CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Festival Musik dan Seni Coachella Valley tahun ini kembali membawa cerita unik. Goldenvoice, promotor di balik acara megah ini, harus membayar denda sebesar $20.000 (sekitar Rp320 juta) kepada Pemerintah Kota Indio. Penyebabnya? Penampilan Travis Scott yang sedikit molor di akhir pekan pertama.
Insiden ini terjadi pada Sabtu malam, 12 April. Travis Scott, yang menjadi penampil utama malam itu, menutup set-nya sekitar tiga menit lewat dari pukul 1 dini hari karena batas waktu yang sudah ditetapkan dalam perjanjian lama antara Goldenvoice dan pejabat kota. Berdasarkan kesepakatan tersebut, semua pertunjukan harus selesai tepat pukul 1 dini hari pada Jumat dan Sabtu, serta pukul 12 malam pada hari Minggu. Lewat sedikit saja, konsekuensinya adalah denda.
Pemerintah Kota Indio menjelaskan kepada Billboard bahwa denda sebesar $20.000 (sekitar Rp320 juta) dikenakan untuk lima menit pertama keterlambatan. Menariknya, ini merupakan satu-satunya denda terkait jam malam yang diberikan sepanjang tiga akhir pekan festival Coachella dan Stagecoach yang berakhir pada 27 April lalu.
Keterlambatan Travis Scott sendiri berawal dari molornya jadwal mulai tampil. Meski begitu, peraturan tetaplah peraturan — dan kali ini, Goldenvoice harus menanggung konsekuensinya.
Ini bukan kejadian pertama Coachella dikenai denda karena melanggar jam malam. Pada 2009, Goldenvoice pernah membayar denda sebesar $54.000 (sekitar Rp864 juta) setelah Paul McCartney tampil 54 menit lebih lama dari batas waktu.
Dua tahun lalu terulang kembali kali ini, promotor ini bahkan membayar lebih dari $168.000 (sekitar Rp2,69 miliar) akibat sejumlah penampilan dari artis besar seperti Bad Bunny, Frank Ocean, The Weeknd, Skrillex, Fred Again, dan Four Tet yang melanggar aturan jam malam. Tahun lalu, giliran penampilan Lana Del Rey yang menyebabkan Coachella dikenai denda sebesar $17.000 (sekitar Rp272 juta).
Berbeda dengan Coachella yang terbilang cukup toleran terhadap sedikit keterlambatan, beberapa festival lain jauh lebih ketat. Misalnya, BottleRock Festival pada 2021 langsung memutus aliran listrik saat Guns N’ Roses dan Dave Grohl membawakan ‘Paradise City’ melewati batas waktu. Bahkan di tahun 2012, polisi London memutus mikrofon Bruce Springsteen ketika ia tampil bersama Paul McCartney, 30 menit setelah jam malam berakhir.
Meskipun hanya tiga menit terlambat, di dunia festival besar seperti Coachella, setiap detik punya harga dan kadang, nilainya bisa mencapai ratusan juta rupiah.