CREATIVEDISC.COM, Jakarta; Mantan personel grup musik elektronik Daft Punk, Thomas Bangalter, menyampaikan kritik keras terhadap penggunaan kecerdasan buatan atau AI dalam pembuatan lagu. Thomas Bangalter menilai penggunaan teknologi AI sebagai bentuk upaya untuk memangkas proses kreatif dalam bermusik.
Pernyataan tersebut disampaikan Thomas Bangalter saat melakukan wawancara bersama Presiden Seni, Kebudayaan, dan Warisan Chanel, Yana Peel. Thomas Bangalter menegaskan bahwa fokus utama AI terletak pada hasil akhir, sementara dirinya mengutamakan pengalaman, intuisi, dan proses spontan saat menciptakan sebuah karya musik.
Sikap tegas Thomas Bangalter menambah panjang daftar musisi dunia yang menolak penggunaan AI dalam industri musik. Nama besar lain seperti Jack Antonoff, SZA, Billy Corgan, Damon Albarn, hingga Kate Bush juga secara terbuka menyuarakan keprihatinan mereka terhadap dampak AI pada karya cipta manusia.
Thomas Bangalter sendiri saat ini memilih fokus menggarap musik orkestra dan baru saja meluncurkan album “Mirage” pada Juni lalu.