Trending News

Blog Post

Album of the Day: Linkin Park – Recharged
Album of The Day

Album of the Day: Linkin Park – Recharged 

Released by: Warner Music Indonesia

Welcome to the era of EDM! Band nu-metal asal Amerika, Linkin Park pun seolah tak mau kalah dengan menghadirkan lagu-lagu berbalur EDM dalam album paling barunya Recharged. Well, tidak bisa disebut baru juga karena album Recharged ini, sebagaimana album Reanimation di tahun 2002, merupakan sebuah album remix dari beberapa lagu mereka. Lantas, apa yang membedakan?

Yang membedakan adalah dimana Reanimation merupakan proyek remix dari album debut mereka, Hybrid Theory, maka Recharged merupakan remix dari album terakhir mereka, Living Things. Yang membedakan lagi adalah, dimana unsur elektronika/hip-hop mendominasi Reanimation, maka dalam Recharged, seperti disebut di atas EDM dan juga dubstep menjadi senjata utama dalam penggubahan ulang lagu-lagu dalam Living Things.

Yang menarik dari Recharged adalah saat mereka mengajak artis-artis EDM untuk mengerjakan ulang track-track dalam Living Things dengan pengecualian pada track pembuka, A Light That Never Comes yang merupakan track baru yang dikerjakan bekerjasama dengan seorang musisi EDM populer, Steve Aoki. Maka rock dan EDM berpadu dan membentuk sebuah elektro-pop. Catchy dan danceable jelas menjadi sentral utama.

Di penghujung album, track A Light That Never Comes dikerjakan ulang lagi oleh Rick Rubin, yang disebut dengan reboot. Di tangan Rubin, track ini menjadi lebih laidback dan sederhana, dengan unsur tribal memenuhi ruangnya, meski tentu saja masih kental dengan nuansa dance, akan tetapi terdengar lebih urban dan loungy.

Rubin, seorang produser kenamaan yang sudah kenyang makan asam garam dunia musik, bertugas sebagai produser bersama Mike Shinoda yang sebelumnya bersama juga mengerjakan Living Things. Jadi, soal konsep mereka sepertinya sudah paham album Recharged ini akan dibawa kemana.

Shinoda sendiri oun tak mau kalah dengan meremix Castle of Glass yang kini dibalut progressive house yang tentu saja tak lekang dengan nuansa rock dan juga Victimized yang sepertinya mengembalikan kenangan Shinoda akan kejayaan industrial di akhir 90-an. Beat gelap pekat dan berderap rapat memang cocok untuk lengkingan yang diraungkan oleh Chester Bennington.

Track-track lain dikerjakan oleh banyak artis yang relatif kurang populer, akan tetapi pasti ada alasan mengapa Linkin Park mengajak mereka. Dubstep dipersembahkan oleh KillSonik untuk remiks Lost in the Echo, Dirtyphonics untuk remiks Lies Greed Misery, Datsik untuk remiks Until it Breaks dan Schoolboy untuk remiks I’ll Be Gone yang memadukannya dengan sedikit sentuhan house.

Elektro-Hip-hop pun masih diberi tempat dalam proyek Recharged ini. I’ll Be Gone dihadirkan Vice dengan menghadirkan rapper tamu Pusha T dan Skin to Bone oleh Nick Catchdubs yang menghadirkan rapper tamu Cody B. Ware dan Ryu serta remix Money Mark Headphone untuk Until It Break. Masalahnya, track-track ini terdengar agak mirip satu sama lain. Yang mungkin saja karena mereka masih mengikuti alur Linkin Park alih-alih mengutak-atik atau membongkar ulang secara ekstrim lagunya.

Selebihnya, Recharged menghadirkan nomor-nomor EDM secara sempurna karena remiks progressive house pun mendominasi seperti di Roads Untraveled (Rad Omen Remix), Powerless (Enferno Remix) dan Burn It Down (Tom Swoon Remix) yang dipastikan akan siap memanaskan lantai ruang dansa.

Sebenarnya Recharged tidak menawarkan sesuatu yang baru. Linkin Park juga sepertinya tidak berupaya melakukan sesuatu yang ground-breaking dengan melakukan pertabrakan genre seperti ini. Secara umum Recharged bekerja layaknya sebuah album remix, ia hanya mendaur ulang lagu yang dibumbui dengan sentuhan genre tertentu. Hasilnya, overall masih terdengar sangat Linkin Park, terlepas dentum dance dan dubstep yang merubunginya.

Bagi yang ingin mendengarkan sebuah album EDM, Recharged bukanlah album yang benar-benar tepat untuk disimak, akan tetapi sebagai sebuah “sekuel” dari Reanimation, tentu saja ia cukup layak untuk disimak, terutama bagi penggemar hardcore Linkin Park.

Official website

(Haris / CreativeDisc Contributor)

Rate the album:
[ratings]

Buy album on iTunes

TRACKLIST
1. “A Light That Never Comes” (with Steve Aoki) 3:49
2. “Castle of Glass” (M. Shinoda Remix) 6:20
3. “Lost in the Echo” (KillSonik Remix) 5:09
4. “Victimized” (M. Shinoda Remix) 3:00
5. “I’ll Be Gone” (Vice Remix) (featuring Pusha T) 4:00
6. “Lies Greed Misery” (Dirtyphonics Remix) 4:50
7. “Roads Untraveled” (Rad Omen Remix) (featuring Bun B) 5:28
8. “Powerless” (Enferno Remix) 6:07
9. “Burn It Down” (Tom Swoon Remix) 4:46
10. “Until It Breaks” (Datsik Remix) 6:00
11. “Skin to Bone” (Nick Catchdubs Remix) (featuring Cody B. Ware and Ryu) 3:54
12. “I’ll Be Gone” (Schoolboy Remix) 6:11
13. “Until It Breaks” (Money Mark Headphone Remix) 4:29
14. “A Light That Never Comes” (Rick Rubin Reboot) 4:40

Related posts

Leave a Reply