Trending News

Blog Post

Album of the Day: Naughty Boy – Hotel Cabana
Album of The Day

Album of the Day: Naughty Boy – Hotel Cabana 

Released by: Universal Music Indonesia

Hotel Cabana merupakan album debut dari produser asal Inggris, Shahid Khan atau yang lebih dikenal dengan Naughty Boy. Dengan membantu nama-nama besar seperti Emeli Sandé, Leona Lewis, Jennifer Hudson dan banyak lagi sebagai resumenya, tentunya Naughty Boy percaya pada kemampuan musikalitasnya sehingga percaya diri untuk merilis album ini.

Ia membuka jalannya dengan Wonder yang sangat soulful dan sedikit diimbuhi dengan elemen gospel. Vokal Emeli Sandé yang powerful sangat efektif dalam meniupkan ruh yang diperlukan oleh lagunya. Namun, gong yang mengangkat nama Naughty Boy mungkin La La La (Naughty Song). Lagu ini sukses merajai chart Inggris. Dengan vokal Sam Smith yang powerful, single RnB eklektik ini memang sangat catchy dan sangat mudah untuk disukai, bahkan semenjak humming “la la la” tadi membuka lagu. Tak terlupa sedikit sentuhan India membuat lagunya terdengar berbeda. Sebuah lagu pop yang easy listening namun tak kacangan. Sesuatu yang jarang ada akhir-akhir ini.

Hotel Cabana memang bermodalkan materi yang cukup kuat. Dan meski berbasiskan hiphop, soul dan RnB, namun kehadiran banyak vokal tamu yang berasal dari berbagai latar belakang sangat memperkaya album ini.

Sebelum menilik siapa-siapa saja yang membantu Naughty Boy di album ini, terlebih dahulu kita harus membahas lagu-lagu yang menghadirkan nama Emeli Sandé di dalamnya. dari 18 track yang terdapat dalam Hotel Cabana, 7 diantaranya diisi oleh vokal Sandé , sehingga ini bisa saja menjadi album milik Sandé.

selain Wonder, Sandé juga hadir menghanyutkan dalam Welcome to Cabana yang bisa disebutkan sebagai pembuka album dan penunjuk arah ke mana album mengalir. Kehadiran rap dari Tinie Tempah mempertebal kesan tersebut. Track stand out lain yang menampilkan Sandé tentunya adalah Lifted, sebuah uptempo soul yang kaya akan unsur string-section untuk memberi kesan megah dan filmis.

Yep, Naught Boy memang meniatkan album ini bagai sebuah film yang menghadirkan berbagai vignette sebagai alat untuk dirinya bercerita. Melalui lagu, tentu saja. Bisalah kita sebutkan ini sebagai sebuah omnibus dengan Naughty Boy berada di belakang layar sebagai sutradara.

Ia mengarahkan Gabrielle dalam neo-noir yang gloomy dalam Hollywood, sebuah personifikasi yang tepat untuk menggambarkan album ini. Sementara dalam One Way ia memadukan antara rap Mic Righteous yang Eminem-esque dengan vokal merdu Maiday yang mengalun bagai sebuah drama yang penuh intensitas.

Drama motivasional bisa ditemui dalam So Strong yang menampilkan Chasing Grace, meski cara bernyanyi terdengar sedikit gloomy. Thriller yang mendebarkan bisa kita temui dalam No One’s Here To Sleep yang uniknya kental dengan nuansa ala Bastille, karena memang menampilkan (tentu saja) Bastille.

Ed Sheeran tentunya merupakan penyanyi yang tepat untuk menghadirkan melodrama romansa lembut yang disampirkan dalam track Top Floor. Vokal Sheeran yang lembut pastinya akan sangat membetot perasaan dan dibantu pula oleh musik latar yang cenderung minimalis akan tetapi kuat pada segmen string, yang lagi-lagi tentunya memberi penekanan pada elemen filmis tadi.

Sebagai bonus, simak Get Lucky milik Daft Punk yang diremiks dalam gaya urban trip-hop dan menghadirkan Tanika untuk menggantikan Pharrell Williams. Siapa nyana versi Naughty Boy yang memiliki atmosifir berbeda ini rupanya pun tak kalah membius meski tampil secara lebih low-profile. Lifted pun dihadirkan kembali namun kini diberi tambahan amunisi vokal dari Professor Green.

Dengan menghadirkan embel-embel seperti Act I, Act II, sampai epolog, Hotel Cabana memang diniatkan untuk mengikuti struktur cerita sebuah film. Hanya saja, ini rasa-rasanya kurang berhasil, karena jika memang ingin mengikuti ritme sinema, kurva emosi Hotel Cabana tidaklah sefluktuatif sebuah film. Ini masih menjadi semacam kompilasi berbagai lagu random yang dikemas dalam satu paket.

Meski begitu, harus diakui jika selera musikal Naughty Boy memang bagus. Ia tidak melulu terjebak pada gaya musik masa kini dan lebih memilih untuk menghadirkan lagu-lagunya dalam estetika bermusik yang cukup berkelas. Ini menjadi kelebihan tersendiri tentu saja. Hanya saja, rasa-rasanya ia masih perlu mencari formula yang tepat agar nama Naughty Boy lekat dalam gaya tertentu.

Aside from that, Hotel Cabana is a fine Hotel to stay.

Official Website

(Haris / CreativeDisc Contributor)

Rate the album:
[ratings]

Buy album on iTunes

TRACKLIST
1. “Act I” (featuring George the Poet) 0:24
2. “Welcome to Cabana” (featuring Emeli Sandé & Tinie Tempah) 1:51
3. “Wonder” (featuring Emeli Sandé) 3:27
4. “Think About It” (featuring Wiz Khalifa & Ella Eyre) 3:05
5. “Hollywood” (featuring Gabrielle) 4:05
6. “Act II” (featuring George the Poet) 0:20
7. “La La La” (featuring Sam Smith)3:42
8. “One Way” (featuring Mic Righteous & Maiday) 3:26
9. “Pluto” (featuring Emeli Sandé & Wretch 32) 3:57
10. “So Strong” (featuring Chasing Grace) 3:36
11. “No One’s Here to Sleep” (featuring Bastille) 3:25
12. “Lifted” (featuring Emeli Sandé)3:17
13. “Top Floor (Cabana)” (featuring Ed Sheeran) 2:09
14. “Epilogue” (featuring George the Poet) 1:28
15. “Never Be Your Woman” (Naughty Boy Presents Wiley featuring Emeli Sandé) 3:31
16. “Daddy (Ifan Dafydd Remix)” (Emeli Sandé featuring Naughty Boy) 5:00
17. “Get Lucky” (featuring Tanika) 4:17
18. “Lifted” (featuring Emeli Sandé & Professor Green) 4:16

Related posts

Leave a Reply