windows 10 pro kaufen office 2019 pro kaufen office 365 pro kaufen windows 10 home kaufen windows 10 enterprise kaufen office 2019 home and business kaufen office 2016 pro kaufen windows 10 education kaufen visio 2019 kaufen microsoft project 2019 kaufen microsoft project 2016 kaufen visio professional 2016 kaufen windows server 2012 kaufen windows server 2016 kaufen windows server 2019 kaufen Betriebssysteme kaufen office software kaufen windows server kaufen https://softhier.com/ instagram takipçi satın al instagram beğeni satın al instagram görüntüleme satın al instagram otomatik beğeni satın al facebook beğeni satın al facebook sayfa beğenisi satın al facebook takipçi satın al twitter takipçi satın al twitter beğeni satın al twitter retweet satın al youtube izlenme satın al youtube abone satın al https://takipci33.com/

Şişli Esc Kızlar

kadıköy escort ümraniye escort

Trending News

Blog Post

Album of the Day: Jamiroquai – Automaton
Album of The Day

Album of the Day: Jamiroquai – Automaton 

Virgin EMI
Genre: Funk, Acid Jazz, Synthpop

Siapa yang bisa menandingi ke-groovy-an dari Jay Kay dan kawan-kawannya dalam Jamiroquai? Mereka berhasil membawa era 90’an kembali ke era 70’an dimana mistisme disco dan funk kembali mengakar di belantika musik dunia dalam ruh baru bernama acid jazz yang lebih relevan dengan eranya waktu itu dimana segala hal yang berhubungan dengan kata acid terdengar keren. Belum selesai urusan musikalitasnya mereka mampu membuat seisi dunia bergoyang sambil menghela nafas lewat lagu dan video klip “Virtual Insanity” dimana mereka mampu menggambarkan kegilaan akan smartphone dan dunia virtual sejak 21 tahun lalu.

Semua orang kagum dengan Jamiroquai mulai dari pendengar biasa, rapper, musisi rock, sampai Stevie Wonder. Jamiroquai mampu membuat funk dan jazz menjadi satu formula untuk bergoyang sambil berbicara banyak hal mulai dari kehidupan glamor Jay Kay, romantisme, sampai ke lingkungan hidup dan globalisasi.

Jamiroquai memang sudah terlihat mulai menurun di awal dekade 2010an terutama di era album Rock Dust Light Star dimana sentuhan midas mereka terhadap musik funk sudah habis, tetapi tiga tahun kemudian Daft Punk beserta Nile Rodgers kembali menghidupkan musik funk tersebut dan membawanya kembali dalam peta musik global. Musik funk akhirnya menjadi pattern untuk musik pop yang ingin terdengar simpel nan pretentius. Merasa sudah waktunya untuk turun gunung dan ingin kembali menjadi punggawa funk pada dahulu kala lewat album kedelapan mereka Automaton.

Sadar dengan kondisi musik sekarang dan ingin mencoba untuk membaur dengan generasi millennial mereka mencoba manuver seperti “Automaton” yang terdengar sangat Daft Punk dengan slap-bass ala Jamiroquai dan “Something About You” yang terdengar sangat eksotis dan pop ditambah lirik yang sangat kekinian (“You’re like candy crush, two hits I was addicted to ya”). Mereka tidak lupa dengan akar acid jazz dalam “Summer Girl” yang diberi sentuhan italo-disco ala Donna Summer dan Giorgio Moroder serta eksotisme latin dalam “We Can Do It”. “Nights Out In The Jungle” mengembalikan kita akan masa-masa “Travelling Without Moving” dimana mereka mulai memakai sampling untuk membuat musik mereka. Mereka juga bermain rapat dalam “Vitamin”.

Kepekaan mereka akan kondisi dunia dan masyarakat saat ini dipaparkan dalam “Dr. Buzz” yang menceritakan tentang kekacauan Amerika saat ini dan mengambil inti dari musik Sly and the Family Stone yang sama-sama mempunyai pesan politis dibalik suasana musik funk tradisional serta “Automaton” yang hampir sama dengan “Virtual Insanity” yaitu mempertanyakan hal virtual yang semakin hari semakin menggila.

Jay Kay masih mengeluarkan sisi playboy dan don juan dalam beberapa lagu seperti “Shake It On” yang mengambil musik era “A Funk Odyssey”, “Cloud 9” yang bermain sangat smooth dengan buaian nu-disco. “Superfresh” dan “Carla” terasa seperti memasuki film romance sc-fi 80’an dengan percikan disco dan new wave yang futuristik nan seksi. Beberapa jurus playboy dari Jay Kay terasa membosankan dan tidak smooth pada “Hot Property”.

Durasi di beberapa lagu yang ada di Automaton memang bisa menurunkan mood pendengarnya. Album kedelapan Jamiroquai terasa seperti out of touch dengan kondisi musik sekarang dan sulit untuk mereka mengulang sukses yang sama seperti di era 90’an lewat Automaton karena selain masa funk-revival hampir berakhir dan sekarang dikuasai oleh musisi indie Jamiroquai kurang berani untuk mencari karakter baru sehingga mereka terdengar original dan timeless seperti karya awal mereka. Dibalik itu semua setidaknya mereka masih konsisten dalam menjaga nafas funk dan disco dan bisa membuat pendengarnya bergoyang sambil digoda dengan rayuan dari Jay Kay dan berpikir tentang kehidupan mereka selanjutnya. Automaton bukan merupakan karya terbaik mereka namun untuk konsistensi sebagai the guardian of funk, they done pretty well.

TRACK LIST:
1. Shake It On
2. Automaton
3. Cloud 9
4. Superfresh
5. Hot Property
6. Something About You
7. Summer Girl
8. Nights Out in the Jungle
9. Dr Buzz
10. We Can Do It
11. Vitamin
12. Carla

Related posts

Leave a Reply

izmir eskortlar bursa eskort bayanlar ankara escort bayanlar Antalya escort bayanlar Eskişehir escort bayan Konya bayan escort escort Kayseri İzmit escort kızlar Alanya escort Kocaeli escort Kuşadası escort Gaziantep escort Malatya escort Diyarbakır escort Denizli escort Samsun escort Adana escort Bodrum escort Dubai escort porno izle seks hikayeleri sex hikayeleri paply.org

Entsorgung Berlin