Saat ‘Sweater Weather’ Bergema, Seluruh Istora Jakarta Ikut Bernyanyi Bersama The Neighbourhood

Oleh: welly - 29 Jul 2026

Photo: Jeni Rahman
CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Setelah penantian panjang selama delapan tahun sejak tampil di We The Fest 2018, The Neighbourhood akhirnya kembali menyapa penggemarnya di Indonesia. Dipromotori oleh Chakra Live Asia, band alternative rock asal California, A.S., itu menggelar konser bertajuk The Wourld Tour 2026 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (18/7/2026), yang sekaligus menjadi bagian dari tur dunia untuk album terbaru mereka, “(((((ultraSOUND)))))”.

Sebelum The Neighbourhood naik ke atas panggung, penonton lebih dulu disuguhkan penampilan Noise Dept, proyek musik elektronik solo asal Los Angeles yang menjadi opening act dalam rangkaian The Wourld Tour 2026. Dengan permainan musik elektronik bernuansa atmosferik, Noise Dept sukses menghangatkan venue dan membangun antusiasme penonton sebelum Jesse Rutherford, Jeremy Freedman, Zach Abels, Mikey Margott dan Brandon Fried manggung sebagai penampil utama.

Kembalinya Jesse Rutherford dan kawan-kawan ke panggung internasional setelah sempat vakum disambut antusias oleh ribuan penggemar. Istora Senayan dipenuhi penonton yang datang untuk melepas rindu sekaligus menyaksikan secara langsung era baru The Neighbourhood.

Sejak lagu pertama, ‘Hula Girl’, penonton tak henti-hentinya sing along bersama. Padahal lagu-lagu yang dibawakan The Neighbourhood tidak hanya single hits lama seperti ‘Reflections’ dan ‘Sweater Weather’, tapi juga hits dari album terbaru seperti ‘Lovebomb’ dan ‘Planet’.

Padatnya kursi penonton dan standing area membuat gaung suara penonton begitu menggema saking serunya. Terlepas dari penonton yang nyanyi bareng, Jesse tidak membuatnya seperti karaoke. Ia tetap konsisten memberikan performa vokal yang stabil sepanjang konser, sehingga setiap lagu tetap terdengar maksimal meski ribuan orang ikut menyanyikan setiap lirik.

Memasuki paruh akhir pertunjukan, atmosfer semakin memuncak ketika lagu-lagu favorit seperti ‘Reflections’, ‘Daddy Issues’, ‘A Little Death’, hingga ‘You Get Me So High’ dibawakan secara beruntun. Sorakan dan paduan suara penonton memenuhi seluruh sudut Istora, menciptakan momen yang terasa begitu intim antara band dan para penggemarnya.

Puncak emosi hadir saat ‘Sweater Weather’ dimainkan. Lagu yang menjadi salah satu karya paling ikonis The Neighbourhood itu sukses membuat seluruh arena bergemuruh. Setelah lagu tersebut berakhir, Jesse Rutherford sejenak menghentikan pertunjukan untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada para penggemar Indonesia.

“Terima kasih semuanya, kami akan kembali. Ini lagu terakhir kami,” ujar Jesse sebelum menutup konser dengan ‘Softcore’.

Konser tunggal perdana The Neighbourhood di Jakarta yang berlangsung kurang lebih dari dua jam ini bukan sekadar menjadi ajang promosi album terbaru. Lebih dari itu, penampilan mereka menjadi reuni emosional yang mempertemukan kembali band dan para penggemar yang telah menunggu selama bertahun-tahun.

Author

welly

More from Creative Disc