Trending News

Blog Post

Top 10 Music Videos: Janet Jackson
Top 10 Lists

Top 10 Music Videos: Janet Jackson 

Janet sebenarnya telah merilis 10 album studio, namun baru setelah album ‘Control’ dirilis di tahun 1986, ia naik daun. Lewat album tersebut Janet lebih percaya diri tampil dengan sentuhan pribadinya sendiri setelah pada dua album sebelumnya konsep musiknya lebih ditentukan oleh sang ayah sendiri. Jadi jangan heran jika video musik yang berada dalam list Creativedisc kali ini tak menampilkan satupun klip dari dua album perdananya ‘Janet Jackson’ & ‘Dream Street’ yang bahkan Janet sendiri pun tak berminat membahasnya.

Ini dia Top 10 Music Videos of Janet Jackson:

Photobucket
10. Rock Wit U
Album: Discipline (2008)
Video musik yang mengetengahkan single kedua dari album ‘Discipline’ ini disutradarai oleh Saam Farahmand. Mengisahkan keriuhan sebuah pesta dimana Janet disertai serombongan penari tampil dan menari. Yang membuat video ini menarik adalah shoot yang mengalir dan kemudian menjadi trend pengambilan gambar video musik artis musisi lainnya seperti Cheryl Cole dalam ‘3 Words’. Meski Janet bukanlah yang pertama menggunakan teknik ini namun penerapannya dalam video ini memang cukup mencuri perhatian. Lihat Videonya

Photobucket
9. What Have You Done For Me Lately
Album: Control (1986)
Video musik ini benar-benar berhasil menangkap semangat jaman 80-an dengan gaya dandanan yang khas. Klip yang disutradarai oleh Brian Jones dan Piers Ashworth di tahun 1985 ini berasal dari album ketiganya berjudul ‘Control’ yang dirilis di tahun 1986. Klip ini menggambarkan situasi saat Janet hangout bersama teman-temannya di sebuah restaurant dan curhat tentang hubungan cintanya. Tetapi kekasihnya kemudian muncul di restaurant itu bersama teman-temannya hingga membuat Janet memutuskan untuk menjelaskan apa yang diinginkannya. Dalam video ini sang sutradara melukiskan gambaran realita yang lebih gelap dan samar sementara dalam dunia mimpi Janet digambarkan lebih berwarna meski tak memiliki kedalaman. Dalam video ini koreografinya ditangani oleh mantan juri American Idol, Paula Abdul yang juga tampil dalam video ini sebagai salah satu teman Janet. Klip ini berhasil merebut gelar Soul Train Music Award for Best R&B/Soul or Rap Music Video di tahun 1987. Lihat Videonya

Photobucket
8. The Pleasure Principle
Album: Control (1987)
Sebelum Britney Spears dan Pussycat Dolls muncul dengan koreografi tarian menggunakan kursi dalam video musik mereka, Janet telah menggunakan konsep tersebut dalam video musik singlenya yang berjudul ‘The Pleasure Principle’ yang disutradarai oleh Dominic Sena di tahun 1986 dari album ‘Control’. Video ini bahkan masuk nominasi Best Female Video dalam MTV Video Music Awards tahun 1988. Konsep koreografi menggunakan kursi diulangi Janet dalam klipnya yang berjudul ‘Miss You Much’ dari album Janet Jackson’s Rhythm Nation 1814 yang merupakan bagian dari film Rhythm Nation 1814. Berbeda dengan ‘The Pleasure Principle’ yang berwarna, video musik ‘Miss You Much’ tampil bernuansa hitam putih meski disutradarai oleh sutradara yang sama. Lihat Videonya

Photobucket
7. Doesn’t Really Matter
Album: All For You (2000)
DRM merupakan salah satu lagu latar untuk film ‘Nutty Professor II: The Klumps’, dimana Janet turut berperan di dalamnya. Dirilis di tahun 2000 lagu ini diikutsertakan ke dalam daftar lagu dari album Janet yang berjudul ‘All For You’ di tahun 2001. Disutradarai oleh sutradara video musik handal Joseph Kahn, idenya sendiri terinspirasi dari euforia millenium baru ala e-lifetstyle. Janet tampil dalam kehidupan futuristik dengan gaya Jepang dalam sebuah hunian kapsul yang dipadukan dengan model anjing elektronik yang saat itu sangat populer bernama AIBO serta mengemudikan prototipe konsep kendaraan Acura CL-X. Sebuah terobosan menampilkan Janet dengan para penari latarnya di atas sebuah panggung yang dinamis bukan hanya bergerak berputar tapi bergerak miring hingga memerlukan teknik menari yang mumpuni untuk mengimbanginya hingga dapat tampil indah dengan latar cuplikan adegan dari sejumlah games dalam Dreamcast. Jika dalam video musik ini ia mengambil inspirasi futuristik Jepang, maka sebelumnya lewat ‘If’ dari album ‘Janet’ yang disutradarai Dominic Sena menampilkan gaya futuristik Cina dengan penggambaran secara metafora tentang fantasi seksual. Lihat Videonya

Photobucket
6. Runaway
Album: Design Of A Decade (1995)
Video musik ini dibuat sebagai penglaris dari album kompilasi single hit-nya di tahun 1995 berjudul ‘Design of a Decade 1986/1996’. Dalam video yang disutradarai oleh Marcus Nipsel ini, Janet tampil dengan gaya dandanan ala Genie. Sementara kisahnya sendiri menceritakan perjalanan Janet melompat keluar dari jendela apartemennya dan berkeliling dunia termasuk menari di atas sayap pesawat yang sedang terbang. Janet tampil di atas berbagai landmark dari sejumlah negara sebelum ia akhirnya kembali ke apartemennya dan disambut oleh anjing piaraannya. Semangat multikulturalisme yang diusung dalam musik video ini nampaknya terlahir kembali dalam video single berjudul ‘Call On Me’. Sebuah tembang tentang persahabatan yang berasal dari album ’20 Y.O.’ di tahun 2006 yang memadukan antara gaya Indian, Asia dan Afrika ke dalam gaya busana dan tatanan rambut. Lihat Videonya

Photobucket
5. Alright
Album: Janet Jackson’s Rhythm Nation 1814 (1990)
Setelah Madonna muncul dengan gaya retro dalam video musik ‘Vogue’, nampaknya trend retro juga mempengaruhi Janet yang muncul dengan single ‘Alright’ yang terinspirasi dari musikal bergaya tahun 1930 dan 1950-an. Janet tampil androginy dengan mengenakan setelan celana lelaki yang berpinggang tinggi dan lebar serta dipadukan jas berukuran besar dipadukan dengan topi. Klip ini berkisah tentang Janet dan dua penari latarnya menghadiri peluncuran perdana sebuah film dari Cab Calloway. Di bagian akhir muncullah kenyataan bahwa semua yang terjadi ternyata hanya sebuah mimpi. Lihat Videonya

Photobucket4. Together Again
Album: The Velvet Rope (1997)
Video musik dari single kedua dari album ‘The Velvet Rope’ di tahun 1997 ini menampilkan Janet kembali ke akar Afrika dengan interpretasi yang lebih modern. Lagu ini sebetulnya bernuansa balada karena ditujukan untuk mengenang seorang teman yang meninggal karena AIDS, sebelum akhirnya dirubah menjadi lebih upbeat dan bernuansa dance. Sebenarnya ada dua versi video yang disutradarai oleh dua sutradara berbeda yaitu Seb Janiak dan Rene Elizondo. Namun yang menjadi pilihan tentunya versi Seb Janiak yang menampilkan Janet dengan para penarinya berlokasi di sebuah padang belantara Afrika masa depan dimana manusia hidup berdampingan dengan hewan-hewan liar seperti gajah, jerapah dan panther. Sebuah pemandangan yang memanjakan mata hingga membuat CD memilih video yang berhasil meraih nominasi untuk Best Dance Video MTV Video Music Awards di tahun 1998. Untuk mengkampanyekan kegiatan seks yang aman Janet lewat single di album sebelumnya, ‘Janet’, pernah membuat video musik ‘Any Time, Any Place’ dimana menggambarkan aktivitas seks yang dilakukan oleh Janet bersama pasangannya dengan penuh warna dimana di bagian penutupnya tertulis di layar “any time, any place ……be responsible”. Lihat Videonya

Photobucket3. Rhythm Nation
Album: Janet Jackson’s Rhythm Nation 1814 (1989)
Ini adalah salah satu video musik legendaris Janet dengan tampilan hitam putih dan bergaya militer yang disutradarai oleh Dominic Sena. Jangan heran kalau mengingatkan pada Michael Jackson karena memang dibuat dengan seijin Michael atas permintaan Janet. Terkenal dengan koreografi yang tinggi dan masif karya Anthony Thomas danTerry Bixler dalam sebuah lokasi pabrik tua, video ini memenangkan sejumlah penghargaan bagi Janet bahkan termasuk dalam daftar 100 video musik terbaik yang pernah dibuat versi VH1 dan MTV. Pengaruh dari video ini bisa dilihat lewat versi modernnya oleh Lady Gaga dalam Alejandro. Lihat Videonya

Photobucket2. Every Time
Album: The Velvet Rope (1998)
Dirilis tahun 1998 dari album The Velvet Rope, disutradarai oleh Matthew Rolston yang menampilkan Janet terkesan telanjang di dalam air dengan latar bernuansa turquoise, hitam dan kelabu. Video ini merupakan salah satu klip yang menonjol karena Janet tampil seorang diri sepanjang lagu dimana biasanya ia tampil dengan setidaknya sejumlah penari latar atau model lelaki. Video ini diambil di sebuah spa bernama Therme Vals di Vals, di Switzerland. Dengan trik kamera, pencahayaan yang cermat hingga menghasilkan bayangan serta penggunaan selembar kain untuk menyamarkan ketelanjangan membuat video dengan musik bertempo lambat ini terkesan begitu artistik jauh dari kesan porno sama sekali. Video ini merupakan pilihan nomor dua dari sekian banyak video musik seorang Janet Jackson. Lihat Videonya

Photobucket
1. Love Will Never Do (Without You)
Album: Janet Jackson’s Rythm Nation 1814 (1990)
Video dengan nuansa hitam putih ini disutradarai oleh seorang fotografer fesyen legendaris Herb Ritts di tahun 1990. Herb Ritts sebelumnya menangani video ‘Cherish’ dari Madonna dengan begitu indahnya. Jadi tak heran jika CD memilih video ‘Love Will Never Do Without You’ dari album Janet Jackson’s Rythm Nation 1814 menempati posisi puncak dalam TOP 10 video Janet Jackson. Video musik yang menampilkan model pakaian dalam Calvin Klein pria Antonio Sabato, Jr. dan aktor yang juga suami dari Kimora Lee Simmons, Djimon Hounsou, ini telah meraih sejumlah nominasi dan penghargaan. Termasuk dalam daftar 100 video musik terbaik yang pernah dibuat oleh Rolling Stones, VH1 dan MTV. Video ini seakan menembus batas rasial dimana menampilkan Janet yang berkulit hitam menjalin cinta dengan seorang pemuda berkulit putih hingga menciptakan kontras yang indah dengan layar padang pasir yang putih. Lihat Videonya

Video Janet Jackson mana yang paling kamu sukai?

(Timmy / CreativeDisc Contributors)

Related posts

Leave a Reply