We The Fest Hari Kedua Adalah Hari Dimana Para Gen Z Berteriak dan Bernyanyi Bersama

Oleh: luthfi - 03 Aug 2023 | Views: 4

Foto: Budi Susanto

Hari kedua dari festival musim panas paling sensasional di Indonesia bernama We The Fest kebanyakan diisi oleh artis yang sebenarnya bisa digolongkan ke dalam satu kategori yaitu “kumpulan artis yang membuat penonton remaja bisa berteriak dan bernyanyi bersama”, berbeda dengan hari pertamanya yang berisi artis yang mempunyai kumpulan penggemar yang dari segi umur dan preferensi kulturalnya sudah saklek dan berbeda-beda di setiap penampilnya seperti Porter Robinson, The Kid Laroi, dan The Strokes. Hari kedua We The Fest yang diselenggerakan pada Sabtu, 22 Juli 2023 ini menampilkan sederet nama-nama yang sudah familiar di kalangan remaja baik itu artis yang viral akibat TikTok, artis yang populer berkat kontroversinya, dan nama lama yang lagunya terus didengarkan oleh para remaja ini seperti The Adams, Gigi, Maliq & D’Essentials, Peach Tree Rascals, Dermot Kennedy, Sabrina Carpenter, Ty Dolla $ign, Project Pop, Lomba Sihir, Mocca, Gryffin, Aruma, Rock N Roll Mafia, Sorn Feat. Seungyeon, Denise Aulia, dan Daniel Caesar.


Hari kedua festival ini dibuka oleh penampilan solois pendatang baru Aruma yang populer di TikTok berkat lagu perdananya “Muak”. Selain membawakan lagu “Muak” ia juga menampilkan lagu barunya “Ekspektasi” dan mengajak Kamga untuk menemaninya berduet. Gigi, Maliq & D’Essentials dan Mocca sukses menjembatani dua generasi yang hadir di We The Fest saat itu dengan menampilkan lagu terpopuler mereka yang masih tersimpan rapi di memori penonton muda dan yang tidak lagi muda. Puncak penampilan We The Fest bisa dikatakan dimulai dari penampilan Peach Tree Rascals di jam 19:20 sampai akhir acara.


Peach Tree Rascals hadir menghentak dengan format band di This Stage is Bananas dan memberikan penampilan lincahnya. Para penonton yang hadir menonton mereka kebanyakan remaja yang terus menerus meminta lagu mereka yang paling terkenal berkat TikTok berjudul “Mariposa” untuk dimainkan. Setelahnya penonton remaja ini bisa memilih untuk berjoget bersama rapper Ty Dolla $ign yang membawa semangat party ke lapangan luas di GBK Sports Complex , Senayan atau memilih bergalau ria bersama penyanyi dan penulis lagu Dermot Kennedy yang datang dengan bermodal pianis dan dia sendiri.


Setelah dua penampil itu tampil akhirnya dua penampil yang ditunggu-tunggu oleh para remaja ini datang juga yaitu penyanyi pop teman baik Taylor Swift, Sabrina Carpenter dan Daniel Caesar di stage yang satunya lagi. Ada perbedaan penonton yang mencolok di antara kedua artis ini, penonton Sabrina terdiri dari para remaja perempuan yang sudah hafal dengan berbagai macam karya Sabrina sedangkan penonton Daniel terdiri dari pasangan muda yang berpelukan satu sama lain sambil diiringi kesyahduan vokal dari Daniel.


Daniel Caesar sukses membuat penontonnya terus mendekap pasangannya selama sejam lebih dan boleh jadi Daniel mendapatkan rekor di We The Fest untuk penyanyi yang bisa membuat orang saling mendekap dari awal sampai akhir lagu. Selepasnya penonton bisa memilih untuk terus berjoget dengan Gryffin pasca Daniel Caesar atau memilih berkaraoke bersama dengan Project Pop.


Gelaran We The Fest hari kedua adalah simbolisasi bagaimana pendengar remaja mengonsumsi lagu di saat ini. Kebanyakan artis yang hadir mengisi hari kedua festival ini adalah artis yang populer berkat lagu mereka sering berkumandang di TikTok dan Instagram Shorts selama masa pandemi sampai sekarang. Jika hari kedua festival ini bisa diganti namanya mungkin nama festival ini adalah “We Gen Z Fest” karena memang nama itu cocok melambangkan hari kedua We The Fest.


luthfi