Liam Gallagher Tolak Mentah-mentah Nominasi Oasis di Rock and Roll Hall of Fame 2025

Oleh: Achmad Bagas - 15 Feb 2025

CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Kontroversi kembali menghiasi dunia musik rock ketika Liam Gallagher, vokalis ikonik Oasis, dengan tegas menolak nominasi bandnya di Rock and Roll Hall of Fame 2025.

Melalui unggahan blak-blakan di platform X (dahulu Twitter), mantan frontman band Britpop legendaris ini tidak segan menyebut institusi bergengsi tersebut sebagai tempat “untuk orang tolol”, menambah daftar panjang kritik pedasnya terhadap Rock Hall.

Oasis, yang masuk nominasi bersama deretan musisi ternama seperti New Order, Cyndi Lauper, The White Stripes, Mariah Carey, dan sederet nama besar lainnya, tampaknya tak mampu meluluhkan sikap keras kepala sang vokalis. Lewat balasan sarkastisnya di media sosial, Gallagher bahkan menyindir lebih jauh dengan mengatakan penganugerahan tersebut adalah “hal terbaik yang pernah ada.”

Penolakan ini bukanlah yang pertama dari Gallagher. Tahun lalu, saat Oasis pertama kali masuk nominasi, ia sudah menyuarakan ketidaksukaannya dengan menyebut seluruh proses pemilihan sebagai “omong kosong.” Dalam wawancara dengan The Sunday Times tahun 2024, ia bahkan membandingkan nominasi tersebut seperti “menempatkannya di hall of fame rap.”

Ironisnya, nominasi ini datang di tengah antusiasme tinggi penggemar menyambut tur reuni Oasis yang sangat dinanti-nantikan. Tingginya permintaan tiket bahkan disejajarkan dengan konser-konser Taylor Swift dan Beyoncé. Namun, euforia ini sempat terusik dengan kontroversi pembatalan ribuan tiket oleh Ticketmaster yang diduga terkait penggunaan bot.

Menanggapi kekacauan penjualan tiket tersebut, Gallagher tetap mempertahankan sikapnya yang khas. “Saya tidak membuat aturan. Kami mencoba melakukan hal yang benar. Itulah adanya, saya penyanyi. Jangan ganggu saya,” tegasnya melalui media sosial.

Meski demikian, Oasis tetap dipandang sebagai salah satu kandidat kuat untuk masuk Rock Hall tahun ini, terutama dengan kemungkinan mereka merilis musik baru pertama dalam 15 tahun terakhir. Namun, sepertinya Rock and Roll Hall of Fame harus siap menghadapi kemungkinan bahwa salah satu bintang terbesarnya mungkin tidak akan hadir dalam seremonial bergengsi tersebut.

Author

Achmad Bagas

More from Creativedisc