Terlibat Konflik dalam Pembuatan Lagu ‘Circles’, Post Malone Akan Hadapi Pengadilan

Oleh: riadini - 23 Mar 2023

Saat musisi Tyler Armes pertama kali mendengar ‘Circles’ milik Post Malone di tahun 2019, ia mengatakan bahwa dirinya langsung mengirim pesan teks ke Dre London, manajer Post Malone. Dalam pesan tersebut, Tyler Armes mengklaim bahwa dia berada di studio pada bulan Agustus 2018, malam saat lagu itu dibuat dan yakin dirinya telah memainkan peran kunci dalam pembuatannya.

“Saya bukan hanya seseorang yang sedang nongkrong di ruangan itu,” tulis Tyler Armes melalui SMS, menurut dokumen hukum. “Saya adalah bagian dari proses penulisan. Seluruh lagu (dikurangi lirik selain ‘circles’) dibuat malam itu dengan kami bertiga di ruangan bersama, bekerja bersama.” Beberapa hari kemudian, London diduga menjawab: “Baru saja tunjukkan pesan itu kepada Posty. Dia bilang dia ingat. Kau memainkan nada pada bass lalu dia memainkannya lebih banyak lagi setelahnya.”

‘Circles’ kemudian menjadi sukses besar, mencapai posisi teratas di Billboard Hot 100 selama tiga minggu berturut-turut pada November 2019 sebelum akhirnya menghabiskan 61 minggu di tangga lagu tersebut.

Tapi sekarang, empat tahun setelah pesan teks itu, Tyler Armes dan Post Malone menuju ke gedung pengadilan federal Los Angeles di minggu ini untuk sidang juri yang diawasi ketat atas malam yang menentukan itu. Persidangan ini akan mengajukan pertanyaan rumit tentang siapa yang secara teknis bertanggung jawab dan yang mendapatkan kredit penulisan lagu yang dihasilkan.

Pengacara Tyler Armes mengatakan dia jelas memperjuangkan bagian dari hak cipta untuk ‘Circles’ dan bahwa penolakan Post Malone untuk memberinya kredit telah sangat merusak karir musiknya. Sementara itu, pengacara Post Malone mengatakan bahwa tuduhan itu “sama sekali tidak berdasar” dan Tyler Armes hanyalah penggugat yang mencari “rejeki nomplok” dari lagu hit tersebut.

Tyler Armes, adalah anggota band rap-rock Kanada, Down With Webster, yang mengajukan gugatannya pada April 2020, mencari keputusan bahwa dia adalah salah satu pencipta ‘Circles’. Selain menyebut Post (alias Austin Richard Post) sebagai tergugat, gugatan itu juga menyebut kolaborator Frank Dukes dan Universal Music Group.

Author

riadini

More from Creative Disc