Trending News

Blog Post

Album of the Day: Enya – Dark Sky Island (Deluxe)
Album of The Day

Album of the Day: Enya – Dark Sky Island (Deluxe) 

Released by: Warner Music Indonesia

Sepanjang dekade 80-an hingga pertengahan 2000-an, Enya menghadirkan barisan senandung merdu menghanyutkan, mengajak memasuki dunia ethereal yang melantun indah. Terakhir ia merilis album berjudul “And Winter Came…” di tahun 2008. Cukup lama memang. Tapi untunglah, setelah jeda 7 tahun, penyanyi berdarah Irlandia yang bernama asli Eithne Ní Bhraonáin ini datang kembali, membawa album kedelapannya yang berjudul “Dark Sky Island“.

Meski sudah berusia 54 tahun, namun ternyata tidak menghalangi Enya untuk meniupkan vokal lembutnya dengan prima melalui barisan lagu yang terdapat dalam “Dark Sky Island”. Memang, jeda cukup panjang mungkin menimbulkan kekuatiran jika ia kehilangan kharismanya. Buanglah jauh-jauh rasa kuatir atau ragu, karena Enya masih bisa diandalkan dalam mengusung lagu-lagu new age yang membuat dirinya terkenal.

Mendengarkan “Dark Sky Island”, kembali serasa angan dibuai oleh rasa surgawi yang dipadu oleh vokal Enya dan aransemen musik latar. Lagu-lagu bertempo lambat dan sedang memang mendominasi album. Dibuka dengan ‘The Humming…’, yang terdengar seolah sebuah panjatan doa yang diselubung dengan rasa khidmat yang penuh. Enya sukses mengajak kita memasuki dunianya dalam tembang pembuka ini.

Disambung dengan lantunan lirih yang dinyanyikan Enya dalam ‘So I Could Find My Way’. Begitu kuatnya penghayatan Enya dalam membawakan lagu penuh puji-pujian ini sehingga menjalar rasa haru dalam diri setiap pendengarnya. Sesuatu yang sebenarnya tidak perlu diherankan, karena Enya memang seolah memiliki kekuatan magis dalam nyanyiannya.

Selanjutnya lagu-lagu seperti ‘The Forge Of The Angels’, ‘I Could Never Say Goodbye’, ‘Diamonds In The Water’, yang bisalah kita sebut sebagai balada versi Enya, akan membetot perasaan dengan sajian harmonisasi vokal dan musik latar yang syahdu.

Tapi Enya tidak melulu menawarkan lagu-lagu seperti ini aja. Sesuatu yang memang menjadi ekspektasi saat mendengarkan sebuah album milil Enya. Terkadang ia juga menghadirkan lagu-lagu dengan tempo yang cukup cepat, atau sesuatu yang edgy bahkan gelap. Mungkin masih ingat dengan lagu-lagu klasik Enya seperti ‘Orinoco Flow (Sail Away)’, ‘On My Way Home’, atau ‘Boadicea’? Nah, “Dark Sky Island” masih memiliki lagu seperti itu.

Maka simak saja lagu seperti ‘Even In The Shadows’ yang seperti sebuah anthem pop-rock yang diperhalus dalam balutan new age yang mengawang. Bahkan pada beberapa bagian lagu ini mengingatkan akan The Cranberries, baik dari cara nyanyian Enya maupun pemilihan notasi. Istimewa!

Lantas ada ‘Echoes In Rain’, yang mungkin memiliki pendakatan yang sama dengan ‘Even In The Shadows’, lagu pop yang disusun ulang dalam bentuk new age atau ‘The Loxian Gates’ yang mungkin mengingatkan akan stadium rock, meski tentunya ini adalah lagu new age yang tebal.

New age berbalur celtic dan world music memang pada intinya adalah ciri musikalitas Enya. Menyimak “Dark Sky Island” berarti menyimak juga lagu-lagu menggugah seperti ‘Sancta Maria’ atau ‘Astra Et Luna’. Siapkan diri untuk merasakan perasaan terbumbung tinggi dalam lagu-lagu ethereal ini.

Untuk versi deluxe, album menyediakan tiga track tambahan, ‘Solace’, ‘Pale Grass Blue’, dan ‘Remember Your Smile’. Tidak ada perbedaan yang terlalu signifikan sebenarnya antara tiga lagu bonus ini dengan lagu barisan utama album. Cuma mungkin bisa menjadi catatan saat Enya mengimbuhi ‘Solace’ dengan balada folk dan ‘Remember Your Smile’ melalui nuansa gospel yang cukup padu.

Jadi ya, “Dark Sky Island” adalah album pengobat rindu yang memuaskan. Meski ada jeda waktu yang cukup panjang, ternyata Enya masih tetap prima dan solid dalam mengusung lagu-lagu yang membuat namanya menjadi yang terdepan dalam ranah new age.

Mungkin selintas ia terdengar bermain aman, dengan tetap mempertahankan formula suksesnya. Lagu-lagu dalam “Dark Sky Island” cenderung simetris dan berpola sama. Kurang beragam. Hanya saja, jika dicermati lebih lanjut Enya ternyata memasukkan beberapa elemen subgenre lain didalamnya. Cuma memang musikalitas dirinya terlampau terlalu kuat, hingga berbagai genre tersebut malah terserap dalam bias sinar Enya ketimbang memberi aksentuasi yang tegas.

Entah itu bermakna positif atau sebaliknya, pesona Enya memang memancar kuat. Seolah tak lekang termakan waktu. “Dark Sky Island” adalah pembuktiannya.

 

iTunes

iTunes

Official Website

TRACKLIST
1. “The Humming…” 3:42
2. “So I Could Find My Way” 4:25
3. “Even in the Shadows” 4:13
4. “The Forge of the Angels” 5:12
5. “Echoes in Rain” 3:33
6. “I Could Never Say Goodbye” 3:28
7. “Dark Sky Island” 4:56
8. “Sancta Maria” 3:50
9. “Astra et Luna” 3:20
10. “The Loxian Gates” 3:33
11. “Diamonds on the Water” 3:33

Deluxe Edition Bonus Tracks
12. “Solace” 3:56
13. “Pale Grass Blue” 3:33
14. “Remember Your Smile” 2:57

Related posts

Leave a Reply