Trending News

Blog Post

Album of the Day: The Corrs – White Light
Album of The Day

Album of the Day: The Corrs – White Light 

Released by: Warner Music Indonesia

Bolehlah pakai frase “impian jadi kenyataan” dengan album studio terbaru The Corrs, “White Light” ini. Pasalnya, ini album yang mempersatukan kembali empat kakak-adik Corrs di industri musik, setelah nyaris 10 tahun terpisah. Setelah Andrea dan Sharon yang mengejar karir solo masing-masing, kini mereka siap untuk kembali tergabung dalam formasi band mereka aksikan sejak awal 90-an dulu. Dibantu oleh John Shanks dan Chris Young, cahaya baru The Corrs ini disebut oleh Jim, sang gitaris, sebagai album terbaik yang pernah mereka buat. Benarkah demikian?

Well, kualitas pop dan folk yang menyatu merdu dengan pengaruh rock yang membuatnya semakin harmonis tetap terjaga di album ini. Lagu pembuka, ‘I Do What I Like’ mungkin mencitrakan sifat indulgence, tapi dengan idealisme sekaligus. Sehingga identitas The Corrs masih tertera jelas dengan karya ini. Lagu ‘Bring On the Night’ yang dipajang sebagai single andalan untuk album ini juga demikian, masih mencirikan kebisaan saudara kandung ini sebagai musisi, sekaligus kebiasaan mereka menginternasionalkan musik tradisionil negaranya.

Pemilihan ‘White Light’ sebagai tajuk album sepertinya lebih kepada kesan positif yang terkandung dalam jalinan kata tersebut. Karena kalau dibandingkan dengan track-track lain, seperti ‘Kiss of Life’ dan ‘Unconditional’, keduanya terdengar lebih stand out sealbum. Kondisi balada dan poprock masing-masing menghadirkan hembusan angin segar di pertengahan perjalan dengar. Kalau diusut, alasan utama kesegaran tersebut pastilah keterlibatan nama-nama selain Andrea, Sharon, Jim, dan Caroline dalam pengerjaannya. John Shanks dan Natasha Bedingfield ikut dalam peracikan ‘Kiss of Life’, John Shanks dan Ruth-Anne Cunningham hadir dalam pembuatan ‘Unconditional’.

Jika ditanya, “White Light” lebih mendekat kemana di antara album-album The Corrs terdahulu, maka jawabannya adalah “In Blue”, dimana kreasi musik mereka dianakpanahkan pada sasaran modernis, tanpa menjual seluruh nilai-nilai budaya tradisionil yang mereka punya. Beberapa balada ‘Strange Romance’ dan ‘Ellis Island’ menyentuh batas emosional pendengar, bukan hanya dengan permainan musik kelas wahid yang diperdengarkan, tapi juga dengan vokal lentik Andrea, dibantu vokal latar Sharon dan Caroline. Ingin yang hanya memamerkan kepiawaian empat bersaudara ini dalam bermain alat musik? Lagu instrumental ‘Gerry’s Reel’ adalah pemberhentian yang tepat untuk menyimak betapa rapihnya permainan mereka, betapa apiknya musik yang mereka kreasikan, dan betapa cerdasnya kakak beradik ini sebagai penulis dan penampil.

Bagian akhir album sepertinya bagian yang paling banyak mengeksplor kekuatan folk. ‘Catch Me When I Fall’ dan ‘Harmony’ adalah pilihan utama yang mencerminkan warna tradisional musik Irlandia. Wujud nyata rasa bangga atas musik tradisional yang mereka milik. Hingga ‘With Me Stay’ sebagai track penutup, album ini adalah impian yang benar-benar menjadi kenyataan bagi seluruh penggemar. Kabar yang lebih baik lagi bagi penggemar di Indonesia adalah kedatangan The Corrs di 2016 ke ibukota. Wih! There’s nothing else I can say!

iTunes

Official Website

TRACKLIST
1. “I Do What I Like” 3:36
2. “Bring On the Night” 4:16
3. “White Light” 3:15
4. “Kiss of Life” 3:58
5. “Unconditional” 3:54
6. “Strange Romance” 3:40
7. “Ellis Island” 5:03
8. “Gerry’s Reel” (instrumental) 3:20
9. “Stay” 3:08
10. “Catch Me When I Fall” 5:28
11. “Harmony” 4:34
12. “With Me Stay” 3:42

Related posts

Leave a Reply

windows 10 pro kaufen office 2019 pro kaufen office 365 pro kaufen windows 10 home kaufen windows lizenz kaufen instagram follower kaufen tiktok follower kaufen windows 10 pro satın al office 2019 pro satın al office 365 pro satın al windows 10 home satın al windows lisans satın al windows 10 satın al