CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Wasia Project, duo musik yang terdiri dari kakak beradik Will Gao dan Olivia Hardy, kembali dengan single terbaru mereka, ‘Vogue’, yang menjadi rilisan terakhir sebelum album debut mereka, “Nocturne”, resmi dirilis pada 18 September mendatang.
Lagu ini menjadi single ketiga berturut-turut dari Wasia Project yang meraih predikat Hottest Record dari BBC Radio 1, menyusul kesuksesan ‘Whale Call’ yang sebelumnya tampil dalam film Netflix “Heartstopper Forever”, di mana Will Gao kembali memerankan karakter Tao Xu.
‘Vogue’ menampilkan Wasia Project dalam sisi mereka yang paling spontan dan sensual, memadukan energi euforia klub dengan sentuhan chamber pop untuk membangun atmosfer larut malam yang dipenuhi bayangan tubuh yang bergerak di ruang temaram.
Vokal lembut Olivia berpadu dengan denyut techno yang intens, menciptakan warna musik yang elegan, energik, dan penuh daya tarik. Duo ini mengungkap bahwa ‘Vogue’ terinspirasi dari musik klub dan bercerita tentang membiarkan diri mengikuti keinginan alih-alih melawannya. “Ada rasa obsesi di dalamnya, ketika setiap ruangan, momen, dan tatapan terasa penuh kemungkinan,” ungkap mereka, menggambarkan lagu ini sebagai eksplorasi antisipasi dan sensasi tak terhindarkan saat terbawa oleh sebuah koneksi yang kuat.
Album “Nocturne” nantinya akan berisi 12 lagu yang mengubah kegelisahan masa muda menjadi bentuk katarsis emosional, membawa pendengar dalam perjalanan sinematik bernuansa malam yang bergerak antara refleksi sunyi dan euforia lantai dansa. Album ini menangkap kabut emosional era pasca-pandemi, mengeksplorasi jarak, isolasi, dan hubungan yang terasa semakin terfragmentasi di tengah generasi yang hidup di antara dunia fisik dan digital.
Untuk mewujudkan tema tersebut, Wasia Project mengadopsi palet sonik yang lebih gelap, gritty, dan nokturnal, meninggalkan nuansa ringan pada karya-karya awal mereka demi pendekatan yang lebih kaya tekstur dan emosional, meleburkan fondasi musik klasik mereka dengan dance music klub, cinematic piano-pop balladry, modern soul, dan atmospheric electronica.
Terbentuk pada 2019, Wasia Project dikenal lewat pendekatan global mereka terhadap musik pop, dipengaruhi oleh warisan British-Chinese dan latar belakang pendidikan musik klasik yang mereka miliki, dengan capaian lebih dari 200 juta streams dan sempat menyentuh 2,4 juta pendengar bulanan di Spotify. Perjalanan mereka dimulai lewat EP debut “how can I pretend?” (2022) yang melahirkan lagu ‘ur so pretty’ sebagai titik balik popularitas mereka, disusul single ‘Petals on the Moon’ dan EP transisional “Isotope” (2024) yang turut disertai film pendek. Nama mereka juga semakin dikenal lewat rangkaian tur, mulai dari tur utama Inggris yang ludes dalam hitungan menit, menjadi pembuka tur Laufey di Amerika Serikat dan Tom Odell di Eropa, hingga tampil di festival besar seperti All Points East dan Lollapalooza Germany.