Artis pemenang penghargaan sekaligus penulis buku terlaris New York Times, Joanna “JoJo” Levesque, akan merilis EP terbarunya, “NGL“, pada 24 Januari 2025 melalui BMG.
Bersamaan dengan itu, JoJo merilis lagu terbarunya, ‘Too Much To Say’, yang menggabungkan R&B dan pop dengan kedalaman emosional. Evolusinya sebagai seorang artis terlihat jelas saat dia menyatukan lirik yang dapat dirasakan, jujur, dengan melodi yang penuh perasaan dan vokal khasnya.
Sebagai bagian dari promosi EP barunya, JoJo akan memulai tur besar di Amerika Utara pada awal 2025. Tur ini akan dimulai pada 22 Februari, mencakup beberapa tempat seperti Terminal 5 di New York, The Wiltern di Los Angeles, The Fillmore di Philadelphia, Marathon Music Works di Nashville, Ramova Theatre di Chicago, serta pertunjukan di kampung halamannya, Roadrunner di Boston.
Musik baru ini mencerminkan banyak tema yang dibahas dalam memoir terlaris New York Times milik JoJo, “Over The Influence”, yang kini sudah tersedia melalui Hachette Books. Dari dibesarkan oleh orang tua yang sama-sama berjuang melawan kecanduan dan depresi hingga akhirnya menang dalam gugatan panjang melawan label rekamannya, “Over The Influence” mengisahkan langkah-langkah yang diambil oleh penyanyi berusia 33 tahun tersebut untuk membangun kembali kehidupannya.
Di akhir memoir, JoJo tampil lebih kuat dari sebelumnya, seperti yang dia nyatakan dalam lagu yang dirilis sebelumnya, ‘Porcelain.’ Baik buku maupun EP yang akan datang ini adalah bukti ketangguhannya dan perayaan atas kemampuannya mengatasi kesulitan.
Di usia 13 tahun, JoJo muncul di dunia musik dengan single ‘Leave (Get Out),’ menjadikannya artis solo termuda yang memiliki single debut #1 di AS. Album debutnya yang berjudul sama terjual lebih dari empat juta kopi dan menjadi album pertama JoJo yang memperoleh sertifikat Platinum, yang kemudian diikuti oleh serangkaian pencapaian lain, termasuk single #1 lainnya, ‘Too Little Too Late’, dan album Platinum kedua, “The High Road”.