasilkan punya keistimewaan dalam peracikannya.

The-Dream dilahirkan pada 14 Juni 1977. Sejak kecil, dirinya sudah dikenalkan dengan musik. The-Dream cilik bermain terompet, drum, dan gitar saat kanak-kanak. Kesempatannya untuk menjalani hidup sebagai penulis lagu adalah di tahun 2001 untuk album grup B2K. Lagu berjudul ‘Everything’ dalam sampul album “Pandemonium!” adalah hasil karyanya. The-Dream pun hadir dalam salah satu kolaborasi pop terseru dalam sejarah, Britney Spears dan Madonna. Di lagu ‘Me Against The Music’ dirinya ikut serta dalam hal penulisan lagu. Lebih besar lagi andil yang dia berikan di album Nivea, “Complicated” di tahun 2005. Nivea adalah penyanyi R&B yang punya hit ‘Don’t Mess With My Man’ di tahun 2002. The-Dream dan Nivea adalah sebuah item. Mereka menikah di tahun 2005 dan memiliki 3 orang anak. Sayangnya pernikahaan ini enggak berlangsung lama, karena di tahun 2007 keduanya memutuskan untuk bercerai.

Dari sini, dirinya akrab dengan Christopher Stewart. Keduanya menjadi partner dalam menghasilkan karya musik. Karya mereka yang melambung tinggi ke angkasa adalah ‘Umbrella’. Ini juga yang memberikan kesempatan buat The-Dream untuk mengejar impiannya sebagai seorang performer. Dirinya dikontrak oleh prusahaan rekaman Def Jam yang merilis album “Love Hate” di tahun 2007. Sebagai penyanyi, namanya cukup mendapat perhatian. Dirinya diunggulkan di ajang American Music Awards tahun 2008 dalam kategori T-Mobile Breakthrough Artist. Di BET Awards tahun 2008 diunggulkan dalam kategori Best New Artist, tapi berhasil membawa pulang penghargaan di tahun 2009 dalam kategori Best Male R&B Artist. Perjalanan karirnya sebagai penyanyi berjalan terus tanpa henti. Satu album setiap satu tahun. “Love vs. Money” dirilis di tahun 2009, “Love King” di tahun 2010, dan “The Love, IV (Diary Of A Mad Man)” direncanakan rilis tahun ini, meskipun telah diundurkan dari jadwal yang ditetapkan semula, Juli 2011.

Tonjolan sukses dalam penulisan lagu ternyata jauh lebih besar dibandingkan sukses yang diperolehnya sebagai penyanyi. Lagu ‘Touch My Body’ oleh Mariah Carey, ‘Leavin” Oleh Jesse McCartney, juga ‘Just Fine’ Oleh Mary J Blige’ termasuk dalam daftar tebal karya apik The-Dream. Masih banyak lagi lagu yang diciptakannya dinyanyikan oleh artis-artis lain. Ada yang untuk Jamie Foxx, Ciara, Drake, Gym Class Heroes, Usher, Lionel Richie, Janet Jackson, dan juga Usher. Kebanyakan sih memang musisi kulit hitam dan bergenre R&B. Tapi enggak semua. Karena di album “Taking Chances” milik Celine Dion dirinya ambil posisi sebagai co-writer untuk lagu ‘Skies Of L.A.’. Yang lagi membuat namanya mencut sebagai penulis lagu adalah ‘Single Ladies (Put A ring On It)’ yang dibawakan oleh Beyonce. Enggak hanya lagu ini berhasil menjadikan nama Beyonce terus-menerus meledak di pasaran, tapi juga menghasilkan 2 buah Grammy untuk dirinya. Lagu ini memenangkan Song of the Year Grammy di tahun 2010, penghargaan yang gagal diraihnya dua tahun sebelumnya. ‘Single Ladies’ juga dinobatkan sebagai Best R&B Song Grammy di tahun 2010 juga. Sah sudah, The-Dream adalah salah satu penulis lagu terbaik masa kini.

Produktif adalah salah satu sifat The-Dream. Dirinya meneruskan kerjasama dengan lusinan artis lain. Ada Diddy, Flo Rida, Keyshia Cole, dan juga Justin Bieber. Lagu terbaik Bieber, ‘Baby’ adalah salah satu lagu yang masuk dalam daftar credit The-Dream. Lagu ini juga melibatkan Christina Millian dalam penulisannya. the-Dream dan Christina Millian adalah babak kedua kisah cinta The-Dream. Seperti kisah cinta sebelumnya, The-Dream pun mengambil bagian dalam pengerjaan album sang kekasih, “Elope”. Mendekati akhir tahun 2009, mereka menikah. Dan Christina melahirkan anak mereka di tahun 2010. Sayangnya, lagi-lagi, usia pernikahan The-Dream sangat singkat. Mereka memutuskan untuk bercerai di pertengahan tahun 2010 setelah The-Dream ketahuan selingkuh.

Beberapa karya terakhir The-Dream dalam setahun belakangan adalah pengerjaan album Natal kedua milik Jessica Simpson, “Happy Christmas”, hadir di album “Killer Love” milik Nicole Scherzinger, bekerjasama dalam proyek amal Kim Kardashian ‘Jam (Turn It Up)’, dan juga telah menyelesaikan proyek album “4” yang menjadi Album of the Month dari Beyonce. Dirinya juga telah mendirikan perusahaan rekaman sendiri yang dikasih nama Radio Killa Records. Di bawah label ini, dirinya berusaha mengembangkan sebuah grup R&B cewek yang bernama Electrik Red. Selalu seru menyimak perkembangan musik The-Dream, terutama yang ia kreasikan bagi musisi lain. Dari ‘Umbrella’ hingga ‘Single Ladies’, ada juga ‘Touch My Body’ dan ‘Baby’, dan masih banyak lagi. Bisa jadi salah satu lagu terbaikmu adalah karyanya!

(Ai Hasibuan / CreativeDisc Contributor)

Related posts

Leave a Reply