Charlie Puth

Album of the Month: Charlie Puth – Nine Track Mind

Setelah agak tertunda beberapa bulan, akhirnya “Nine Track Mind“, album debut salah satu penyanyi pendatang baru yang namanya tengah bersinar, Charlie Puth, dirilis juga. Ekspektasi jelas besar disampirkan ke dirinya atau album ini. Mengapa tidak? Kolaborasinya dengan Wiz Khalifa dalam ‘See You Again’ merupakan salah satu hits terbesar tahun lalu. Tidak heran jika banyak yang mengira-ngira, apa dan bagaimana yang ditawarkan Puth dalam album ini? Sebelumnya ada ‘Martin Gaye’, yang merupakan kolaborasinya bersama penyanyi pendatang baru yang tengah naik daun lain, Meghan Trainor. Nomor doo-woop ini memang sedap didengar. Pas pula dengan karakter musik yang biasa dibawakan oleh Trainor. Kerjasama

Grammy 2016

Album of the Day: Various Artists – 2016 Grammy Nominees

Tahun ini, Grammy Awards sudah berusia 58 tahun. Tradisi perilisan album kompilasi para unggulannya sudah berusia 21. Kompilasi “2016 Grammy Nominees” sebagai suvenir ajang penghargaan musik paling prestisius ini menampilkan 21 buah lagu yang berasal dari 6 kategori; 4 di kategori umum dan 2 di genre pop dan country. Pasangan Pop dan country pun merupakan genre yang dalam kurun waktu 3 tahun ini dipajang untuk album. Pasangan ini absen di kompilasi 2013, dimana Pop bersanding dengan Rock di album. Pilah-pilih ini bukanlah perwujudan yang representatif terhadap penghargaan itu sendiri. Toh seluruh unggulan dalam kategori yang diangkat tampil dalam album. Hanya

neckdeep5

Neck Deep Gemparkan Singapura Untuk Pertama Kalinya

Tanggal 27 Januari 2016 merupakan hari yang paling ditunggu-tunggu oleh para penggemar band pop punk di Singapura. Neck Deep, band asal UK yang terdiri dari Ben Barlow, Matt West, Dani Washington, Fil Thorpe-Evans, dan Sam Bowden untuk pertama kalinya mengunjungi Asia Tenggara dalam rangkaian World Tour 2016. Sejak pukul 3.30 sore antrian di *SCAPE The Ground Theatre sudah mulai panjang. Penggemar pop-punk yang rata-rata mengenakan kaus hitam pada hari itu sudah mulai mengantri untuk menunggu gate dibuka. Ketika meja registrasi dan booth merchandise sudah selesai dipersiapkan oleh panitia, antrian mulai menghampiri meja registrasi satu persatu untuk menukarkan tiket, dan membeli

vamps12

The Vamps dan The Tide Hebohkan The Coliseum, Singapura

Maksimal meski hanya sebentar. Begitulah kira-kira gambaran konser The Vamps di The Coliseum, Hard Rock Hotel, Singapura pada tanggal 26 Januari 2016 lalu. Band asal Inggris, The Vamps, menggelar konser pertama mereka di Singapura. Mereka juga menggandeng The Tide, band muda asal California, Amerika Serikat yang dikontrak oleh label milik The Vamps untuk menjadi opening act konser mereka. Pengumuman pembatalan konser The Vamps di Jakarta, yang seharusnya digelar tanggal 25 Januari 2016 lalu itu cukup mengecewakan para Vampettes (sebutan fans The Vamps). Tapi tidak sedikit dari mereka yang berasal dari Indonesia akhirnya menyusul sang idola ke negeri tetangga itu. Sejak

Carrie-Underwood-4-beautiful-female-celebrities-35408778-900-600

Single of the Day: Carrie Underwood – Heartbeat

Agak jarang memang kita disuguhi dendangan cinta oleh Carrie Underwood. Seringnya, ia menyanyikan lagu balas dendam yang berapi-api, dan berhasil dijadikan hit skala besar juga; ‘Before He Cheats’ dan ‘Two Black Cadillacs’. Sekarang, tantangan tersendiri bagi sang American Idol untuk menjual lagu cinta. Adalah ‘Heartbeat‘, yang ia rilis sebagai single kedua dari album kelima “Storyteller” mendekati penghujung 2015 lalu. Dari barisan liriknya, sudah ketahuan kalau lagu ini merupakan serenada cinta bagi sang suami, Mike Fisher, yang menikah dengannya di pertengahan 2010 lalu. Dibantu dengan musik balada yang melankolis, pesan dan makna lagu ini tersampaikan dengan sempurna. Tempo tengah pun dipilih

Album of The Month: Katy Perry – Teenage Dream

PhotobucketMungkin beberapa penggemar Katheryn Elizabeth Hudson atau yang di kenal dengan nama bekennya Katy Perry, sudah tahu bahwa Teenage Dream merupakan album ketiga, dimana pada awal karirnya, Perry muncul dengan aliran musik gospel pada album pertamanya, merupakan cikal bakal Perry masuk ke jalur mainstream pada album keduanya, One Of The Boys yang ternyata meraih sukses. Tidak mau berlama-lama tenggelam dengan kesuksesan album keduanya, bekerja sama dengan Max Martin, Dr. Luke, Benny Blanco, Rico Love, Greg Wells, Tricky Stewart serta Stargate, Perry sangat jeli memanfaatkan peluang dalam meramu album ketiganya ini. Berubah cukup banyak? Ya, itulah yang saya rasakan ketika menikmati keseluruhan album ini. Patut diakui, banyaknya penyanyi wanita yang mengambil jalur pop, electropop hingga dance-pop ini, berhasil mangubah aliran musik yang pada beberapa album sebelumnya, Perry bermain di jalur pop rock.

Menarik! Itulah yang bisa saya katakan pada saat menyimak keseluruhan materi yang disediakan pada Teenage Dream ini, meski saat ini usia Perry bukan tergolong ‘ABG’ atau remaja, Perry tampaknya mau mengajak pendengarnya terbawa suasana fun, menikmati hura-hura masa remaja namun pada beberapa track, serius tentunya. Ya sesuai dengan judul albumnya. Komposisi yang dibuat cukup menyegarkan. Suka? Tidak suka? Terlalu memaksa dengan konsep baru Perry ini? Semua tergantung pendengar bagaimana memandang album ini. Dapat dipastikan, produser yang diajak Perry dalam memproduksi album ini, memang membuat Teenage Dream berbeda dengan album sebelumnya. Namun jangan khawatir, track dengan nuansa pop-rock serta ballad masih bisa dinikmati. Sisanya? Sudah pasti akan mengajak pendengar semangat menikmati track-track yang disuguhkan.

“Teenage Dream” merupakan track pembuka dengan mid-tempo, alunan electropop yang menghentak menjadikan track yang tepat sebagai pemanasan. Mendengarkan “Teenage Dream” saya seperti diajak untuk terus menikmati/mengingat masa remaja, sangat menyenangkan. Berlanjut dengan “Last Friday Night (T.G.I.F.)” menceritakan tentang suasana minum-minum pada malam Jum’at, dengan beat-beat yang sangat catchy, akan menjadi anthem baru pada album ini. Perry mengajak Snoop Dogg pada “California Gurls” yang terbukti ampuh dan menjadi single andalan pertama sebagai come back-nya, dengan musik dan lirik yang memang bernuansa fun, tidak perlu berpikir terlalu lama untuk menyukai single ini. Mari menikmati . “Firework” dimana musik electro dipadu dengan alunan biola memberi nilai lebih pada track ini.

Mau yang sedikit nakal dan menghentak? “Peacock” sekilas mengingatkan pada single “The Best Damn Thing” miik Avril Lavigne. Meski Perry terdengar sedikit memaksa dan kurang tepat dengan gaya menyanyi seperti ini, namun masih bisa di tolerir. Dengarkan jeritan menyayat pada “Circle the Drain” dimana beat techno yang disajikan selain juga menghentak tetapi terdengar sedikit gelap begitu juga degan “The One That Got Away” masih mengandalkan upbeat -tempo. Cukup mendengarkan Perry dalam nuansa up-beat tempo, “E.T.”, “Who Am I Living For?” serta “Pearl” yang menggunakan komposisi down-tempo electropop, Perry tampil maksimal dengan kualitas vokalnya yang memang tidak diragukan lagi. Sepuluh track telah berlalu, inilah track yang pasti paling ditunggu, yakni pada “Hummingbird Heartbeat” Perry kembali pada jalur musik semula, pop rock dan ditutup dengan ballad piano “Not Like the Movies”, sebagai tambahan pada track penutup ini merupakan track ballad yang berbeda dibandingkan dengan track ballad pada album sebelumnya, dengan lirik yang unik dan masih berkaitan dengan track pertama, “Teenage Dream” Perry mengajak pendengar untuk tetap realistis dalam kehidupan yang sebenarnya, terutama dalam hal membangun hubungan.

Apakah keberuntungan akan berpihak pada Perry melalui album ini? Saya rasa YA! Dua belas track yang disajikan, dengan lirik yang nakal, art work album yang berani, serta mendapat label explicit content pada lirik seperti album sebelumnya, Perry ingin membuktikan bahwa ia tidak hanya ingin bermain di jalur yang sama seperti album terdahulunya, dan itu berhasil. Meski pada beberapa track memiliki sound yang hampir sama, tetapi perbedaan tempo, tema lagu serta vokal Perry yang prima dan tidak tenggelam dalam balutan irama electro, membuat Teenage Dream menjadi layak untuk masuk dalam daftar koleksi CD dan pastinya tidak membosankan. Satu hal yang pasti, mendengarkan Teenage Dream ini, saya seperti diajak kembali menikmati masa remaja yang tentunya menyenangkan. Bagaimana dengan pembaca yang meski bukan remaja, telah siap kembali masuk ke dalam dunia remaja bersama Katy Perry? Untuk yang masih remaja betulan tentunya, enjoy this album!
Official Websitenya
Official Facebook
Official Twitter
(Joe Ari Shasta / CreativeDisc Contributors)

Track List:
1. “Teenage Dream” 3:47
2. “Last Friday Night (T.G.I.F.)” 3:50
3. “California Gurls” (featuring Snoop Dogg) 3:54
4. “Firework” 3:47
5. “Peacock” 3:51
6. “Circle the Drain” 4:32
7. “The One That Got Away” 3:47
8. “E.T.” 3:26
9. “Who Am I Living For?” 4:08
10. “Pearl” 4:07
11. “Hummingbird Heartbeat” 3:32
12. “Not Like the Movies” 4:01

About The Author

38 Comments

  1. Joe Ronald Reply
  2. joe Reply
  3. Yudh4_D_bl4ck0uT Reply
  4. ilow Reply
  5. ezza400 Reply
  6. winda Reply
  7. Iman Reply
  8. RIZKI RAMADHANIS Reply
  9. jojon Reply
  10. meli Reply
  11. Gun_guN Reply
  12. Omarizer Reply
  13. hendra Reply
  14. mamank somay Reply
  15. Rigida Reply
  16. cansERiA Reply
  17. Jelita kira Reply
  18. Rony Reply
  19. wardanifirdha Reply
  20. JonnaGaga Reply
  21. Erwin Sagata Reply
  22. welly Reply
  23. @rerewmonster Reply
  24. aris Reply
  25. IV.an Reply
  26. Jovan Reply
  27. welly Reply
  28. ochie Reply
  29. didi Reply
  30. welly Reply
  31. danun Reply
  32. Didotz Reply
  33. Didotz Reply
  34. Joe Ronald Reply
  35. welly Reply
  36. joe Reply
  37. guz Reply
  38. Joe Ronald Reply

Reply

Album of The Day American Idol Artist Interviews Artist of The Month Artist to Watch Behind The Music Concerts Review Creative Disc Exclusive Single Photo Gallery Single of The Day The Voice US The X Factor US Time Tunnel Top 10 Lists
Creative Disc Top 50 Chart – 08 Feb 2016
American Idol 15 : Hollywood Week Pt. 3 – Solo Rounds
Album of the Month: Charlie Puth – Nine Track Mind
Dengar Kolaborasi Katy B Bersama Major Lazer Dan Craig David Dalam ‘Who Am I’
Serial “Vinyl” Akan Merilis Album Soundtrack Volume Pertamanya
Niall Horan Akan Menyusul Rekan-Rekannya Untuk Bersolo Karir
Beyonce Dikabarkan Akan Menyanyikan Lagu Baru Saat Super Bowl
UK Top 100 Singles – 06 Feb
Billboard Hot 100 – 06 Feb 2016
Billboard 200 Album Chart – 06 Feb 2016
Creative Disc Top 50 Chart – 01 Feb 2016