CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Sekuel dari adaptasi Broadway yang diangkat ke layar lebar “Wicked” yaitu “Wicked: For Good” sudah tayang pada 21 November 2025. Kisah persahabatan kompleks antara Elphaba (diperankan Cynthia Erivo) dan Glinda (Ariana Grande) ini disajikan secara musikal melalui deretan lagu yang ditulis oleh Stephen Schwarrtz pada 2003 lalu.
Di film terbaru, “Wicked: For Good”, yang merupakan Act II dari Broadway Wicked ini menampilkan kembali lagu-lagu klasik seperti, ‘Thank Goodness’, ‘For Good’, hingga ‘No Good Deed’. Tak hanya itu, Stephen Schwartz khusus membuat dua lagu baru dengan komposisi orisinal, yaitu ‘No Place Like Home’ yang dibawakan oleh Elphaba dan ‘The Girl in the Bubble’ oleh Glinda.
Kedua lagu baru ini memperdalam karakterisasi masing-masing tokoh utama, yang menyoroti kesepian Elphaba serta pergulatan moral Glinda yang mencoba memahami arti “Good” yang sebenarnya.
Stephen Schwartz yang sejak awal menjadi penggerak adaptasi musikal Wicked, kembali berkolaborasi dengan penulis naskah Winnie Holzman untuk memastikan pesan dan emosi yang menjadi fondasi musikal tetap terjaga.
Sebagai inti Act II, lagu-lagu dalam “Wicked: For Good” menggambarkan perubahan, konsekuensi, dan pertumbuhan karakter. ‘No Good Deed’ menampilkan Elphaba pada titik terdalam konflik moralnya, sedangkan ‘March of the Witch Hunters’ menunjukkan bagaimana narasi publik dapat membentuk persepsi dan kemarahan massa. Pada saat yang sama, lagu-lagu seperti ‘I’m Not That Girl (Reprise)’ dan ‘As Long As You’re Mine’ mengungkap lapisan personal yang semakin dewasa dan rumit.
Puncak emosi film ini hadir melalui duet ikonik ‘For Good,’ lagu yang menyatukan rasa syukur, perpisahan, dan dampak abadi persahabatan dua perempuan yang telah saling membentuk hidup satu sama lain. Dengan makna “selamanya” sekaligus “untuk kebaikan,” lagu tersebut menjadi simbol sentral dari perjalanan Wicked: bahwa setiap hubungan, bahkan yang berakhir, tetap meninggalkan jejak yang tidak tergantikan.