Rum Jungle Buka Babak Baru Lewat ‘The Elephants Head’

Oleh: welly - 30 Oct 2026

CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Band alt-indie rock asal Australia, Rum Jungle, membuka babak kreatif baru lewat single ‘The Elephants Head’. Lagu ini menjadi rilisan pertama dari kampanye baru mereka dan memperlihatkan suara khas band tersebut bergerak ke wilayah yang lebih besar dan berani. Dibangun dari serpihan ide yang dikumpulkan sepanjang tur internasional, lagu ini menggambarkan suasana setelah show headline terbesar mereka di London sebagai potret persahabatan, kehidupan tur, dan malam-malam yang terlalu menyenangkan untuk diakhiri.

Judulnya sendiri diambil dari The Elephants Head, pub di London tempat Rum Jungle menggelar afterparty usai tampil di Electric Ballroom. Di tengah kekacauan malam itu, Benny sempat berada dalam posisi berbahaya di tengah jalan, momen kecil dan agak konyol yang akhirnya mewakili perasaan seluruh tur. “Itu hanya momen yang sangat singkat,” kata band, “tapi rasanya menangkap keseruan yang kacau dan menggelora dari begadang sampai subuh bersama orang-orang terdekat.” Secara musikal, lagu ini bermula dari jam session saat soundcheck di Birmingham, lalu riff kecilnya muncul lagi dalam perjalanan menulis tiga hari dan tumbuh menjadi salah satu lagu terluas mereka. Bunyi beep pembukanya bahkan disampling dari sebuah lift di suatu tempat di Inggris.

Dengan gitar yang digerakkan riff, drum yang rapat dan bertenaga, serta eksperimen yang makin banyak dengan synth dalam dan tekstur olahan, ‘The Elephants Head’ memperluas suara Rum Jungle tanpa meninggalkan energi santai dan naluri melodi yang menjadi inti mereka. Dalam kampanye barunya, band mengeksplorasi emosi di titik paling meluap, dengan senja dan fajar sebagai latar yang berulang, senja membawa cinta, kemungkinan, dan kekacauan malam, sedangkan fajar menghadirkan refleksi, harapan, dan kejernihan yang aneh sesudahnya. Mereka mengaku tidak menyangka riff kecil itu berubah jadi lagu sebesar ini dan memengaruhi arah selera penulisan lagu mereka.

Rilisan ini hadir di tengah pertumbuhan internasional Rum Jungle, setelah album “Recency Bias” menduduki posisi nomor satu ARIA Australian Album dan menjadi Feature Album triple j, disusul album kedua “Marginalia” dan tur yang makin ambisius di Australia, Amerika Utara, Inggris, Eropa, dan Asia. Band ini juga siap tampil di Lalala Festival yang akan diadakan di Jakarta pada 17 Januari 2027.

Tags:

Author

welly

More from Creative Disc