CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Kisah tahun-tahun terakhir David Bowie akan kembali dihidupkan dalam dokumenter terbaru Channel 4 bertajuk “The Final Act”. Film berdurasi 90 menit ini akan menelusuri babak terakhir perjalanan kreatif sang legenda musik, menggambarkan bagaimana Bowie mengubah kematian menjadi sebuah karya seni abadi.
Dokumenter ini diproduksi oleh Rogan Productions, tim yang sebelumnya menggarap “Freddie Mercury: The Final Act” dan dijanjikan menjadi potret paling intim tentang masa-masa akhir kehidupan sang ikon.
Film ini disebut akan menampilkan wawancara langka dari orang-orang yang bekerja dekat dengan Bowie selama dekade terakhir hidupnya, termasuk para kolaborator dan sahabat yang menyaksikan langsung transformasi artistiknya. Tak hanya itu, dokumenter ini juga menghadirkan pandangan dari para penggemar dan musisi yang terinspirasi oleh sosok pelantun ‘Heroes’ itu. Fokus utamanya adalah periode menjelang perilisan “Blackstar” (2016), album terakhir Bowie yang dirilis hanya dua hari sebelum ia meninggal dunia akibat kanker, dan menjadi sebuah karya yang kini dianggap sebagai perpisahan paling puitis dalam sejarah musik modern.
Sutradara Jonathan Stiasny menjelaskan bahwa “The Final Act” bukan sekadar kisah tentang perpisahan, melainkan kebangkitan. “Yang paling memikat bagi saya adalah bagaimana bab terakhir kehidupan Bowie bukanlah sebuah akhir, tetapi kebangkitan kembali. Ia mengubah kegagalan menjadi kemenangan, keheningan menjadi wahyu, dan pada akhirnya, kematian menjadi seni,” ujarnya.
Shaminder Nahal, Head of Specialist Factual di Channel 4, menambahkan bahwa Bowie adalah sosok langka yang tak pernah berhenti berimajinasi, bahkan di ambang kematian. “Ketika dihadapkan pada akhir, ia justru menemukan cara baru untuk menembus batas dan menciptakan sesuatu yang transenden,” katanya.