Trending News

Blog Post

Album of the Day: Janet Jackson – Unbreakable
Album of The Day

Album of the Day: Janet Jackson – Unbreakable 

Released by: Warner Music Indonesia

Tujuh tahun absen tidak menghalangi seorang Janet Jackson untuk tetap tampil perkasa. Hadirnya “Unbreakable” yang merupakan album terbarunya, setelah “Discipline” di tahun 2008, adalah bukti yang solid. Ia menunjukkan kematangannya dengan presisi yang terjaga rapi. Tetap mengikuti semangat kekinian, namun tidak terlupa ia adalah sosok senior yang matang dan lebih dewasa. Dan aspek itulah yang terefleksi dalam “Unbreakable”, sebuah album urban yang pembawanya tidak ingin tampil melawan takdir “umur”, namun tetap mampu tampil kekinian.

Oleh karenanya jangan harapkan barisan EDM atau hip-hop atau RnB kekinian yang meriah serta mengejar hook catchy belaka, karena “Unbreakable” adalah Janet Jackson dalam mode Janet Jackson dalam versi yang jauh lebih matang. Jangan heran jika tema-tema yang diusung pun seputar hubungan, cinta tak bersyarat, dan sejenisnya, dengan hal-hal yang berbau eksplisit dipindahkan ke jok belakang.

Bukan berarti Janet tak mencoba mengasah “Unbreakable” agar terdengar up-to-date. Tetap ada sentuhan EDM dalam beberapa track, seperti ‘Burnitup!’ yang merupakan kolaborasinya bersama Missy Elliot. Dance yang ditawarkan Janet dalam track ini terdengar agak Justin Timberlake-esque, tapi tak mengapa, karena memenuhi syarat sebagai lagu dance yang adiktif. Ada pula ‘Night’ yang mengusung deep house yang kini tengah naik daun atau ‘Damn Baby’ yang berbau RnB.

Perkenalan materi pertama yang dihadirkan oleh Janet adalah ‘No Sleeep’, sebuah RnB bertempo perlahan yang terkesan intim dan sensual, meski Janet bernyanyi dengan lirik yang cenderung “aman”, dengan pengecualian rap oleh J. Cole yang agak sedikit “panas”. Mendengarkan track ini, kita seharusnya paham jika Janet percaya pada kekuatan musik yang lebih konvensional. Less gimmicky, more soul involved.

Tidak heran jika pada banyak bagian “Unbreakable” terdengar sangat retrospektif, mengingatkan akan diri Janet di masa lampau. Contohlah pop dance yang diusung ‘Shoulda Known Better’ yang rasanya bagai datang di era “Rhythm Nation” atau ‘2 B Loved’ yang rasanya pas menjadi bagian tracklist album era “The Velvet Rope”.

Retrospektif bukan berarti repetitif juga, karena Janet menemukan cara agar lagu-lagunya tetap terdengar kontemporer. ‘Take Me Away’ memanfaatkan beat yang berderap dalam progresi akor yang mengingatkan pop RnB yang biasa diusungnya di era 90-an tapi dikemas dengan sentuhan urban kekinian, sehingga malah terdengar segar.

Terlepas dari beberapa track up-tempo, namun “Unbreakable” juga diisi oleh banyak balada atau nomor-nomor bertempo lambat hingga sedang. ‘After You Fall’ adalah balada minimalis dengan denting piano yang mengalun cantik menemani lembutnya nyanyian Janet. Bossa nova yang tak kalah lembut pun dihadirkan pada track ‘Promise’ yang sebenarnya bertugas sebagai intrlude, sebelum masuk ke track berikutnya, ‘Lesson Learned’ yang mengedepankan harmonisasi vokal dan instrumen yang menggugah. Kemudian dilanjutkan dengan track slow-tempo lain, ‘Black Eagle’ yang terdengar intim dan terkadang meditatif.

Janet sadar diri jika ia sudah berusia….matang, sehingga tidak ingin terjatuh pada upaya agar tetap terdengar kekinian, meski sudah tak cocok lagi, sebagaimana yang dilakukan oleh sebagian rekan musisi seangkatannya. Ia tidak menghianati esensi musikalitas yang selama ini sudah dibangunnya dalam karir sepanjang 3 dekade lebih.

Tapi ia tidak ingin terjebak dalam selera pasar pula. Oleh karenya memoles ciri khasnya sedemikian rupa, bereksperimen dengan sound dan notasi, sehingga “Unbreakable” hadir dengan barisan lagu yang gampang dicerna, namun tidak jenerik. Dipertebal pula dengan kedewasaan dari aspek tematis dan lirik, menambah kuat kualitas musikalitas “Unbreakable”.

Dengan materi yang berlimpah, 19, setiap track terdengar menonjol, masing-masing dengan kekuatannya sendiri. Sehingga, meski memiliki durasi yang cukup panjang, album tidak terasa monoton. Ini berkat kinerja Janet yang membangun “Unbreakable” dengan dinamika yang elastis. Tetap terasa seksi, meski tanpa harus tampil buka-bukaan atau dandanan yang menor meniru remaja.

“Unbreakable” adalah contoh sahih dimana kedewasaan adalah proses menuju kematangan, sesuatu yang harus dipeluk, bukan diusir-usir. Alih-alih mencoba tampil muda belia, Janet justru percaya diri dengan kematangannya dan itu membuat pesonanya justru semakin menguar dengan kuat.

iTunes

Official Website

TRACKLIST
1. “Unbreakable” 3:38
2. “Burnitup!” (featuring Missy Elliott) 4:09
3. “Dammn Baby” 3:55
4. “The Great Forever” 4:18
5. “Shoulda Known Better” 4:45
6. “After You Fall” 4:48
7. “Broken Hearts Heal” 3:42
8. “Night” 4:14
9. “No Sleeep” (featuring J. Cole) 4:20
10. “Dream Maker / Euphoria” 2:46
11. “2 B Loved” 2:55
12. “Take Me Away” 4:18
13. “Promise” 0:57
14. “Lessons Learned” 4:23
15. “Black Eagle” 3:17
16. “Well Traveled” 4:18
17. “Gon’ B Alright” 3:54
18. “Promise of You” 4:30
19. “Love U 4 Life” 2:42

Haris
CreativeDisc Contributor
@oldeuboi

Related posts

Leave a Reply