Medyareyon Takipci Hizmetleri

windows 10 pro kaufen office 2019 pro kaufen office 365 pro kaufen windows 10 home kaufen windows 10 enterprise kaufen office 2019 home and business kaufen office 2016 pro kaufen windows 10 education kaufen visio 2019 kaufen microsoft project 2019 kaufen microsoft project 2016 kaufen visio professional 2016 kaufen windows server 2012 kaufen windows server 2016 kaufen windows server 2019 kaufen Betriebssysteme kaufen office software kaufen windows server kaufen https://softhier.com/ instagram takipçi satın al instagram beğeni satın al instagram görüntüleme satın al instagram otomatik beğeni satın al facebook beğeni satın al facebook sayfa beğenisi satın al facebook takipçi satın al twitter takipçi satın al twitter beğeni satın al twitter retweet satın al youtube izlenme satın al youtube abone satın al https://takipci33.com/

Şişli Esc Kızlar

kadıköy escort ümraniye escort

Trending News

Blog Post

Press Conference We Are The In Crowd, 05 April 2012, Bandung
Concerts Review

Press Conference We Are The In Crowd, 05 April 2012, Bandung 

Image and video hosting by TinyPic
Konferensi pers dibuka oleh kata sambutan dari Rocks Denim sebagai sponsor We Are the In Crowd yang mengharapkan seluruh penggemar We Are the In Crowd menikmati konser. We Are the In Crowd mengaku sangat senang untuk berada di Indonesia untuk pertama kalinya. Taylor Jardine (vokal) mengaku, 3 tahun lalu mereka tak pernah berpikiran akan bisa mengunjungi Indonesia. Cameron Hurley (gitar) mengatakan bahwa keputusan mereka ke Indonesia adalah hal yang mengejutkan. seperti Tay dan Cameron, seluruh personil We Are the In Crowd tak pernah menyangka akan menginjakkan kakinya di Indonesia. “Di twitter, saya selalu membaca ‘please come to Indonesia!’ dan akhirnya kami disini!” ucap Jordan Eckes (vokal/gitar). “Yang saya cintai dari Indonesia, kamu bisa merokok dimana saja!” Mike Ferri (bass) yang disambut tawa seluruh partisipan konferensi pers.

We Are the In Crowd mengharapkan musik mereka mempunyai efek positif untuk seluruh Crumbs (sebutan fans WATIC). “Kami ingin menyemangati kamu, membuat kamu merasa lebih baik dan mengingat kembali semua kenangan ketika kamu mendengar lagu kami” Jordan. Kendati waktu mereka di Indonesia sangat terbatas, We Are the In Crowd berharap bisa mengunjungi Indonesia lagi dilain waktu dengan durasi yang panjang sehingga mereka bisa mengunjungi lebih banyak tempat dan melakukan lebih banyak hal di Indonesia. “We like it here!” sahut Rob Chianelli (drum). We Are the In Crowd mengaku mengalami culture shock ketika tiba di Indonesia, meskipun hal itu tidak terlalu mempengaruhi mereka. Masalah bahasa adalah hal yang signifikan setiap kali We Are the In Crowd mengunjungi negara baru. “Saya merasa seperti alien!” kata Tay.

Tujuan mereka melakukan tur di Asia Tenggara adalah untuk mempromosikan album mereka, Best Intentions yang dirilis 2011 lalu dan We Are the In Crowd mengharapkan lebih banyak orang yang dapat mendengarkan dan menyukai musik mereka. We Are the In Crowd di produseri oleh Zack Odom dan Kenneth Mouth (All Time Low, Mayday Parade, Jimmy Eat World, dll.) dan We Are the In Crowd merasa nyaman bekerja bersama Zack dan Kenneth karena We Are the In Crowd percaya bahwa mereka sangat ahli dalam hal dinamika industri musik. We Are the In Crowd mendapatkan inspirasi musik dari manapun dan hal apapun. Bisa dari keluarga mereka, teman-teman mereka, fans mereka, hal yang mereka alami, semua hal.

We Are the In Crowd baru saja merilis video musik Kiss Me Again yang melibatkan Alex Gaskarth, vokalis All Time Low. All Time Low dan We Are the In Crowd baru-baru ini mengadakan tur bersama di Inggris dan Alex selalu menyanyikan lagu Kiss Me Again milik We Are the In Crowd, dan We Are the In Crowd menyukai lagu mereka dinyanyikan Alex. “He sang Kiss Me Again every night at the hotel!” aku Tay. Akhirnya mereka memutuskan melibatkan Alex untuk berduet dalam video mereka. We Are the in Crowd mengaku sangat senang dan keren ketika ditanya tentang duet mereka bersama Alex.

Ditanya mengenai menjadi satu-satunya personil wanita di We Are the In Crowd, Tay Jardine mengatakan bahwa dia tidak pernah berpikir tentang itu. Mereka sama-sama menikmati musik mereka. “They’re my sisters!” ucap Tay disambut tawa teman-temannya.
Ketika disuruh menyebutkan 3 kata tentang penggemar mereka di Indonesia, Mike Ferri menjawab: “Really-F*cking-Cool!”.
Konferensi pers diakhiri pukul 15.00 dan dilanjutkan dengan acara Meet and Greet.

Foto-foto Press Conference lainnya bisa dilihat di Facebook.com/CreativeDisc

Thanks to PLAN and PLAY and Hopeless Records
(Sheyla)

Related posts

Leave a Reply

izmir eskortlar bursa eskort bayanlar ankara escort bayanlar Antalya escort bayanlar Eskişehir escort bayan Konya bayan escort escort Kayseri İzmit escort kızlar Alanya escort Kocaeli escort Kuşadası escort Gaziantep escort Malatya escort Diyarbakır escort Denizli escort Samsun escort Adana escort Bodrum escort Dubai escort porno izle seks hikayeleri sex hikayeleri paply.org