Beyoncé Sampaikan Pernyataan Kuat tentang Musik Country dalam Pembukaan Tur “Cowboy Carter”

Oleh: Achmad Bagas - 30 Apr 2025

CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Pada malam pembukaan tur “Cowboy Carter” yang berlangsung di Stadion SoFi, Los Angeles, Beyoncé kembali membuktikan bahwa dirinya merupakan sosok penting dalam dunia musik global. Dalam penampilan berdurasi tiga jam yang menampilkan 36 lagu, ia tidak hanya menghibur para penonton, tetapi juga menyampaikan pesan yang kuat mengenai identitas, warisan budaya, dan kebebasan berekspresi dalam musik country yang selama ini dianggap eksklusif.

Salah satu momen paling berkesan terjadi ketika layar besar menampilkan kalimat yang menyala dengan warna merah: “Jangan pernah meminta izin untuk sesuatu yang sudah menjadi milik Anda.” Kalimat tersebut mencerminkan sikap Beyoncé malam itu—bukan untuk merebut kembali ruang, melainkan untuk merayakan kontribusi komunitas kulit hitam dalam budaya country yang sering kali dilupakan.

Dengan mengenakan busana kulit putih rancangan Mugler dan topi koboi senada, Beyoncé mengucapkan terima kasih kepada para pelopor musik country dari komunitas kulit hitam. “Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang datang sebelum saya,” ujarnya. Gambar Linda Martell dan tokoh-tokoh penting lainnya muncul di layar sebagai bentuk penghormatan. “Terima kasih kepada para penggemar yang telah memberi saya kebebasan kreatif untuk menantang diri saya sendiri,” tambahnya.

Meski nuansa country sangat kental—dengan bunyi banjo dalam ‘Texas Hold ‘Em,’ gesekan biola di ‘II Most Wanted’ dan ‘Blackbiird’, serta penampilan dengan celana jeans, topi koboi, dan gesper besar—Beyoncé tetap menghadirkan pertunjukan berskala stadion yang bebas genre. Didukung lebih dari 24 penari latar dan koreografi yang memukau, ia membuktikan bahwa dirinya tidak dapat dibatasi oleh satu kategori musik saja.

Sepanjang pertunjukan, penonton disuguhkan visual dan narasi sinematik yang menggambarkan Beyoncé sebagai sosok ‘outsider’ dalam dunia koboi. Di bagian akhir, ia membalikkan narasi tersebut dengan mengalahkan seorang koboi tua kulit putih dalam duel bergaya Wild West, di mana peluru memantul dari tubuhnya. Adegan ini mengisyaratkan penolakannya terhadap sistem yang selama ini mengecualikannya dari penghargaan industri country arus utama.

Pertunjukan dibuka dengan lagu ‘American Requiem’, dilanjutkan dengan ‘Blackbiird’, hingga versi lagu kebangsaan Amerika yang terinspirasi dari penampilan Jimi Hendrix di Woodstock 1969. Momen tersebut menjadi bentuk protes dan refleksi atas kondisi sosial Amerika, dan kemudian diikuti oleh lagu ‘Freedom’ yang pernah menjadi bagian dari kampanye politik Kamala Harris. Lagu ‘America Has a Problem’ juga ditampilkan dengan latar konferensi pers, dan saat menyanyikan ‘Formation’, Beyoncé menyatakan, “tetapi mereka tidak pernah mengambil negara dariku.”

Anak-anak Beyoncé, Blue Ivy dan Rumi Carter, juga turut hadir di atas panggung. Blue Ivy tampil memukau dalam beberapa lagu seperti ‘Sweet Honey Buckin,’ ‘Ya Ya,’ dan ‘America Has a Problem,’ bahkan menampilkan koreografi solo untuk lagu ‘Déjà Vu.’ Sementara itu, Rumi yang berusia tujuh tahun tampil saat lagu ‘Protector,’ membuat momen tersebut menjadi sangat emosional.

Beyoncé juga menyisipkan beberapa lagu dari era Renaissance, seperti ‘Cuff It,’ ‘Heated,’ dan ‘Thique.’ Dalam penampilan ‘Tyrant,’ ia bahkan menunggangi banteng mekanik raksasa, sementara kuda ikonik dari era sebelumnya, Reneigh, kini ditampilkan dalam warna emas. Lagu-lagu seperti ‘I’m That Girl’, ‘Cozy,’ dan ‘Alien Superstar’ disajikan dengan properti yang menyesuaikan tema Cowboy Carter yang lebih kaya akan unsur keemasan.

Salah satu momen menghibur terjadi saat Beyoncé menampilkan ‘Diva’ dengan gaya parodi video TikTok viral, serta menyisipkan elemen lagu ‘Bills, Bills, Bills’ milik Destiny’s Child. Ia juga tampil di atas tapal kuda merah muda saat membawakan lagu ‘Daddy Lessons,’ pertama kalinya sejak tahun 2016. Puncak pertunjukan terjadi saat remix ‘Texas Hold ‘Em’ bertransisi mulus ke ‘Crazy in Love.’

Penutupan konser berlangsung megah ketika Beyoncé melayang mengelilingi stadion dengan mobil klasik berhias bendera Amerika sembari membawakan ’16 Carriages’. Untuk encore, ia mengenakan gaun bermotif bendera Amerika dan menyanyikan ‘Amen’ di depan visual Patung Liberty yang menggunakan topeng dengan rambut dikepang. Seluruh pertunjukan menunjukkan bahwa Beyoncé telah merancang pesan yang mendalam untuk disampaikan melalui tur dan album terbarunya.

Tur “Cowboy Carter” akan berlanjut dengan empat pertunjukan tambahan di Los Angeles sebelum menuju ke Chicago, New Jersey, London, Paris, dan sejumlah kota lainnya, dengan penutupan yang dijadwalkan berlangsung di Las Vegas pada bulan Juli mendatang.

Berikut setlist Cowboy Carter Tour:
AMERIICAN REQUIEM
BLACKBIIRD
The Star-Spangled Banner
Freedom
YA YA
Why Don’t You Love Me
OH LOUISIANA
AMERICA HAS A PROBLEM
SPAGHETTII
Formation
MY HOUSE
Diva
ALLIIGATOR TEARS
JUST FOR FUN
PROTECTOR
FLAMENCO
DESERT EAGLE
RIIVERDANCE
II HANDS II HEAVEN
SWEET ☆ HONEY ☆ BUCKIN’
PURE/HONEY
SUMMER RENAISSANCE
JOLENE
Daddy Lessons
BODYGUARD
II MOST WANTED
CUFF IT
SMOKE HOUR II
TYRANT
THIQUE
LEVII’S JEANS
DAUGHTER
I’M THAT GIRL
COZY
ALIEN SUPERSTAR
Deja Vu
TEXAS HOLD ‘EM
Crazy In Love
HEATED
Before I Let Go
16 CARRIAGES
AMEN

Author

Achmad Bagas

More from Creative Disc