PHOTO: SULINDA SUMARDI
CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – The Weeknd akhirnya menuntaskan penantian panjang penggemar Indonesia lewat konser tunggal di Jakarta International Stadium (JIS) selama 2 hari, yaitu pada 26 dan 27 September 2026. Konser bertajuk After Hours Til Dawn Asia: The Final Leg Before Shutdown ini dipromotori TEM Presents (Third Eye Management) bekerja sama dengan Live Nation. Abel Tesfaye sebelumnya memang pernah tampil di Indonesia, tepatnya di Bali pada 2018, tetapi saat itu hanya sebagai bagian dari Djakarta Warehouse Project X, sehingga konser di JIS menjadi kali pertama ia menyapa penggemar Tanah Air lewat konser tunggal.
Para penonton sudah memadati area JIS sejak pukul 17.00 WIB. Antrean dari berbagai penjuru JIS terlihat dipenuhi penonton yang mayoritas mengenakan dress code berwarna hitam atau gelap. DJ asal Jepang, Yousuke Yukimatsu, didapuk sebagai pembuka tur kali ini. DJ yang sudah beberapa kali tampil di Indonesia tersebut memainkan sederet track-nya dan cukup berhasil membangun suasana sebagai pemanasan sebelum sang bintang utama tampil.
![]()
Tepat pukul 21.00 WIB, konser dibuka lewat ‘Baptised in Fear’, saat Abel muncul mengenakan jubah hitam dengan topeng yang memancarkan sinar laser dan berpadu dengan permainan cahaya di sekelilingnya. Panggungnya bergaya kota tua distopia, dengan runway panjang dan struktur berbentuk sayap yang menyerupai terowongan di kedua sisi. Dari ketinggian, panggung tersebut membentuk salib yang membelah lantai stadion menjadi empat area, tempat para penari dengan kostum merah beraksi.
Salah satu pusat perhatian konser ini adalah patung emas setinggi 12 meter bernama Sexy Robot karya seniman Jepang Hajime Sorayama, yang berputar perlahan sepanjang pertunjukan, ditemani semburan api yang dilontarkan serempak dari berbagai sudut panggung. Menurut teori para penggemar, patung robot sensual tersebut dimodelkan berdasarkan fisik Bella Hadid, yang disebut sebagai mantan kekasih sekaligus salah satu inspirasi sang penyanyi.
Abel menghabiskan sebagian besar waktunya di panggung utama bersama band dan layar LED, tetapi ia juga beberapa kali turun menyusuri runway untuk lebih dekat dengan penonton. Ia sesekali menyelipkan kata “Jakarta” ke dalam lirik secara spontan, dan setiap kali itu terjadi, penonton langsung menyambutnya dengan sorakan. Momen paling meriah terjadi saat ‘Out of Time’, ketika ia menghampiri barisan depan dan menyerahkan mikrofon kepada seorang penggemar. Alih-alih bernyanyi, sang penggemar justru berteriak penuh euforia hingga membuat Abel tertawa lepas.
![]()
Konser yang berlangsung selama lebih dari dua jam ini menyuguhkan lebih dari 40 lagu, mencakup perjalanan karier Abel dari album “Kiss Land” (2013) hingga “Hurry Up Tomorrow” (2025). Sejumlah lagu yang dibawakan antara lain ‘Blinding Lights’, ‘Can’t Feel My Face’, ‘I Feel It Coming’, ‘Call Out My Name’, ‘Often’, ‘The Hills’, ‘Save Your Tears’, dan ‘Is There Someone Else?’. Penampilan Abel bersama para penari yang mengenakan kostum merah menutupi seluruh tubuh mereka, ditambah semburan api dan flare dari berbagai sisi panggung, semakin membuat suasana konser terasa spektakuler.![]()