Robyn Kembali dengan “Sexistential”, Album Pertama dalam Delapan Tahun yang Lahir dari Era Baru Kehidupannya

Oleh: riadini - 08 Apr 2026

CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Delapan tahun sejak “Honey”, Robyn akhirnya resmi membuka babak baru dalam kariernya lewat album studio kesembilan bertajuk “Sexistential”, yang dirilis pada 27 Maret 2026 melalui Konichiwa Records dan Young. Lebih dari sekadar comeback, album ini terasa seperti potret fase hidup yang benar-benar baru bagi penyanyi asal Swedia tersebut. “Sexistential” menjadi album penuh pertamanya sejak menjadi seorang ibu, setelah proses kreatif yang sempat tertunda karena ia harus memilih untuk sepenuhnya fokus menjalani peran baru sebagai orang tua.

Dalam wawancaranya, Robyn mengungkapkan bahwa ia sempat berencana menjalani dua hal sekaligus, memiliki bayi dan membuat album, namun kenyataannya tidak semudah itu. Setelah sang anak lahir, ia merasa tak bisa melanjutkan pengerjaan proyek tersebut dan harus menyimpan materi-materi awalnya terlebih dahulu. Beberapa tahun kemudian, ia kembali membuka semuanya dari awal dan menemukan jalannya kembali ke musik dengan inspirasi yang segar. Pengalaman itu membuat “Sexistential” terasa lahir dari proses yang lebih tenang, lebih matang, dan sangat personal, sekaligus menjadi simbol kembalinya Robyn ke ruang kreatif dengan perspektif yang berbeda.

Album berisi sembilan lagu ini diproduseri oleh Klas Åhlund, Elvira Anderfjärd, Jonathan Bates, Oscar Holter, Joseph Mount, dan Robyn sendiri. Ia pun menggambarkan “Sexistential” sebagai karya yang “tegas, menghentak, dan menolak malu terhadap kenikmatan emosional maupun biologis.” Judul album ini merupakan gabungan dari kata “sex” dan “existentia,” yang menurutnya merepresentasikan hubungan antara kehidupan sensual dan proses menciptakan musik, keduanya sama-sama membutuhkan kepekaan, getaran halus, dan usaha untuk tetap hidup. Penyanyi 46 tahun ini juga menjelaskan bahwa saat mengerjakan albumnya bersama Klas Åhlund, mereka ingin menciptakan musik yang mendahulukan dualitas dan energi, bahkan sebelum memikirkan bagaimana rasanya begitu memalukan sekaligus indah untuk tetap hidup.

Author

riadini

More from Creative Disc