Quantcast

‘SHINee World V Concert in Jakarta’ yang Bikin Nagih!

By - 10 months ago in Concerts Review

LEE JIN KI, FINALLY!!!!

Teriakan itu keluar penuh tenaga dari mulut saya persis ketika SHINee sudah muncul di panggung konser ‘SHINee World V Concert in Jakarta‘ di JIEXPO. Di depan LED bercahaya terang, di atas undakan penuh lampu tak lama setelah video pembuka konser ditayangkan. Teriakan itu keluar begitu saja, spontan, sebagai bentuk kelegaan karena akhirnya Lee Jin Ki—nama asli Onew—tampil juga di panggung konser tunggal kedua SHINee di Jakarta setelah absen tampil di ‘SHINee World III’ dua tahun lalu.

Seperti halnya para Shawol (singkatan dari SHINee World, sebutan untuk fans SHINee) lainnya yang ada di dalam ruangan itu, saya mulai ikut menyanyikan intro lagu ‘Hitchhiking’ yang dijadikan track pembuka. Teriakan saya buat Onew disusul oleh teriakan lain dari para fans untuk Kim Jonghyun, Kim Kibum (Key), Choi Minho dan Lee Taemin. Penampilan pembuka itu penuh cahaya lampu dan laser. SHINee menari ditemani dancer-dancer cowok yang beberapa di antaranya sudah akrab di mata fans karena kerap tampil di berbagai video musik artis SM Entertainment.

‘SHINee World V Concert in Jakarta’ digelar 12 November lalu atas kerjasama DreamMaker Entertainment, MyMusicTaste dan promotor lokal Dyandra Entertainment. Meski konser baru dimulai pukul 18:30 WIB, tetapi seperti kebanyakan konser KPop lainnya, fans sudah mulai antre sejak pagi di area Gate H JIEXPO Kemayoran, Jakarta Utara. Jelang petang hujan sempat mengguyur kawasan ini sehingga payung warna-warni dan jas hujan plastik pun menjadi pemandangan khas di lokasi antrean.

Seharusnya saya ada di antara teman-teman media yang ditempatkan di kelas Yellow untuk meliput event akbar ini. Tetapi ah… saya merasa kurang puas karena posisinya terlalu jauh dari panggung. Saya ingin bisa melihat SHINee lebih dekat. Walaupun saya bukan bagian dari fandom SHINee World, tapi grup asuhan SM Entertainment ini sangat signifikan buat saya. Karena SHINee-lah saya kenal KPop dan mulai menyukai musik Pop asal Korea Selatan ini. Saya pun akhirnya memutuskan untuk menonton di kelas Pink dan mengambil posisi di bagian kiri (dari penonton). Dan saya nggak bisa berhenti bernyanyi sampai akhir lagu ‘Hitchhiking’, salah satu track dari album ‘Misconceptions of You’ yang dirilis SHINee tahun 2013 lalu.

shinee-02

Lagu ini kemudian dilanjutkan dengan lagu ‘Married To The Music’. SHINee menuruni undakan bercahaya di atas panggung menuju ke lantai panggung utama. Jonghyun mendadak berpose tidur dalam “gendongan” keempat rekannya dan memulai koreografi lagu dari repackaged album ‘ODD’ itu. Title track dari album repackaged SHINee lainnya, ‘Why So Serious’ lanjut dibawakan dan sesi pembukaan ini diakhiri dengan lagu ‘Juliette’. Lagu terakhir ini adalah salah satu track klasik SHINee yang jadi favorit saya.

“Indonesia, apakah kalian merindukan kami?” tanya mereka di sesi ment. Ya siapa sih yang tidak? Wong kalian juga datangnya jarang-jarang kan! Hehe.

SHINee menyinggung soal panasnya Jakarta dalam sesi itu. Walaupun di tempat penonton rasanya adem-adem saja, kecuali berkeringat karena melompat-lompat sesuai hentakan lagu, di atas panggung pasti lebih panas karena pencahayaan dan juga karena mereka menari sekuat tenaga. Wajah para member terlihat mengkilat karena make up dan juga karena keringat.

“Kami benar-benar mempersiapkan banyak sekali di konser ini dan banyak lagu dari album kelima kami,” lanjut Onew. Mereka kemudian lanjut membawakan dua lagu yaitu ‘Prism’ dari album ‘1 of 1’ dan ‘Replay’, track debut SHINee yang diaransemen ulang dan ditampilkan dalam versi yang lebih fresh.

SHINee membawakan ‘Replay’ pertama kali di layar kaca di tahun 2008 lalu. Enam tahun berselang, penampilan mereka tentu saja jauh berbeda. Onew, Key, Jonghyun, Minho dan Taemin kini jauh lebih dewasa dari segi penampilan dan juga usia. Tentu saja mereka juga lebih profesional karena telah berkarier selama delapan tahun di industri. Tapi yang tidak berubah, mereka tetap bisa membuat para penggemar histeris dan berdecak kagum melihat penampilan mereka.

Tiga lagu berikutnya adalah ‘Black Hole’, ‘Odd Eye’ dan ‘Feel Good’. ‘Odd Eye’ adalah lagu favorit saya di sesi ini karena satu-satunya yang bisa saya nyanyikan (terakhir saya dengar saat pulang kampung ke Lombok belum lama ini). Tetapi lagu yang bikin mood SHINee, Shawol dan konser secara keseluruhannya jadi naik adalah ‘Feel Good’. Suasananya jadi lebih ceria dan lebih panas dari ketika konser dimulai!

shinee-03

Yang menyenangkan berdiri di festival Pink adalah momen ketika para Shawol mulai heboh lari-larian dari sisi depan ke sisi belakang. Ketika SHINee tampil di panggung utama, mereka akan menyemut di depan. Tetapi saat SHINee mulai berpindah ke belakang seperti ketika menyanyikan ‘Ring Ding Dong’ dan ‘Lucifer’, dua lagu ikonik mereka, para fans buru-buru berlari ke ujung belakang. Saya mau nggak mau juga mengikuti kerumunan fans. Supaya feel menonton konsernya jadi lebih terasa. Walaupun banyak juga momen saya berdiri agak ke belakang dan loncat-loncat sendiri atau menirukan koreografi mereka sendirian.

SHINee tidak cuma membawakan lagu-lagu bersemangat di konser ini. Ada beberapa lagu yang agak slow-mellow juga seperti ‘Farewell My Love’, ‘Aside’, ‘Don’t Let Me Go’ dan ‘Please, Don’t Go’. Di lagu terakhir yang disebutkan, Onew dan Jonghyun menyanyi duet. Berdiri di ujung panggung depan dan terangkat ke atas oleh hidrolik yang dilengkapi LED menyala.

Ada juga sesi SHINee berlagak seperti petarung di atas panggung. Sambil menyanyikan lagu ‘Punch Drunk Love’ mereka berganti busana seperti petinju lengkap dengan sarung tinjunya. Berpura-pura main tinju satu sama lain, dan berkelahi dengan para dancer. Momen seperti ini hanya bisa dilihat satu kali di setiap negara dan itu cuma ada di ‘SHINee World V Concert’ saja. Ngomong-ngomong gelaran konser ini adalah pembuka tur SHINee ke beberapa negara di seluruh dunia usai konser perdana di Seoul beberapa bulan silam.

Tenaga saya yang sudah agak terkuras terasa full kembali ketika SHINee kembali ke panggung utama, berdiri di antara microphone stand dan intro lagu ‘Dream Girl’ terdengar. Termasuk saya, tidak ada satupun Shawol yang tidak berteriak menyanyikan refrain lagunya. Sambil menggoyang-goyangkan lightstick berwarna Pearl Aqua ke udara. Sementara saya masih keukeuh mencari perhatian Onew dengan poster bertuliskan nama Lee Jin Ki dalam bahasa Korea dan gambar hidangan ayam bumbu khas Korea.

Di sesi ngobrol lain, Key memuji kekompakan para Shawol berhijab yang hadir ke konser malam ini. Saya tidak memperhatikan ini sebelumnya sampai Key bicara di panggung.

“Saya melihat Shawol berhijab menggunakan warna kesukaan kami,” katanya. Saya buru-buru melihat ke sekeliling dan memang benar, sebagian besar penonton berhijab menggunakan warna Pearl Aqua. Keren!

Masih ada beberapa lagu lagi yang tersisa dari setlist. Di antaranya ‘View’ (yang kembali membuat saya menari-nari sendiri di bagian belakang), ‘Ready or Not’ (di sini rap Minho keren banget!), ‘Savior’ dan ‘Everybody’ (PENAMPILAN TERBAIK SHINee SEPANJANG KONSER!!!!). Empat lagu itu disusul dengan paduan suara dari para Shawol yang menyanyikan lagu ‘Selene 6.23’ sebagai project mereka untuk ‘SHINee World V Concert in Jakarta’. Kebetulan saya nggak tahu lagu ini, jadi hanya bisa bergumam sendiri dalam hati dan merasakan atmosfer yang bikin merinding saat seluruh manusia di venue menyanyikan lagu tersebut.

shinee-04

Ya mungkin kecuali saya.

Dan ketika SHINee kembali ke panggung, mereka kembali memuji kekompakan para penggemarnya dan memberikan penampilan spesial lagu ‘1 of 1’ yang baru saja mereka rilis beberapa minggu lalu. Ini adalah kali pertama SHINee membawakan lagu itu di panggung konser. Jadi Shawol Indonesia sangat beruntung.

Tiga lagu terakhir yang dibawakan mereka adalah ‘Lucky Star’, ‘An Encore’ dan ‘Romeo + Juliette’. Lagu penutup itu bikin saya teringat masa-masa saya berjalan ke sekolah saat SMA. Lagu ‘Romeo + Juliette’ itu selalu saya dengarkan dari ponsel. Dan mendengarkannya secara live memberikan efek nostalgia yang luar biasa.

‘SHINee World V Concert in Jakarta’ tidak hanya jadi tempat SHINee berinteraksi dengan para penggemarnya. Tapi juga obat kangen Shawol kepada sang idola. Setlist-nya oke karena banyak lagu lama sehingga membuatnya jadi emosional. Selain lagu-lagu yang ada di album, ada juga penampilan solo dari Taemin yang menari penuh energi disinari cahaya berwarna merah yang membuat penampilannya jadi seksi. Konser ini juga bak peragaan busana buat para member karena pakaian-pakaian yang mereka kenakan punya kesan unik dan edgy. Kostum Key adalah favorit saya dari semua member.

Walaupun panggungnya terbatas hanya sampai penonton kelas Blue, tetapi promotor berhasil membuat penonton di kelas Green dan Yellow kebagian interaksi dengan SHINee dengan dua kali sesi naik kereta berkeliling venue. Saya pun berhasil menangkap lemparan bola kuning dari Jonghyun yang bertanda-tangan Taemin (sepertinya). Konser ini memang ajib! Ya iyalah… SHINee.

SHINee konser lagi dong di Jakarta! Ketagihan…

Teks: @ronzzykevin
Foto: MyMusicTaste/Vyrl SMTOWN.

Fanboy Kpop sejak dahulu kala

Comments

One Response to “‘SHINee World V Concert in Jakarta’ yang Bikin Nagih!”

  1. stalkeru374 says:

    4bulan nanya2 dlm hati “kok ga da review di blog”..dan ternyata ada disini… memorable bgt,. thanks buat catatannya. keren.

Leave a Reply

Related Articles

Top 10 Lists | September 1, 2017 By

10 K-Pop Idol Ternama yang Juga Sekaligus Pencipta Lagu Hits

Music News | August 12, 2017 By

Media Korea Selatan Ungkap Fakta Dibalik Tudingan Pelecehan Seksual Oleh ‘SHINee’ Onew

Music News | June 27, 2017 By

Taemin ‘SHINee’ Rilis Musik Video Untuk Album Jepang Kedua, “Flame of Love”