Trending News

Blog Post

10 Musik Terbaik Garapan Gerald Situmorang
Top 10 Lists

10 Musik Terbaik Garapan Gerald Situmorang 

Sepuluh tahun pengembaraan semesta blues, jazz, indie, pop Top 40, dan Avant-garde

Dengan perjalanan musik yang telah menembus angka 10 tahun, Gerald Situmorang telah mengukir seribu satu reputasi gemilang: blues/jazz icon, indie icon, gitaris legendaris, songwriter, produser, dan advokat industri musik Indonesia. Melihat warisan dan inspirasi yang telah ditorehkannya dalam usia yang masih terbilang muda, rasanya adalah dosa untuk tidak menyertakan nama Gerald Situmorang ke dalam daftar songwriter/producer Indonesia paling berpengaruh di era modern ini. Berikut ini adalah sepuluh karya terbaiknya—sebagai songwriter, produser, atau keduanya—menurut CreativeDisc.

10. BIANCADIMAS feat. Sketsa – “Pesan” (2018)
Bagi semua orang belum mengenal nama Gerald Situmorang, mungkin “Pesan” bisa menjadi pilihan pertama untuk didengar. Dari esensinya, “Pesan” nyaris memuat segala sesuatu yang membuat Gerald Situmorang sangat istimewa sebagai seorang songwriter dan produser: kemampuannya dalam menciptakan harmoni yang organik, memilih struktur melodi yang janggal namun tetap menggelitik di telinga, dan instrumentalisasi gitar yang selalu di atas rata-rata.

9. Afgan, Isyana Sarasvati, Rendy Pandugo – “Lagu Cinta” (2019)
Salah satu karya iconic Ahmad Dhani dikemas ulang dengan nyaris sempurna berkat harmoni AIR—trio yang terdiri dari Afgan, Isyana Sarasvati, dan Rendy Pandugo—dengan produser Gerald Situmorang selaku arsitek tunggal. Seolah-olah mengusung slogan “basic is best,” Gerald Situmorang berhasil membuktikan bahwa “Lagu Cinta” akan selalu relevan apapun itu dekadenya. Rendisi modern ini turut menganugerahkan Gerald Situmorang nominasi AMI Awards untuk Karya Produksi Aransemen Ulang Terbaik 2019.

8. Monita Tahalea – “Memulai Kembali” (2016)
Bila “Bahas Bahasa” (Barasuara) mewakili ‘keganasan’ Gerald Situmorang, maka “Memulai Kembali” mewakili kelembutannya sebagai seorang songwriter dan produser. Setidaknya di atas kertas, Gerald Situmorang tidak semestinya bersatu padu dengan Monita Tahalea yang empunya estetika musik yang rapuh namun quirky. Namun, kenyataannya balada jazz pop ini menjadi salah satu karya garapan Gerald Situmorang yang paling populer—mengakumulasi setidaknya 21 juta penonton di Youtube. Syukurlah kombinasi “yin and yang” ini masih berlanjut hingga karya-karya berikutnya seperti “Raining Flowers” dan “Perkenalan Perdana.”

Related posts

Leave a Reply

windows 10 pro kaufen office 2019 pro kaufen office 365 pro kaufen windows 10 home kaufen windows lizenz kaufen instagram follower kaufen tiktok follower kaufen windows 10 pro satın al office 2019 pro satın al office 365 pro satın al windows 10 home satın al windows lisans satın al windows 10 satın al