Trending News

Blog Post

The Wanted Kembali dengan Album Keduanya, “Battleground”
Album of The Day

The Wanted Kembali dengan Album Keduanya, “Battleground” 

Released by: Universal Music Indonesia

Setelah dipuji lewat penampilan album perdananya, The Wanted yang terdiri atas 5 young lads asal UK-Irlandia ini kembali menggebrak dengan album keduanya, “Battleground”.

Dengan semakin ketatnya persaingan di industri musik yang saat ini turut disemarakkan dengan kemunculan boyband, nama The Wanted menjadi salah satu output industri musik melalui rumus: perawakan tampan dan atletis + harmonisasi vokal + musik yang easy-listening.

Kemunculannya yang baru menelurkan 2 album studio mampu membius pecinta musik dengan tampilan sound & looks yang atraktif, mengingat latar belakang terbentuknya boyband ini bukan dari ajang pencarian bakat besar layaknya JLS dan OneDirection. Tahun 2010 merupakan awal perjalanan panjang The Wanted menapaki karir di dunia tarik suara. Dan tahun lalu, dengan dirilisnya ”Battleground”, sebuah pembuktian eksistensi bermusik pun ditancapkan.

Nama-nama besar masih tertera di production credits album kedua ini. Sebut saja Steve Mac dan Wayne Hector, yang turut andil bagi kesuksesan Il Divo, Westlife, JLS dan Susan Boyle (juga terlibat dalam album pertama “The Wanted”); Diane Warren, Claude Kelly serta Xenomania pun masuk dalam daftar. Tidak jauh berbeda dengan album pertama, jalur pop-rock dengan bumbu eurodisco yang pas, masih menjadi pilihan. Hadirnya beberapa single yang telah dirilis; ‘Glad You Came’, ‘Lightning’, dan balada mid-tempo bombastis ‘Gold Forever’, musik yang ditawarkan masih mampu menghantarkan mereka ke puncak tangga lagu. Materi lain yang tersaji dalam “Battleground” pun masih patut diberi kredit. ‘Invincible’ dan ‘The Weekend’ yang beraroma disko ’90-an dengan hook yang gampang diingat, rock-ballad bertema galau ‘I Want It All’ dan ‘Lie To Me’, serta ‘Warzone’ yang didapuk sebagai single keempat, yang tampil dalam nuansa balada elektropop dengan sedikit balutan dubstep.

Variatif! Satu kata yang mewakili keseluruhan album. Terlihat seperti tidak ada jati diri karena (masih) terperangkap dengan bermacam elemen musik yang melebur seperti yang ditawarkan pada album pertama, namun ”Battleground” merupakan album yang fun dan infectious dengan ramuan musik yang (menurut saya) lebih macho untuk ukuran boyband. Satu hal lagi yang patut dipuji, keterlibatan kelima personilnya dalam penulisan sebagian besar lagu-lagu yang ada. Ya, album ini (sangat) layak dinikmati, dan terbukti mampu memantapkan kiprah The Wanted di dunia internasional.

Related posts

Leave a Reply