Trending News

Blog Post

Time Tunnel: LFO
Time Tunnel

Time Tunnel: LFO 

Sebenarnya bukan perkara berapa banyak anggota dalam sebuah grup vokal yang menjadikan mereka menarik. Tapi bagaimana mereka memaksimalkan potensi yang ada sehingga menjual. Contohnya LFO, boyband asal Amerika Serikat yang terdiri dari 3 orang, Rich Cronin, Devin Lima, dan Brad Fischetti ini. Kalau dari jumlah personel, mereka memang kalah banyak dari boyband yang ngetop seangkatan; Backstreet Boys,*NSync, dan Boyzone. Tapi mereka punya musik pop berpadu R&B yang enggak hanya dihadirkan dengan nyanyian yang harmonis, tapi mereka juga punya rap sebagai pewarnanya. Jadi deh LFO menonjol di antara boyband-boyband tadi. Tapi sebenarnya, formasi Rich, Devin, dan Brad ini bukanlah formasi original. Karena cikal bakal LFO adalah di tahun 1995 saat Rich berkenalan dengan Brian Gillis dan memulai proyek musik mereka. Tapi karena merasa duo bukanlah formasi yang cocok, mereka mengajak serta Brad, dan jadilah Lyte Funky Ones sebagai sebuah trio. Mereka memfokuskan diri sebagai penyanyi lagu daur ulang, alias menyanyikan lagu yang sebelumnya sudah pernah ngetop oleh penyanyi lain. Yaitu ‘Can’t Have You’, dinyanyikan oleh Yvonne Elliman ditulis oleh Bee Gees. Lagu ini nge-chart di UK meskipun enggak menyentuh Top 40. Selanjutnya, mereka menyanyikan ‘Step By Step’, hit dari New Kids On The Block. Sayangnya nasib baik belum menghampiri. Karena putus asa dan enggak puas dengan hasil yang dicapai sejauh ini, Brian memutuskan untuk keluar dari grup dan mencoba peruntungan di solo karir.

Lyte Funky Ones yang tersisa, Rich dan Brad pun merasa terpacu untuk meraih sukses pasca ditinggal Brian. Mereka mengadakan audisi untuk mencari pengganti, dan didapatlah Devin. Mereka sedikit melakukan perubahan di nama mereka, menjadi lebih singkat dan catchy, LFO. Tapi di UK mereka enggak bisa make nama ini karena sudah dipake terlebih dahulu sama grup dance yang bernanung di label Warp Records. Langkah awal di hari yang baru adalah merekam ulang lagu ‘Summer Girls’ sebagai demo. Ini lagu sebelumnya pernah direkam dengan vokal Brian di dalamnya. Lagu inilah tonggak sukses komersial LFO. Mereka dikontrak oleh Clive Davis yang mendistribusikan musik mereka via Arista Records. Single tersebut meroket ke Top 3 chart Billboard Hot 100 termasuk posisi puncak Billboard Singles Chart. Selain itu, ‘Summer Girls’ pun nge-hits di radio dan televisi. LFO dinyatakan BERHASIL!


Setelah ini, LFO dengan langkah pasti merilis debut album mereka di tahun 1999. Self-titled debut album tersebut terjual sebanyak 2,5 juta kopi di seluruh dunia dan kembali menelurkan Top 10 Hit, ‘Girl On TV’. Mereka menggandeng aktris Jennifer Love Hewitt sebagai bitang video klipnya. Lagu ini adalah hit terbesar mereka di UK, peak di posisi 6. Meskipun debut album mereka disebarkan dalam formasi Rich-Brad-Devin, tapi pihak label sengaja untuk tetap mengedarkan album tersebut dengan beberapa lagu yang terlanjur direkam dengan vokal Brian di dalamnya. Album LFO sendiri menjadi berasa menarik dengan kondisi tersebut. Single lainnya yang dirilis dari album ini adalah ‘I Don’t Wanna Kiss You Goodnight’. Sebuah lagu pop ballad yang menyentuh. Kegiatan yang pasti tak terelakkan pasca perilisan album ini adalah promo. Mereka melakukan pagelaran tur konser yang terdiri dari 230 pertunjukan sepanjang tahun 2000. Penghargaan musik yang mereka peroleh atas debut ini adalah Nickelodeon Kids’ Choice Award untuk kategori Favorite Group Of The Year di tahun 2000. Keberadaan LFO pun sudah bisa dikategorikan mewabah. Figur mereka diciptakan dalam bentuk boneka, tampil di tayangan televisi untuk Nickelodeon dan MTV.

Di tahun 2001, album kedua mereka, “Life Is Good” diluncurkan. Dua buah single yang dirilis dari album ini, ‘Every Other Time’ dan ‘Life Is Good’ sangat timpang dibanding single-single yang dirilis dari album pertama mereka. Entah mengapa album ini tidak menggapai sukses, padahal di dalamnya mereka sudah mengajak kolaborasi artis-artis lain untuk memberi variasi. Trio hip-hop De La Soul, duo hip-hop M.O.P., dan solois Kelis menjadi bintang tamu. Salah satu lagu di dalamnya, ‘6 Minutes’ kemudian dinyanyikan ulang oleh Jonas Brothers untuk album mereka “It’s About Time”. Karena melempemnya album kedua ini, mereka pun memutuskan untuk beristirahat dari kegiatan musik bersama untuk memberikan peluang bagi masing-masing anggota untuk mengejar impian secara sendiri-sendiri.


Rich membentuk grup vokal baru di tahun 2003, Bad Mood Mike. Proyek ini gagal, bahkan tidak sampai merilis album. Pantang menyerah, Rich membuat grup lain bersama Doug Ray, yaitu Loose Cannons, hingga akhirnya Rich masuk dalam tayangan televisi VH1, “Mission: Man Band”. Devin pun demikian. Dirinya membuat band baru, bernama The Cadbury Diesel. Bedanya dari Rich, Devin dkk berhasil membuat album di tahun 2008 dengan judul “Mozart Popart”. Merasa hopeless di grup, Rich pun ambil jalur solo. Dirinya berhasil merilis album “Billion Dollar Sound” di tahun 2008 juga via Orange Freeze Records. Tapi tak satupun proyek mereka ini bisa dikategorikan sukses.

Merasa sudah cukup wara-wiri, LFO akhirnya bersatu kembali di pertengahan tahun 2009. Mereka membuat pengumuman via MySpace bahwa Rich, Brad, dan Devin sudah kembali bermusik bersama. Pertama adalah dengan penampilan dalam konser tur Malcolm Douglas Tribute bersama Rookie of the Year, Go Crash Audio, dan Kiernan McMullan. Selanjutnya, sebuah lagu baru baru berjudul ‘Summer of My Life’ beredar di dunia maya, diisukan sebagai single pertama LFO pasca hiatus. Tapi sayangnya, dari pengumuman pengaktifan kembali LFO tersebut tak lama keluarlah pengumuman bahwa LFO resi dibubarkan. Via YouTube mereka mengeluarkan pernyataan resmi kalau tidak akan ada kelanjutan dari grup LFO ini. Kegiatan dari masing-masing personel pun tidak diketahui, hingga di tahun 2010 yang lalu, Rich meninggal dunia. Tepatnya di tanggal 8 September 2010, pada usia 36 tahun. Rich meninggal karena kanker darah dan stroke.

(Ai Hasibuan / CreativeDisc Contributor)

Related posts

Leave a Reply