CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Penyanyi sekaligus penulis lagu pemenang Grammy, D’Angelo, meninggal dunia di usia 51 tahun setelah berjuang melawan kanker, yang dikonfirmasi langsung oleh pihak keluarga.
Dalam pernyataan resmi, keluarga menyebut sang musisi yang bernama asli Michael Eugene Archer tersebut telah meninggalkan “warisan musik yang luar biasa menyentuh” dan meminta para penggemar untuk merayakan “anugerah lagu yang telah ia berikan bagi dunia.”
“Bintang terang keluarga kami kini telah meredupkan cahayanya di dunia ini,” tulis keluarganya dalam sebuah pernyataan.
Dikenal sebagai pelopor genre neo-soul yang memadukan R&B, hip-hop, dan jazz, D’Angelo menjadi salah satu suara paling berpengaruh di musik modern. Selama kariernya, ia meraih empat penghargaan Grammy dari tiga album studio yang ia rilis.
Video musik ikonik untuk lagu ‘Untitled (How Does It Feel)’ juga sempat menjadi sorotan karena tampilannya yang berani dan intim, diambil dalam satu kali pengambilan gambar dan memperlihatkan D’Angelo seolah tampil tanpa busana, menampilkan sisi sensualitas yang jarang ditunjukkan oleh musisi pria kala itu.
D’Angelo memulai karier sebagai penulis lagu, bekerja dengan nama-nama besar seperti Lauryn Hill dan The Roots. Ia mencuri perhatian publik lewat album debutnya “Brown Sugar” (1995), dengan single ‘Lady’ yang menembus posisi 10 besar Billboard Hot 100 tahun 1996.
Putra dari seorang pendeta Pentakosta ini lahir di Richmond, Virginia, dan sudah bisa bermain piano sejak usia tiga tahun. Di usia 18, ia menjuarai kompetisi amatir di Apollo Theater, Harlem, selama tiga minggu berturut-turut sebelum akhirnya menandatangani kontrak dengan EMI.
Kesuksesannya berlanjut dengan album “Voodoo” (2000) yang memenangkan dua Grammy dan menempati posisi puncak tangga lagu AS. Album tersebut kini bahkan berada di peringkat 28 daftar “Greatest Albums of All Time” versi Rolling Stone, satu tingkat di atas The Beatles, “White Album.”
Namun di balik popularitasnya, D’Angelo sempat berjuang melawan kecanduan alkohol dan nyaris kehilangan nyawa akibat kecelakaan mobil pada 2005. Ia kemudian kembali lewat album “Black Messiah” (2014), yang dikerjakan selama bertahun-tahun dan akhirnya rampung setelah gelombang protes nasional atas kematian Michael Brown dan Eric Garner. Album ini memenangkan Grammy untuk Best R&B Album pada 2016.
Sebelum kepergiannya, D’Angelo diketahui tengah mengerjakan album keempatnya bersama Raphael Saadiq.