Trending News

Blog Post

Creative Disc Exclusive Single: 03 Mar
Creative Disc Exclusive Single

Creative Disc Exclusive Single: 03 Mar 

Coldplay (Alb. Ghost Stories / Parlophone) – Magic
Seetelah merilis Midnight sebagai teaser, lengkap dengan musik video, Coldplay pun akhirnya merilis single pertama untuk album keenam mereka, Ghost Story. Magic, demikian judulnya. Seperti yang sudah “diperkenalkan” melalui Midnight, dalam Magic Coldplay pun bermain-main di ranah elektronika. Dengan ritme dan beat yang terdengar sangat nge-pop namun memfungsikan ambient sebagai balutan, Magic mungkin akan terdengar bergerak jauh dari akar Coldplay, meski tetap saja anthemic sound yang menjadi ciri khas Coldplay masih tetap dipercayakan untuk membalur lagunya. Mungkin album Ghost Stories merupakan versi 2.0. dari Mylo Xyloto? Kita tunggu saja. Single dirilis pada tanggal 3 Maret (8/10)

Ellie Goulding (Alb. Divergent: Original Motion Picture Soundtrack / Interscope) – Beating Heart
Rasa-rasanya album soundtrack film yang dirilis beberapa tahun terakhir ini tak terlepas dari nama Ellie Goulding, termasuk album soundtrack film Divergent. Tidak tanggung-tanggung, Ellie menyumbang tiga lagu sekalugus, termasuk Beating Heart ini. Elektro-pop eklektik masih menjadi andalan Ellie. Indie-pop dan folk dipadu-padankan sehingga Beating Heart terdengar cantik, dan didukung oleh nyanyian Ellie yang khas, sementara elektronika ringan yang membalur lagunya bekerja dengan efektif. Single dirilis pada tanggal 24 Februari. (8/10)

Birdy (Alb. Fire Within / Atlantic) – Words As Weapons
Setelah sukses dengan Wings, Birdy kembali lagi memercayakan hasil kreasi tangan dingin Ryan Tedder sebagai single untuk album Fire Within. Meski diaransemen secara minimalis, bermodal gitar dan string section, akan tetapi secara notasi Words As Weapons akan sangat mengingatkan pada lagu Ryan Tedder, terutama di Oneepublic. Akan tetapi, Birdy juga memiliki kekuatan tersendiri dalam vokal dan cara bernyanyinya, sehingga secara umum, Words As Weapons masih merupakan milik Birdy seutuhnya, sebuah lagu pop-folk yang mengharu biru. Single dirilis pada tanggal 14 April. (8/10)

HAIM (Alb. Days Are Gone / Polydor) – If I Could Change Your Mind
Trio HAIM menghadirkan musik dansa synth-pop ala era 80-an yang seru dalam single baru mereka, If I Could Change Your Mind. Dengan pengetahuan dan referensi musik HAIM yang luas, tidak heran jika eksekusi If Could Change Your Mind ini berjalan dengan mulus. Tapi, meski mengusung semangat retro, single yang dirilis Desember lalu ini tetap terasa kekinian. HAIM merilis video musiknya, dimana mereka menari, pada tanggal 24 Februari. (8/10)

John Martin (Single / Polydor) – Anywhere For You
Setelah membantu banyak musisi-musisi EDM, seperti Swedish House Mafia, Avicii, atau Sebastian Ingross, John Martin merasa sudah saatnya tampil solo. Maka hadirlah single Anywhere For You ini yang tetap merangkul EDM sebagai sajian utama. Meski mungkin agak mengingatkan akan lagu-lagu dimana John Martin menjadi featuring artist, akan tetapi Michel Zitron dan Alesso yang bertugas sebagai produser cukup sukses menghadirkan sebuah lagu EDM pop yang seru. Single dirilis pada tanggal 12 Februari. (8/10)

Justin Nozuka (Single / Glassnote Entertainment) – Right By You
Justin Nozuka is back! Right By You kembali menghadirkan vokal Justin yang terdengar mengharu-biru. Apalagi single ini merupakan sebuah balada minimalis dengan penekanan pada atmosfir. Meski memiliki kandungan lirik yang “romantis” dan (mungkin) “menghiba”, Right By You tidak terdengar cengeng. Malah menghanyutkan dalam segala kesenduannya. Sebagai lagu balada yang mengandalkan sisi emosionil untuk mempengaruhi pendengarnya, Justin Nozuka dan Right By You cukup sukses dalam menjalankan misinya. Single dirilis pada tanggal 11 Februari. (8/10)

Rixton (Single / Interscope) – Me and My Broken Heart
Rixton channeling Maroon 5 with their brand new single, Me and My Broken Heart. Boyband Inggris terbaru yang terdiri atas Jake Roche, Danny Wilkin, Charley Bagnell dan Lewi Morgan ini terdengar tidak hanya mengadopsi gaya bermusik, akan tetapi juga cara bernyanyi Adam Levine. Benny Blanco bertugas sebagai prosuer, sehingga tidak usah diragukan lagi jika Me and My Broken Heart adalah lagu pop yang catchy. Belum diketahui kapan akan dirilis, akan tetapi single ini akan mulai diperdengarkan di radio-radio mulai tanggal 11 Maret. (7/10)

David Correy feat. Monobloco (Single / Coca Cola) – The World is Ours
Mantan finalis The X Factor Amerika musim kedua, David Correy, dipercayakan Coca Cola untuk mengerjakan lagu tema Coca Cola untuk Piala Dunia 2014. Dengan mengajak grup perkusi asal Brazil, Monobloco, The World is Ours menghadirkan lagu anthemik penuh enerji dan berdentum. Tentu saja jingle Coca Cola tetap hadir sebagai sample, namun secara umum, The World is Ours merupakan sebuah lagu tema yang cukup pas untuk even akbar seperti piala dunia, karena menangkap gempitanya dengan pas pula. Meski begit FIFA belum mengumumkan secara resmi, apa lagu athem resmi mereka untuk tahun ini. (8/10)

tyDi feat. Dia Frampton (Single / Armada Music) – Stay
DJ dan produer asal Australia, Tyson Illingworth atau yang lebih dikenal dengan tyDi mengajak Dia Frampton untuk membantunya dalam mengerjakan single Stay. Dan dengan anthem EDM berbalut folk yang tengah nge-trend akhir-akhir ini (thanks Avicii), tentunya pilihan yang bijak mengajak Dia yang memiliki akar pop-folk dalam musiknya. Dan sebagaimana progressive house/folk yang lain, Stay ternyata cukup pas dalam membagi takarannya, yang mungkin karena ditolong oleh vokal dan nyanyian Dia Frampton. Single dirilis pada tanggal 25 Februari. (8/10)

Kian Egan (Alb. Home / Rhino Entertainment ) – Home
Mantan personel Westlife, Kian Egan, ternyata sudah akan merilis album solo perdananya. Penyanyi berusia 33 tahun ini memilih hits milik Daughtry, Home, sebagai lagu andalan untuk album berjudul sama itu. Menurut Kian, ia sangat menyukai Homem, sehingga merasa perlu untuk menyanyi ulang lagu tersebut. Secara aransemen tidak ada perubahan yang berarti, masih mengandalkan pop-rock serta melodi yang easy listening. Cukup istimewa, karena Kian Egan cukup mampu menaklukkan lagu beraroma pop-rock ini. Album Home akan dirilis pada tanggal 17 Maret. (8/10)

2NE1 (Alb. Crush / YG Entertainment) – Come Back Home
Setelah tertunda cukup lama, dan kita hanya bisa puas dengan single-single saja, akhirnya album sophomore 2NE1 dirilis juga. Crush menghadirkan Come Back Home sebagai single perdana. Dibuka dengan irama reggae yang seru, Come Back Home juga memasukkan elektro-pop dan dubstep agar lagunya terdengar meriah. Namun yang patut dipuji adalah bagaimana semua elemen tersebut dikerjakan dengan detil yang rapi dan menjadikan Come Back Home sebagai lagu pop yang sempurna dalam mengerjakan tugasnya. Single dirilis pada tanggal 3 Maret. (9/10)

Special Thanks to Sony Music Indonesia, Universal Music Indonesia, Warner Music Indonesia, dll.


Related posts

Leave a Reply