Photo: CKStar Entertainment
Teks: Angkasa Baskara
CREATIVEDISC.COM – JAKARTA –Grup SM Entertainment ini emang punya semuanya: member dengan top tier visual, vokalis oke, dance performance yang bikin semua orang akan terpaku menatap mereka dan ikut ngos-ngosan, sampai interaksi antar-member yang selalu dinantikan.
Awal tahun 2026 ini, di tengah huru-hara sosial politik NKRI, dalam skena K-Pop Indonesia masih bolehlah masuk ke barisan negara beruntung. Makasih dulu ke RIIZE karena masukin Indonesia sebagai negara pertama yang dikunjungi buat 2026 RIIZE CONCERT TOUR [RIIZING LOUD] IN JAKARTA.
For the context, tur RIIZING LOUD ini udah dimulai sejak 2025 sebagai bagian dari promosi album studio pertama mereka “ODYSSEY”. Di leg pertamanya musim panas tahun lalu RIIZE konser di Korea Selatan, Jepang, Taiwan, Malaysia, dan Bangkok; lalu terbang ke Amerika Serikat dan Amerika Latin sepanjang November.
2026 RIIZE CONCERT TOUR [RIIZING LOUD] IN JAKARTA dipromotori CK Star Entertainment, digelar di Indonesia Convention Center, BSD, Tangerang, pada Sabtu, 10 Januari. Berlangsung selama kurang lebih 2,5 jam, konser ini menampilkan semua poin yang ada di awal paragraf tulisan ini: vokal, visual, performance, dan chemistry.
BRIIZE yang datang sore itu beneran terpuaskan dengan penampilan panggung Wonbin, Sohee, Eunseok, Shotaro, Sungchan, dan Anton. Masing-masing dengan pesona gak terbantahkan sebagai individual, plus chesmitry grup yang ternyata jauh lebih strong. Jadi double strong karena BRIIZE juga ngasih energi yang luar biasa.
Fans Indonesia lagi-lagi ngebuktiin kalau mereka tuh emang the best sih urusan energi, reaksi, dan semangat. Sejak lampu venue hall dimatiin aja udah langsung ada letupan semangat yang menular. Gak bisa tuh cuma berdiri dan vibing doang, harus ikutan teriak dan loncat-loncat. Bahkan ada sekelompok penggemar yang saking overhelmed-nya sampai gak bisa nahan emosi dan ngumpat terus! Tapi tentu saja karena terpesona RIIZE, bukan kesal atau apa.
Vibe strong udah terasa sejak awal, RIIZE membuka konsernya dengan ‘Ember to Solar’ dan ‘Siren’. Menyulap panggung dan sekitarnya jadi bernuansa merah mencolok, langsung ngehajar BRIIZE dengan dua lagu bertempo cepat. Menyaksikan that so called ‘sharp-cut dance performance’ langsung di depan mata ternyata sensasinya beda banget. Jujur susah fokus dan akhirnya paham kenapa ada fans yang sampai ngumpat-ngumpat.
![]()
Setelah lagu pembuka di panggung utama, enam member berjalan penuh pesona menuju ke extension stage. Teriakan BRIIZE jadi lebih terasa menggelegar karena beberapa lagu selanjutnya dibawakan di sana. Buat fans yang berdiri di CAT2 dan duduk di tribun, ini adalah momen yang udah ditunggu-tunggu. Momen terdekat mereka dengan para member. Semua ponsel terangkat dan siap merekam setiap aksi dan manuver. Di sini juga RIIZE membawakan lagu dari album single debut mereka, ‘Memories’, dan ‘Lucky’ dari album single berjudul sama. Abis itu rehat sejenak buat ment.
Shotaro memimpin RIIZE buat salam pembuka. Mereka langsung gas pakai bahasa Indonesia dengan bilang “Halo, kami RIIZE!” Taro juga sempat membahas sedikit soal konser RIIZE pertama di tahun 2026, negesin kalau acara ini juga spesial banget di hati mereka.
Abis itu satu per satu member ngenalin diri dengan cara berbeda-beda.
Sungchan memilih bilang “Halo manis! Mana suaranya!” dalam bahasa Indonesia.
Shotaro simpel bilang “Saya, Taro!” sebelum nanya ke BRIIZE buat mastiin kalau penampilan-penampilan awal mereka tadi seru. “Udah cukup lama kita gak tur lagi, jadi member mungkin agak grogi ya. Tapi energinya sejak soundcheck tadi udah berasa banget,” kata si member Jepang.
Eunseok bikin heboh ngenalin diri dengan bilang “Saya Raka!” dan pamer kalau dia sekarang punya nama Indonesia.
Wonbin memulai perkenalannya dengan nanya “Gimana kabar kalian? Sehat-sehat kan selama ini?” Wah… hit different banget kalau udah ditanya gini nih. Hihihi… Abis itu dia tutup dengan: “Sayang.” sambil senyum lebar.
Dapat lemparan kayak gitu dari Wonbin bikin Sohee agak malu-malu. Tapi seperti Eunseok, dia akhirnya ngenalin diri dengan nama Indonesia. “Halo, saya Rendi!”
Last but not least, Anton juga membahas soal tur pertama dan mengingat beberapa kunjungan ke Jakarta pada tahun sebelumnya. Di akhir sebelum lanjut nyanyi lagi, Anton mau juga tuh ngetes semangat BRIIZE dengan ngomong bahasa Indonesia “Mana suaranya?!”
Abis dari situ, gak ada kata santai sepanjang konser ini.
![]()
Setiap momen terlalu berharga untuk dilewati, apalagi ini pertama kalinya RIIZE bawain semua lagu-lagu dari album “ODYSSEY” di Jakarta setelah perilisan. Momen paling istimewa sih pas akhirnya mereka teasing soal nambahin lagu baru ke dalam setlist.
“Kita bawain lagu yang itu kan?”
“Eh jangan dikasih tahu dulu, surprise aja!”
Di tengah-tengah tur tahun lalu, RIIZE memang sempat comeback lagi dengan album single berjudul ‘Fame’. Keberuntungan lain BRIIZE Indonesia adalah bisa jadi fans pertama yang menyaksikan RIIZE membawakan lagu-lagu dari album itu di tur tahun ini. Yap, RIIZE akhirnya debutin lagu ‘Fame’ di Jakarta, plus b-side track dari album itu ‘Sticky Like’ (ini masuk top 5 best performance RIIZE di konser Jakarta sih!)
“Suka? Ini pertama kalinya kita bawain Sticky Like dan suara teriakan kalian luar biasa,” kata Sungchan.
Sebagian fans lain ada juga yang nungguin banget mereka ngebawain lagu ‘Hug’ milik DBSK. Apalagi mereka yang udah ngikutin artis-artis SM dari zaman K-Pop Gen 2, lagu ini terlalu ikonik untuk gak dinikmati secara khidmat. RIIZE ngebawa konsep panggung yang sama dengan konser di Seoul. Lagu ‘Hug’ dimulai dengan mereka bercengkerama di atas kasur dan sofa dalam formasi 3-3. Abis itu baru deh mereka ke bagian extension stage buat menyelesaikan performance dengan dance ala boyband 2000-an.
‘Hug’ bukan lagu cover satu-satunya yang dibawakan RIIZE dalam setlist resmi 2026 RIIZE CONCERT TOUR [RIIZING LOUD]. Lagu cover kedua adalah ‘Monster’ milik EXO dari album EX’ACT (2016). Di tengah huru-hara grup asli pemilik lagu ini, mendengarkannya live dibawakan oleh junior mereka di SM bikin mixed feeling. Tapi Sohee, yang menyanyikan part Chen dan high note, crushed it. Dia paling bersinar di ‘Monster’. Momen ini menjadikan BRIIZE dan EXO-L beneran ‘We Are One’ deh, gak bohong.
Sampai akhir RIIZE masih terus mencoba buat bercanda dan ngomong bahasa Indonesia sebanyak mungkin. Ada momen mereka lupa dengan materi yang udah mereka latih di satu ment, tapi mereka bayar lunas di ment berikutnya: pantun ala TikTok.
“Ubur-ubur ikan lele, I love you, le!” kata Sohee.
![]()
Of course akan ada momen mereka ngasih one-liner yang bikin deg-degan juga kayak tadi Wonbin bilang “Sayang” dan Sungchan berkali-kali ngomong “Manis”. Abis itu ada part mereka muji BRIIZE dengan bilang “Mantul!” dan “Gemoy!” juga. Di momen gemoy, Anton dan Sohee nampilin interaksi yang pastinya akan menghiasi FYP BRIIZE sepanjang pekan ini.
RIIZE melanjutkan penampilan mereka dengan ‘Bag Bad Back’, ‘Get A Guitar’, ‘Boom Boom Bass’ yang ikonik, ‘Fly Up’ yang beneran bikin hype gak karuan, dan kalem dikit di akhir dengan ‘Another Life’. Di bagian encore, mereka membawakan ‘The End of the Day’, ‘One Kiss’, dan ‘Inside My Love’.
Sampai akhir RIIZE mencoba untuk terus bisa berkomunikasi dan berinteraksi dengan fans yang paling dekat atau ada dalam rentang penglihatan mereka. Ada banyak banget tuh yang di-notice member setelah encore sebelum salam perpisahan. Oh iya, RIIZE juga mastiin buat ngasih salam perpisahan ke BRIIZE di semua section mulai dari sisi kiri, kanan, tengah dan penonton yang ada di tribun.
Konser ditutup dengan ledakan konfeti bintang-bintang. Seolah mau mengisyaratkan kalau setelah pulang dari lokasi ini, RIIZE akan selalu jadi bintang di hati BRIIZE, dan sebaliknya.