Trending News

Blog Post

Album of the Day: Calvin Harris – Motion
Album of The Day

Album of the Day: Calvin Harris – Motion 

Released by: Sony Music Entertainment Indonesia

Calvin Harris membayar lunas semua rasa penasaran yang dimunculkannya atas album Motion. Satu demi satu single dan track yang dirilisnya mengindikasikan sebuah album yang tidak hanya kental dengan nuansa EDM dan Pop, tapi juga secara musikalitas lebih matang. Apalagi saat mengetahui siapa saja yang diundangnya terlibat di dalam album ini.

Singkat kata, album ini masih meneruskan gaya dan atmosfir dari album sebelumnya, 18 Months (2012). Materi yang didominasi Pop memenuhi Motion dengan penuh. Tidak hanya Blame dengan John Newman atau Outside yang merupakan kolaborasi keduanya dengan Ellie Goulding, tapi album juga memberikan track-track sejenis, seperti Together yang menampilkan Gwen Stefani atau Dollar Sign bersama Tinashe yang mungkin membuat Ariana Grande berteriak, “lagu ini seharusnya buat gue!”

Blame terdengar seperti I Need Your Love yang dipadu dengan Where Have You Been. Tapi bukan berarti jelek. Malah sebaliknya. Harris memastikan pop dan EDM sebagai adonan yang pas untuk Blame agar menarik perhatian kita pada dirinya. Sedang Outside justru bukan pengulangan I Need Your Love. Masih catchy. Masih EDM dan Pop. Masih mengandalkan vokal Goulding yang khas. Tapi kolaborasi mereka kini terdengar lebih matang dengan susunan Progressive House yang lebih mapan dengan meminggirkan hook cheesy, dan memilih beat yang lebih “berat” dan rapat.

Mengajak salah satu legenda pop seperti Gwen Stefani memang salah satu trik agar nama Harris semakin megah di kalangan awam. Together lebih mengedepankan sang penyanyi sebagai ujung tombak dan menjadikan lagunya sebagai pop manis menggoda berkat vokal khas Stefani. Menariknya Harris tidak terlupa untuk menghadirkan gaya musikalitas musisi yang diajaknya bekerjasama, seperti Pray to God yang berbau Pop Alternative berkat hadirnya Haim.

Harris juga mengajak beberapa rekannya di ranah EDM untuk membantunya. Maka hadirlah nama-nama yang tengah naik daun, Ummet Ozcan, Firebeatz, dan R3hab, yang masing-masing hadir dalam track-track Overdrive, It Was You, dan Burnin, yang kesemuanya merupakan Electro House yang intens dan antemik. Sebelumnya memang sudah ada Under Control, yang merupakan hasil kolaborasinya dengan Alesso. Progressive House masih menjadi pondasi dasar lagunya sementara pop menjadi lapisan di permukaan. Di bagian vokal mereka mengajak duo Hurts untuk mengisinya. Menarik, karena Hurts biasanya membawakan lagu-lagu yang cenderung gloomy dan gelap, namun kini harus tampil dengan enerjik mengikuti lagunya. Under Control saat ini merupakan anthem  yang pastinya familiar bagi penikmat EDM atau Pop.

Nah, berbeda dengan Under Control, maka track seperti Overdrive, It Was You atau Burnin tadi, yang akan memenuhi selera para purist yang menganggap Calvin Harris terlalu bermain aman akhir-akhir ini. Dengan beat Electro yang intens dan menggelegar, minus vokal, Harris menghadirkan EDM dalam sosok yang paling fungsionalnya. Track-track ini merupakan pameran ketrampilan merangkai sound dan tempo olahan synth, drum serta bass yang gempita, nyaris tanpa kompromi pada keharusan untuk tampil  easy listening.

Oh ya, bagi yang penasaran kemana larinya C.U.B.A., track Electro lain yang sebelumnya telah dirilis Harris, jangan khuatir, karena kini ia bermetamorfosis menjadi Open Wide. Tidak ada perbedaan yang signifikan kecuali penambahan rap dari Big Sean. Meski begitu, sulit untuk mengusir pertanyaan, mengapa Harris tidak membiarkan track ini tetap menjadi C.U.B.A. ketimbang merubahnya menjadi Open Wide yang jelas memiliki potensi pasar lebih besar, tapi kurang tegas dalam menampilkan sisi artistik Harris.

Syukurnya Harris berani menonjolkan track seperti Slow Acid yang mencoba kembali mengulangi kegemilangan Acid House yang dulu pernah populer di era 90-an. Di tangannya lagu ini terdengar segar dan modern tanpa harus menghianati esensinya.

Perbedaan Motion dengan 18 Months adalah dimana setiap track dikerjakan dengan presisi yang lebih matang. Belum menyingkirkan trend Progressive House dan Electro kekinian dan juga Pop memang, tapi setiap track hadir dengan kuat dan dapat berdiri sendiri. Album nyaris tanpa jeda filler yang menjemukan, sebagaimana yang biasanya terdapat dalam album Harris sebelumnya.

Overall, Motion mungkin tidak seekletis album-album awal Harris, I Created Disco (2007) dan Ready for the Weekend (2009). Dua album tersebut memiliki materi dengan tone yang berbeda baik dari Motion ataupun 18 Months yang mengejar ranah mainstream sebagai targetnya. Hanya saja, kemasan yang matang membuat album ini begitu menarik, sulit untuk dihindari pesonanya. Dan membuktikan mengapa Harris masih menjadi sosok musisi EDM terdepan masa kini.

Music Video: Summer

Official Website

Rate the album:
[ratings]

Buy album on iTunes

(Haris / CreativeDisc Contributor)

TRACKLIST
1. “Faith” 3:39
2. “Under Control” (with Alesso featuring Hurts) 3:04
3. “Blame” (featuring John Newman) 3:32
4. “Love Now” (featuring All About She) 3:38
5. “Slow Acid” 3:41
6. “Outside” (featuring Ellie Goulding) 3:47
7. “It Was You” (with Firebeatz) 3:44
8. “Summer” 3:42
9. “Overdrive” (with Ummet Ozcan) 4:51
10. “Ecstasy” (featuring Hurts) 3:41
11. “Pray to God” (featuring Haim) 3:52
12. “Open Wide” (featuring Big Sean) 3:07
13. “Together” (featuring Gwen Stefani) 3:38
14. “Burnin” (with R3hab) 3:54
15. “Dollar Signs” (featuring Tinashe) 3:56

Related posts

Leave a Reply