Trending News

Blog Post

Album of the Day: Simple Plan – Taking One For The Team
Album of The Day

Album of the Day: Simple Plan – Taking One For The Team 

Yang paling dipuji dari band pengusung pop-punk-rock asal Kanada, Simple Plan, adalah konsistensi mereka dalam bermusik. Setelah merilis album debut “No Pads, No Helmets…Just Balls” di tahun 2002, secara musikalitas mereka tidak mengalami perubahan yang berarti. Usungan pop-rock tadi tetap dipercaya untuk disajikan pada pendengarnya. Dan itu juga bisa disimak dalam kelima mereka, “Taking One For The Team“.

Mendengarkan album ini seolah-olah kita belum bergerak dari era akhir 90-an/awal 2000-an, dimana pop-rock atau pop-punk atau modern rock mendominasi. Bergelora, bertempo cepat, penuh distorsi gitar, gebukan drum penuh semangat, dan dihadirkan dengan melodi yang cukup renyah di pendengaran. Feeling nostalgic, seperti yang mereka persembahkan dalam track berjudul… ‘Nostalgic’.

Semenjak dibuka dengan ‘Opinion Overload’, Simple Plan sudah menghajar pendengaran dengan riuhnya pop-punk tadi. Enerji yang disalurkan mereka begitu masif, sehingga sulit rasanya untuk tidak terbawa suasana dan merasakan semangat prima yang dibawa Simple Plan melalui lagunya.

Materi “Taking One For The Team” sebagian besar memang materi sejenis. Simak saja seperti ‘Boom!’, ‘Farewell’, ‘I Refuse’, atau ‘P.S. I Hate You’. Pokoknya siapkan stamina untuk mengikuti gerak enerjetik Simple Plan dalam lagu-lagu bertempo kencang ini.

Memang ada sedikit variasi, seperti memasukkan elemen retro-rock dalam ‘I Don’t Wanna Be Sad’, namun secara umum benang merah musiknya sama. Terdengar ketinggalan zaman? Mungkin saja. Tapi Simple Plan ingin menegaskan jika “I’m doing things exactly like I want to…And I don’t give a damn if you don’t approve,” seperti yang terdapat dalam lirik ‘Opinion Overload’.

Sebuah penegasan yang cukup berani, tapi patut mendapat aplaus alih-alih dikritisi atau mendapat label “susah move-on“, mengingat trend rock era sekarang yang kurang memiliki bentukan yang solid, maka Simple Plan dengan segala konsistensinya justtu menjadi sebuah pembeda yang tegas.

Lagi pula bukan berarti Simple Plan tidak ingin mencoba memasuki daerah di luar wilayah aman mereka saja. Album ini punya ‘I Don’t Wanna Go To Bed’, yang sama sekali menjauhkan diri dari rock dan memeluk pop-funk sebagai balutan lagunya. Tentu saja kemudian lagunya terdengar dance-able yang meriah. Ditambah dengan hadir pula Nelly membantu mereka. Sebuah pilihan yang cukup menarik. THanya saja, jika berharap Simple Plan mengikuti jejak Maroon 5 yang bergerak jauh dari genre yang awalnya mereka usung, buanglah jauh-jauh harapan tersebut.

Ada lagi ‘Singing In The Rain’ yang memasukkan sentuhan reggae di dalamnya. Dan mengingat lagunya yang memiliki corak reggae, maka tidak heran jika mengajak duo pengusung genre tersebut, R. City, untuk membantu. Tentunya tetap ada sentuhan rock di dalam lagunya.

Track terakhir, ‘I Dream About You’. dimana Simple Plan menggandeng Juliet Simms untuk membantu, bisa menjadi alternatif lain. Dibungkus sebagai sebuah nomor balada, kandungan electro-pop di dalamnya membuat kosa kota rock dalam kamus Simple Plan menghilang sejenak. Moody dan atmosferik, rasa-rasanya lagu ini akan membuat pangling jika tidak disebut Simple Plan-lah penyanyinya, karena memang jauh berbeda. Agak mengingatkan Halsey atau bahkan bisa juga Lana Del Rey dalam versi yang lebih ringan.

Speaking of ballads, tentunya “Taking One For The Team” menyimpannya juga. Silahkan terharu biru mendengar track-track seperti ‘Perfectly Perfect’ dimana gitar akustik menjadi teman sang lead vocalist, Pierre Bouvie, bernyanyi. Atau ‘Problem Child’ yang memilih pendekatan yang berbeda dengan ‘Perfecly Perfect’ yang minimalis, mengingat aransemen dihadirkan dengan lebih ekstensif dan tempo sedikit lebih cepat.

Dalam statusnya sebagai senior, jelas band ini memiliki kualitas musikalitas dan teknik yang lebih matang. Jika mereka tetap setia dengan genre atau usungan gaya bermusiknya, jelas merupakan sebuah pilihan yang telah dipertimbangkan dengan kuat. Jadi, suka atau tidak, Simple Plan akan selalu menjadi Simple Plan. Mungkin daripada mengkritisi pilihan ini, ada baiknya kita menikmati sensasi seru yang ditawarkan Simple Plan dalam “Taking One For The Team”.

iTunes

iTunes

Official Website

TRACKLIST
1. “Opinion Overload” 3:19
2. “Boom!” 3:10
3. “Kiss Me Like Nobody’s Watching” 3:22
4. “Farewell” (featuring Jordan Pundik) 3:21
5. “Singing in the Rain” (featuring R. City) 3:42
6. “Everything Sucks” 3:31
7. “I Refuse” 3:18
8. “I Don’t Wanna Go to Bed” (featuring Nelly) 3:08
9. “Nostalgic” 3:06
10. “Perfectly Perfect” 3:07
11. “I Don’t Wanna Be Sad” 3:13
12. “P.S. I Hate You” 3:03
13. “Problem Child” 3:41
14. “I Dream About You” (featuring Juliet Simms) 4:11

Related posts

Leave a Reply

windows 10 pro kaufen office 2019 pro kaufen office 365 pro kaufen windows 10 home kaufen windows lizenz kaufen instagram follower kaufen tiktok follower kaufen windows 10 pro satın al office 2019 pro satın al office 365 pro satın al windows 10 home satın al windows lisans satın al windows 10 satın al

sexemodel escort escort