Produser hip-hop ternama Metro Boomin (nama lahir Leland T. Wayne), nominasi Grammy 2024, tersandung skandal hukum serius setelah dituntut pemerkosaan oleh seorang wanita bernama Vanessa LeMaistre di Pengadilan Tinggi Los Angeles, dengan tuduhan kekerasan seksual yang menggetarkan industri musik pada 29 Oktober.

“Ini tuduhan palsu. Tuan Wayne (Metro Boomin) menolak membayarnya beberapa bulan lalu, dan dia menolak membayarnya sekarang,” kata pengacara Lawrence Hinkle II dengan tegas.
LeMaistre mengklaim peristiwa bermula pada musim semi 2016 di California, tak lama setelah dia kehilangan putra berusia 9 bulan. Menurut gugatan resmi, dia bertemu Wayne (Metro Boomin) melalui teman bersama dan kemudian berkunjung ke studio pribadinya.
Dia menuduh Metro Boomin mengundangnya untuk mengunjunginya di studio rekaman di California, tempat tinggalnya, dan dia menurutinya, karena dia menyukai musik dan sedang mencari “pelarian dari rasa sakit” atas kematian putranya. Tak lama kemudian, dia dan Wayne telah “mengembangkan ikatan persahabatan,” kata pengaduan tersebut.
Setelah dari studio tersebut LeMaistre kemudian “pingsan” dan teringat terbangun di tempat tidur bersama Wayne (Metro Boomin) dan ia menduga bahwa dirinya telah diperkosa oleh sang rapper tersebut menurut pengaduannya.
“Dia pingsan,” kata gugatan, “dan terbangun saat Wayne melakukan seks oral padanya.” LeMaistre menuduh hamil akibat insiden tersebut dan melakukan aborsi pada November 2016.
Pengacaranya, Michael J. Willemin, menyatakan: “Metro Boomin telah membangun karier dengan lirik yang secara eksplisit menguraikan niat menyakiti wanita.”
Setelah itu LeMaistre beberapa kali menghubungi Wayne (Metro Boomin) untuk menanyakan kabarnya dan mengucapkan kata-kata yang baik untuk meyakinkan dirinya bahwa pemerkosaan itu tidak terjadi.
Pengacara LeMaistre juga mengutip beberapa kali “tweet misoginis” yang ditulis oleh Metro Boomin dan membuktikan ketidakpedulian terhadap kekerasan seksual dan pemberian obat bius kepada wanita itu.
Metro Boomin, atau Leland T. Wayne (31), adalah produser papan atas yang berkolaborasi dengan Future, Travis Scott, dan menciptakan soundtrack Spider-Man: Across the Spider-Verse.
Kasus ini masih dalam tahap pengajuan gugatan, dengan Metro Boomin melalui pengacaranya berjanji akan membela diri dan berencana mengajukan tuntutan balik.
Catatan Redaksi: Dalam sistem hukum, setiap tuduhan dianggap tidak bersalah sampai terbukti sebaliknya di pengadilan.
Vanessa LeMaistre, seorang wanita berusia 38 tahun yang hidupnya telah diselimuti duka mendalam, adalah ibu yang pernah kehilangan putranya, Kamden, pada usia hanya 9 bulan di Februari 2016.
Dalam masa kegelapan akibat kehilangan tersebut, dia bertemu Metro Boomin melalui pertemanan, yang kemudian berujung pada gugatan hukum kontroversial. Melalui dokumen hukum, LeMaistre mengklaim diserang secara seksual di studio rekaman pada September 2016, setelah mengonsumsi alkohol dan Xanax, yang berakhir dengan kehamilan dan aborsi pada November tahun yang sama.
Kini, delapan tahun setelah peristiwa tersebut, dia mengajukan gugatan di Pengadilan Tinggi Los Angeles pada 29 Oktober 2024, menuntut ganti rugi dan sidang juri, dengan tuduhan berat terhadap produser musik ternama tersebut. Kisah hidupnya mencerminkan persilangan kelam antara tragedi pribadi, kehilangan, dan tuntutan keadilan yang ia yakini.