Java Jazz Festival 2026 Day 1: Pindah Rumah, Jauh tapi Mewah

Oleh: cung2 - 30 May 2026

Photo: Official Java Jazz Festival
CREATIVEDISC.COM – JAKARTA – Java Jazz Festival 2026 (JJF) resmi pindah ke Nusantara International Convention Exhibition (NICE) di Pantai Indah Kapuk (PIK) 2. Kepindahan ini memicu hubungan love-hate di kalangan penonton muda. Banyak penonton yang mengeluh karena lokasinya sekarang terasa sangat jauh. Namun, mereka juga mengakui bahwa venue baru ini jauh lebih bagus, modern, dan megah. Akses menuju lokasi sebenarnya mudah, tetapi jarak tempuh yang panjang tetap menjadi tantangan tersendiri.

Hari pertama JJF 2026 digelar para Jumat, 29 Mei ini sudah terasa meriah. Panggung pembuka festival ini langsung dihentak oleh kolaborasi megah Ruth Sahanaya, Dira Sugandi, Moneva, dan Novia Bachmid sebagai penampil pertama. Kolaborasi lokal seru lainnya hadir lewat aksi RAN yang tampil bersama NPD. Penonton muda juga memadati panggung saat Mahalini, TheOvertunes, dan Trio Lestari membawakan lagu-lagu hits mereka.

Masalah utama dari tempat yang terlalu luas ini adalah tata suara. Jarak panggung membuat suara dari beberapa area saling tabrakan. Selain itu, ukuran venue yang raksasa menciptakan ilusi sepi. Jumlah pengunjung sebenarnya sangat banyak, tetapi mereka menyebar di area yang luas sehingga suasana terasa renggang.

Kondisi sepi ini paling terlihat jelas saat special show Jon Batiste. Di sini terjadi sebuah paradoks yang nyata. Jon Batiste adalah musisi besar dunia yang telah memborong piala Grammy Awards. Status mentereng sebagai pemenang Grammy ternyata tidak menjamin hall terisi penuh. Jon Batiste tampil di hall yang sangat besar, tetapi penonton hanya mengisi sekitar 50% dari kapasitas ruangan. Meski menghadapi ruangan yang setengah kosong dan situasi paradoks tersebut, Jon Batiste tetap memberikan penampilan yang luar biasa. Aksi panggungnya yang penuh energi berhasil memukau penonton yang hadir.

Deretan musisi internasional pada hari pertama menjadi daya tarik yang sangat kuat dari berbagai negara. Grup musik soul asal Amerika Serikat, Thee Sacred Souls, sukses membius penonton dengan musik mereka yang manis. Selain itu, panggung internasional makin meriah oleh penampilan dari Billyrrom, ARON!, Incognito, dan Bump2Soul. Festival tahun ini sukses memberikan standar fasilitas yang tinggi, walau penonton harus berkompromi dengan jarak yang jauh dan isu sound panggung.

Author

cung2

More from Creative Disc