Trending News

Blog Post

Guitar Clinic dan Masterclass Bersama Marty Friedman
Concerts Review

Guitar Clinic dan Masterclass Bersama Marty Friedman 

28 September 2019 yang lalu, Jakarta kedatangan salah satu gitaris terbaik dunia, Marty Friedman yang mengadakan 2 sesi penampilan yakni Guitar Masterclass dan Guitar Clinic yang berlangsung di Ciputra Artpreneur, Lotte Avenue, Jakarta Selatan.

Adalah Swee Lee Indonesia (sweelee.co.id), sebuah ritel musik terdepan di Asia Tenggara yang menggagas kehadiran gitaris legendaris tersebut ke Indonesia. Bagi Marty Friedman, kedatangannya ke Indonesia adalah untuk pertama kalinya. Beberapa tahun silam memang dia pernah diagendakan untuk datang ke Indonesia, tapi kemudian batal karena sesuatu dan lain hal.

Marty Friedman, yang saat ini berdomisili di Jepang mulai dikenal namanya ketika dia berduet dengan Jason Becker dengan membentuk Cacophony antara tahun 1986 sampai 1989. Melahirkan album ‘Speed Metal Symphony (1987)’ serta ‘Go Off (1988)’. Marty kemudian direkrut oleh Dave Mustaine, frontman dari Megadeth dan membesarkan nama Megadeth di tahun 1990 sampai 2000. Bersama Megadeth Marty terlibat dalam 5 album terbaik Megadeth, yakni Rust in Peace (1990), Countdown To Extinction (1992), Youthanasia (1994), Cryptic Writing (1997) dan Risk (1999). Selain itu Marty juga telah menelurkan lebih dari selusin album solo. Diantara yang dianggap terbaik adalah ; “Dragon Kiss” (1988), “Scenes (1992), “Introduction” (1994), “Music for Speeding” (2003), “Tokyo Jukebox” (2009), “Inferno” (2014), dan “Wall of Sound” (2017).

Penampilan Marty di Jakarta ini meliputi dua sesi appearance, yang pertama adalah Masterclass yang diadakan pada sore hari nya pada pukul 15:00, dimana pada sesi ini terbatas hanya untuk 20 peserta yang telah mendaftar sebelumnya. Untuk Workshop bersama Marty Friedman ini tidak gratis, peserta dikenakan uang pendaftaran. Disini Marty memberikan pelajaran mengenai teknik, panduan latihan, dan tip2-tips lain dalam bermain gitar.

Sedangkan penampilan kedua adalah Guitar Clinic yang berlangsung pada malam hari dimulai pada pukul 7:30 malam di Ciputra Artpreneur. Untuk penampilan kedua ini, penonton tidak harus membeli tiket untuk menyaksikan Marty Friedman, melainkan gratis. Tapi walaupun gratis, penonton harus mendaftar terlebih dahulu melalui aplikasi eventbrite. Lebih kurang 300 penonton yang sebagian besar adalah gitaris menyaksikan Guitar Clinic Marty Friedman ini.

Guitar Clinic ini diisi dengan penampilan Marty membawakan beberapa komposisi lagu (secara minus one) yang pernah dia rilis sebelumnya, terutama dari album “Wall of Sound” dan “Inferno”, diantaranya ; “Undertow”, “For a Friend”, dan “Self Pollution”, Selain itu, juga diisi dengan sesi tanya jawab antara penonton dan Marty Friedman. Pada sesi tanya jawab ini penonton diperkenankan bertanya secara langsung mengenai teknik, panduan berlatih gitar dan sebagainya. Dan seperti yang sudah-sudah pertanyaan tentang apakah ada kemungkinan Marty untuk kembali bergabung dengan Megadeth ternyata tetap ada pada malam itu. Sesi tanya jawab ini cukup lama dibandingkan dengan penampilan Marty dengan gitarnya.

Oh ya, selain mengadakan Klinik Gitar dan MasterClass, Sweelee Indonesia juga memanfaatkan event ini untuk memperkenalkan Jackson Guitar Marty Friedman Signature yang menurut Marty gitar ini mempunyai penampilan fisik dan desainnya yang sangat bagus, punya image yang kuat dan tentunya sound yang fantastis. Gitar Jacskon Marty Friedman Signature ini juga dijual dengan memberikan diskon kepada penonton, khusus pada event ini.

Marty terlihat cukup senang dengan kedatangannya ke Indonesia ini dan berjanji akan datang kembali di lain waktu, dengan band nya. Di account Facebook-nya Dia sempat menuliskan terima kasihnya ; “Thanks to all the incredible people of Indonesia! Everyone was so friendly, beautiful and funny! The theater exploded with laughter when I had to kick that gorgeous MC (to my left) off the stage during my set. It was a rock and roll moment..I will definitely be back…with my band next time!”.

Apa yang Marty tulis mengenai MC di atas adalah dia terpaksa meminta MC yang memandu acara itu untuk menyingkir ke belakang panggung karena dia cukup terganggu dengan kehadirannya ketika dia sedang memainkan lagu-lagunya.

Text & Photo ; By The One and Only BUDI SUSANTO

Related posts

Leave a Reply