Quantcast

September Artist of the Month: Jess Glynne

By - 4 years ago in Artist of The Month

Hanya dalam hitungan waktu 18 bulan, Jess Glynne sudah bisa mengoleksi 5 lagu no.1 di UK. Gila bukan?! Ia menyamai rekor Cheryl sebagai vokalis wanita British dengan 5 lagu no.1 di UK Singles Chart, rekor yang Cheryl bangun dengan 4 album solonya, dengan waktu yang secepat kilat. Pantas saja, Jess kemudian menjadi salah satu komoditi baru, terbaik, yang hadir di tahun 2015 ini. Dengan album “I Cry When I Laugh”, Jess Glynne duduk di kursi Artist of the Month sepanjang September ini.

Lahir dan besar di London Utara, perkenalan Jessica Hannah Glynne ke industri musik adalah lewat jalur sang ibu yang bekerja sebagai A&R. Di usia remaja, ia mencoba memahat namanya sendiri di bidang seni ini, dengan ikut beraudisi untuk The X Factor. Sayang, jalannya belum terbentuk disana, sehingga ia harus rela menunda passion tersebut dan bekerja di butik, fitness centre, dan juga salon. Sembari bekerja, ia mengasah kemampuan musiknya dengan kursus, yang kemudian mempertemukan dirinya dengan Jin Jin dan Bless Beats.

Pintu mulai terbuka bagi Jess. Mulai ada titik terang baginya saat membangun koneksi dengan label rekaman Black Butter Records. Dua tahun yang lalu, Agustus 2013 lebih tepatnya, ia dikontrak oleh Atlantic Records yang mulai mengambil ancang-ancang untuk “menjual” nama Jess Glynne. Adalah ‘My Love’ sebagai konduktor pertamanya ke ranah popularitas. Lagu bertemakan deep house yang ditampilkan oleh produser Route 94 ini menjulang ke puncak chart di UK. Perkenalannya ini menjadikan dirinya incaran para produser, instrumentalis, dan juga rapper. Terbukti, dua lagu lain yang menjadikan Jess sebagai vokalisnya, ‘Rather Be’ (bersama Clean Bandit) dan juga ‘Not Letting Go’ (bersama Tinie Tempah) pun berhasil meraih prestasi serupa. Tapi ‘Rather Be’ yang paling berjaya, karena mampu menyabet Grammy di kategori Best Dance Recording.

Dari situ, Jess yang merilis album perdananya “I Cry When I Laugh” pun langsung jadi idola. Album ini berhasil debut jawara di UK Album Chart. Musik yang ia tawarkan memiliki keunikan tersendiri, dimana ia mencoba untuk membuat kesenangan di atas penderitaan sendiri. Wow! Ada beberapa nomor yang sudah dipamer dari album ini. Seperti ‘Right Here’, ‘Real Love’ (kembali bersama Clean Bandit), dan juga ‘Hold My Hand’. Apiknya lagi, vokal Jess yang unik menjadikan lagu-lagu yang ia nyanyikan memiliki warna yang kontras. Aksi vokalnya tak kalah dengan aksi musik yang menceriakan tadi.

Jadi, ceriakan September ini dengan Jess Glynne dan albumnya, “I Cry When I Laugh”. Warner Music Indonesia ingin memastikan kita-kita warga masyarakat Indonesia mengisi September ini dengan musiknya Jess. Untuk itu, Jess Glynne didapuk sebagai Artist of the Month, dan album “I Cry When I Laugh” menjadi Album of the Month di CreativeDisc. Plus single terbarunya, ‘Don’t Be So Hard On Yourself’ yang akan menjadi heavy rotation di masa sekarang ini, Jess Glynne jelas produk musik unggulan yang akan membuat warna 2015 ini lebih indah!

Intro by: Ai Hasibuan

Official Website Jess Glynne
Official Facebook Jess Glynne
Official Twitter @jessglynne

Official Twitter @WarnerMusicID
Official Facebook Warner Music Indonesia
Official Website Warner Music Indonesia

Love Film. Love Books. Love Music. And Everything in Between.

Comments

Leave a Reply

Related Articles

Creative Disc Exclusive Single | May 27, 2019 By

Creative Disc Exclusive Single: 27 May 2019

Music News | March 13, 2019 By

Spice Girls Marah Pada Manajemen Gara-Gara Jess Glynne

Music News | January 19, 2019 By

Duet Manis Christopher dan Hanin Dhya dalam “Heartbeat”