Trending News

Blog Post

The X Factor US – Bootcamp
The X Factor US

The X Factor US – Bootcamp 

Image and video hosting by TinyPic
Simon Cowell menjelaskan bahwa babak Boot Camp ini dinamakan sesuai dengan tujuannya, memisahkan yang baik dari yang kurang baik. Meskipun semua nama yang mendapat kesempatan pelatihan singkat di Boot Camp ini telah melewati proses yang sama, yaitu audisi, bukan berarti mereka semua bisa mempertahankan kecintaan para juri untuk mereka sehingga dapat melenggang bebas ke babak ketiga yaitu Judges’ Homes. 162 nama berjuang untuk 32 tempat disana, inilah The X Factor USA.

Day 1
Tahap pertama di babak kedua ini adalah dengan memberikan seluruh peserta sedikit pengajaran koreografi sebelum akhirnya mereka tampil satu per satu di depan juri. Dipimpin oleh koreografer Brian Friedman, para peserta terlihat sangat antusias akan kegiatan ini, hingga ada peserta yang kelelahan dan terkapar di atas panggung. Dari 162 act, hanya 1 yang tidak bersedia mengikuti pelatihan ini. Tidak lain dan tidak bukan adalah 14 tahun Brian Bradley yang yang dengan arogan menolak menari dengan alasan “dancing is not his thing”. Bagaimana dengan kesediaan 161 act yang lain? Apakah menari adalah “hal” mereka?

Sayangnya hal tersebut sedikitpun tidak menjadi permasalahan besar buat Brian. Karena para juri sepertinya menilai dari penampilan bernyanyi para peserta setelahnya. Dibantu oleh para pelatih vokal seperti Claude Kelly dan Savan Kotecha, para peserta mengerahkan kemampuan maksimal mereka meskipun sudah ngos-ngosan mengikuti pelatihan koreografi. Beberapa penampilan yang “menonjol” dalam artian positif dan negatif adalah Stacey Francis yang bernyanyi dengan nada tinggi yang panjang yang mengundang kritik para juri, Brendan O’Hara yang lupa lirik, dan J Mark Inman yang tampil nyeleneh. 62 orang harus disisihkan dalam tahap ini, dan mereka yang terpaksa pulang adalah 60 nama yang lolos dari tangkapan kamera dari tayangan awal, berikut Brendan O’Hara dan J Mark Inman.

Day 2
Tahap kedua dari Boot Camp adalah membagi 100 peserta yang tersisa ke dalam grup yang diberi tugas menyanyikan lagu yang sudah ditentukan. Mereka dipandu oleh pelatih vokal dan koreografer untuk membantu penampilan di atas panggung.

Grup 1 terdiri dari Drew Ryniewicz, Caitlin Koch, The Anser, Audrey Turner, Elaine Gibbs, Clayton Senne, dan Dexter Haygood menyanyikan ‘Creep’ oleh Radiohead.
Kelompok mereka terdiri dari banyak nama populer dari babak audisi dan penampilan mereka disukai oleh para juri, meskipun Dexter masih menyimpan bakat ‘copycat’-nya.

Grup 2 terdiri dari Jazzlyn Little, Melanie Amaro, Heather Gayle, Aaron Surgeon, Arin Ray, Special Guest, dan Stacey Francis menyanyikan ‘I’m Still Haven’t Found What I’m Looking For’ oleh U2.
This is the killer group. Para vokalis terbaik ada di dalam grup ini; Melanie, Jazzlyn, dan Stacey. Mereka tampil menawan meskipun Jazzlyn lupa lirik.

Grup 3 terdiri dari Dani Knights, Skyelor Anderson, Leroy Bell, Chelsea Musick, Ben Rue, Paige Ogle, dan Cari Fletcher menyanyikan ‘Desperado’ oleh The Eagles.
Ini adalah kelompok country, mereka menyanyikan lagu balada country dengan menampilkan Dani sebagai bintangnya dan Skyelor Anderson sebagai perusak.

Grup 4 terdiri dari Tinuke Oyefule, Jennifay Joy, Lauren Ashley, Tatiana “Reina” Williams, dan Brian Bradley menyanyikan ‘Wishing On A Star’.
Lagu populer ini dibawakan dengan gaya hip-hop yang menampilkan beberapa dari mereka nge-rap, di antaranya adalah perang bintang antara Brian vs Tatiana.

Grup 5 terdiri dari Josh Krajcik, Tiger Budbill, Nick Dean, Kompl3te, Andrew Muccitelli, James Kenney, dan Thomas McAbee menyanyikan ‘Superman’ oleh Five For Fighting.
Rentang usia dalam gabungan menjadi variasi. Dimulai dari Nick yang bernyanyi sumbang dan lupa lirik, hingga penampilan bintang dari Tiger.

Grup 6 terdiri dari Chesi Spriggs, Nick Voss, Phillip Lomax, Austin Simmons, Tiah Tolliver, Kelly Warner, dan Robert Cruz menyanyikan ‘Feeling Good’.
I wonder how this made Nicole felt, karena dirinya pernah membawakan lagu tersebut saat bersama The Pussycat Dolls. Nama-nama populer dari audisi tampil disini, termasuk Tiah yang menjadi anak emas Simon.

Grup 7 terdiri dari Rachel Crow, Joshua Maddox, 4Shore, Hayley Orrantia, Illusion Confusion, Caylie Gregorio, De’Quan Allen, dan Ellona Santiago menyanyikan ‘I Have Nothing’ oleh Whitney Houston.
Sebutlah grup ini adalah grup sial, karena mendapatkan salah satu lagu tersusah untuk dinyanyikan di muka bumi ini. Tapi hasil akhir menunjukkan kalau mereka OKE-OKE saja.

Grup 8 terdiri dari Siameze Floyd, Jeremiah Pagan, Song Preservation Society, Cesar De La Rosa, Makenna & Brock, The Stereo Hogzz, dan Emily Michalak menyanyikan ‘Run’ oleh Snow Patrol garis miring Leona Lewis.
Bagaimanapun juga, susah untuk mencari persamaan dari nama-nama yang tergabung dalam kelompok ini sehingga mereka bisa dipersatukan untuk membawakan lagu secara bersama. Emily, salah satu peserta termuda gugup sesaat sebelum tampil, sementara Makenna & Brock semakin nyaman bersama.

Grup 9 terdiri dari Brennin Hunt, Equality, Chris Rene, Gina Rene, Marcus Canty, Ma’at Bingham Shango, dan Matthew Johnson menyanyikan ‘What’s Going On’ oleh Marvin Gaye.
Ternyata semakin lama penampilan grup ini semakin memburuk. Kelompok yang ini kehilangan sesuatu yang bernama harmoni.

Grup 10 terdiri dari Mathew Slovacek, Kingston, Tim Cifers, Hannah Bethel, Thomas Wells, dan Jeremy Easley menyanyikan ‘I Won’t Let Go’ oleh Rascal Flatts.
Ini adalah kelompok kedua yang punya cita rasa country. Penampilan mereka cukup solid, kompak, dan enggak malu-maluin.

Grup 11 terdiri dari The Brewer Boys, Ryan Sims, Kyle Corr, Christa Collins, Hannah Jackson, Emma Henry, dan Henri Bredouw menyanyikan ‘Chasing Cars’ oleh Snow Patrol.
Selain The Brewer Boys yang mendapat sedikit tayangan di babak audisi dan Emma Henry yang mendapat banyak tayangan saat audisi American Idol Season 10, yang lain sepertinya kehilangan spotlight sebelumnya. Grup ini disahkan sebagai kelompok terburuk tahap 2 boot camp.

Sebenarnya ada beberapa grup lagi yang sayang tidak dapat ditampilkan secara penuh profil para pesertanya maupun penampilan panggung mereka. Tapi pada akhirnya, 100 nama dibagi dalam 3 kelompok untuk menemukan nasib mereka apakah melaju terus atau justru tertahan sampai disini saja. Kelompok pertama yang menghadap para juri adalah mereka yang tersisih, di antaranya Kelly Warner yang menyanyi ‘Hallelujah’ saat audisi, Tatiana Williams yang nge-rap melawan Brian di tahap kedua boot camp, dan 34 nama lainnya. Memang tak disangka, dasar penilaian juri adalah subjektivitas dalam penyisihan ini. Menyisakan 64 nama yang akan tampil di depan juri sekali lagi.

Day 3
Ini adalah tahapan terakhir dari Boot Camp yang harus dilewati oleh 64 peserta yang tersisa. Mereka dikondisikan untuk bernyanyi di atas panggung dengan para juri dan penonton yang memenuhi studio sebagai penonton. Persis babak audisi, hanya saja untuk penampilan mereka kali ini lagu yang mereka nyanyikan adalah pilihan juri. Dibuka oleh Rachel Crow membawakan ‘If I Were A Boy’ oleh Beyonce. Pembukaan yang bagus membuat mereka-mereka yang tampil selanjutnya juga membawa lucky charm tersebut. Audrey Turner menyanyikan ‘Ain’t No Mountain High Enough’, Paige Ogle menyanyikan ‘Somewhere Only We Know’, Tiger Budbill menyanyikan ‘Billie Jean’, dan Josh Krajcic menyanyikan ‘Up To The Mountain’. Lucky charm tersebut bertahan sampai disitu saja, karena penampilan berikutnya adalah musibah!

Simone Battle yang tetap memaksa dirinya ingin menjadi icon di dunia musik membawakan versi terburuk sepanjang masa untuk lagu ‘Your Song’ milik Elton John. Tidak hanya tampilannya yang mengganggu, lupa lirik dan nada-nada sumbang yang merajalela membuat dirinya benar-benar tidak pantas bertahan sampai tahapan ini. Bad luck menghampiri yang tampil selanjutnya, dimana versi “baru” yang mereka bawakan ke lagu-lagu yang ditampilkan tidak cocok ke kuping para juri. Makenna & Brock ‘Billie Jean’, Siameze Floyd, Little Ladiez, dan juga 4Shore ‘Fix You’ menerima tongkat estafet kesialan. Puncaknya adalah Brennin Hunt yang menyanyikan ‘If I Ain’t Got You’ dengan gaya termutakhir yang memaksa Simon menghentikan penampilannya.

Mereka yang tampil selanjutnya adalah mereka yang punya spotlight dan dipastikan mendapat tempat ke 32 besar. The Stereo Hoggz, Brian Bradley, Phillip Lomax, Chris Rene, Nick Dean, Stacey Francis, Tiah Tolliver, Cari Fletcher, Drew Ryniewicz, Caitlin Koch, dan Leroy Bell. Hingga akhirnya 32 besar dibentuk dari nama-nama yang populer. Sekali lagi, para juri menggunakan power mereka untuk membentuk nama-nama 32 besar secara subjektif.

THE EIGHT BOYS WHOM L.A. REID WILL MENTOR:
Image and video hosting by TinyPic
Skyelor Anderson Age: 16
Brian Bradley Age: 15
Marcus Canty Age: 20
Tim Cifers Age: 30
Brennin Hunt Age: 26
Phillip Lomax Age: 22
Chris Rene Age: 28
Nick Voss Age: 22

THE EIGHT GIRLS WHOM SIMON COWELL WILL MENTOR:
Image and video hosting by TinyPic
Melanie Amaro Age: 19
Simone Battle Age: 22
Rachel Crow Age: 13
Caitlin Koch Age: 21
Jazzlyn Little Age: 16
Drew Ryniewicz Age: 14
Tiah Tolliver Age: 20
Tora Woloshin Age: 22

THE EIGHT OVER 30s WHOM NICOLE SCHERZINGER WILL MENTOR:
Image and video hosting by TinyPic
LeRoy Bell Age: 60
Tiger Budbill Age: 42
Christa Collins Age: 32
Stacy Francis Age: 42
Elaine Gibbs Age: 53
Dexter Haygood Age: 49
James Kenney Age: 34
Josh Krajcik Age: 30

THE EIGHT GROUPS THAT PAULA ABDUL WILL MENTOR:
Image and video hosting by TinyPic
2squar’d: Liza Forero, Deveraux Lavinia, Abighail Mary, Aimee Santos
4Shore: Allynn Walker Bey, Jessie Nunn III, Daijreous Poole, Brandon Showell
The Anser: Gray Aydelott, Jarrett Burns, PJ Schwartz
Brewer Boys: Justin Brewer, Nathan Brewer
Illusion/Confusion: Lazaro Chavez, Ahmed Jaime, Richard Mason
InTENsity: Nick Dean, Francesca Duncan, John Lindahl, Emily Michalak, Arin Ray, Lauren Ashley Redmond, Ellona Santiago, Ma’at Bingham Shango, Austin Percario, Emily Wilson
Lakoda Rayne: Cari Fletcher, Dani Knights, Paige Ogle, Hayley Orrantia
Stereo Hogzz: Kregg Gibson, Jonathan Glenn, George Jenkins III, Justin Williams, Leeland

Dua nama di kelompok Grup adalah hasil merger nama-nama yang tersisih sebagai solois maupun grup. Mereka digabungkan atas keinginan juri dan akan berkompetisi di babak Judges’ Homes!

(Ai Hasibuan / CreativeDisc Contributors)

Related posts

Leave a Reply