Kolaborasi Panas Kendrick Lamar dan DJ Mustard: Kisah di Balik ‘Not Like Us’

Oleh: Achmad Bagas - 10 Oct 2024

Dijon “Mustard” McFarlane, produsen hip-hop berusia 34 tahun asal Los Angeles, telah menjadi salah satu nama paling berpengaruh dalam industri musik. Terkenal dengan tag produser “Mustard on the beat, hoe!”, kariernya melambung sejak memproduksi hit Tyga ‘Rack City’ pada 2011. 

Mustard dikenal dengan beat-nya yang sederhana namun menular, menggabungkan “bassline, clap and it’s over… maybe a 808.” Karyanya mencakup berbagai genre termasuk rap, R&B, EDM, dan pop, dengan hits seperti ‘Don’t Tell ‘Em’ (Jeremih dan YG), ‘Boo’d Up’ (Ella Mai), dan ‘Needed Me’ (Rihanna).

Baru-baru ini, Mustard mencapai puncak kariernya dengan memproduksi ‘Not Like Us,’ lagu Kendrick Lamar yang mencapai No. 1 di Billboard Hot 100, mengukuhkan posisinya sebagai salah satu produsen paling dicari dalam hip-hop kontemporer.

Kebangkitan DJ Mustard dan Dampak ‘Not Like Us’

‘Not Like Us’ terbukti menjadi kekuatan pemersatu bagi dunia hip-hop Pantai Barat. Mustard mengatakan, “Ketika saya tumbuh dewasa, saya menonton 2Pac, ‘California Love,’ Dr. Dre, Snoop, the Death Row days. Rasanya seperti menjadi bagian dari itu lagi, tetapi di zaman sekarang.”

Perilisan lagu ini mengukuhkan tempat Lamar dalam sejarah hip-hop, terutama saat ia menjadi pembawa acara The Pop Out Ken & Friends, konser Juneteenth di Kia Forum di area LA.

Nasihat Timbaland dan Evolusi Karier Mustard

Di tengah puncak kesuksesan awalnya, Mustard mengingat percakapan penting dengan Timbaland:

“Dia hanya berkata, ‘Aku ingin kamu tahu, kawan, kamu tidak akan selalu populer.'”

Timbaland memperingatkan, “Akan ada saatnya ketika tidak ada yang mengangkat [panggilan] Anda — seraplah semua ini, dan ketika saat itu tiba, simpan uang Anda… jangan panik.”

Seiring berjalannya waktu, Mustard membuat pilihan sadar untuk berevolusi. Ia berfokus pada pengembangan dirinya bukan hanya sebagai produser, tetapi juga sebagai artis dan pemilik label.

“Anda tidak bisa terus-terusan tampil memukau,” jelas Mustard. “Bahkan yang terbaik sekalipun… Anda harus menemukan jati diri baru. Dan itulah yang saya lakukan.”

Proses Pembuatan ‘Not Like Us’ dan Kolaborasi dengan Kendrick Lamar

Mustard dan rekannya Sean Momberger tidak pernah berada di studio bersama Lamar untuk membuat ‘Not Like Us.’ Lagu tersebut dimulai dengan Momberger mengirimkan beberapa ide sampel kepada Mustard.

Mustard mengirimnya melalui pesan teks, bersama dengan sekitar enam ketukan lainnya, ke Lamar  yang hanya bereaksi dengan “hati.”

Fokus Baru Mustard: Album Penuh dan Grammy

Terlepas dari kesuksesan ‘Not Like Us,’ Mustard kini lebih tertarik pada proyek album penuh:

“Saya bisa membuat lagu seperti ‘Not Like Us’ setiap hari. Saya bisa melakukannya dengan mata tertutup… Pada fase berikutnya, saya tidak akan membuat single.”

Mustard merilis albumnya sendiri, “Faith of a Mustard Seed,” yang membutuhkan waktu lima tahun untuk disempurnakan. Ia berharap album ini akan mendorong artis untuk “benar-benar nge-rap sekarang” dan membuka pintu bagi “para rapper sejati yang mencintai musik rap dan lirik serta makna ganda.”

Mustard juga berharap dedikasinya akan membuahkan Grammy tahun depan. “Penghargaan tertinggi yang bisa kita dapatkan sebagai musisi adalah Grammy. Saya tahu orang-orang berbicara seolah-olah itu bukan sesuatu, tetapi sebenarnya itu ada.”

Terlepas dari pencapaiannya, Mustard tetap berpegang pada etos kerjanya yang gigih:

“Saya tidak menerima jawaban tidak. Saya gigih. Setiap hari, saya melakukan sesuatu yang berkaitan dengan perjalanan untuk mencoba mencapai tujuan saya. Pada titik ini, saya tidak tahu seberapa jauh saya bisa melangkah. Saya rasa tidak ada batasnya.”

Author

Achmad Bagas

More from Creativedisc