Trending News

Blog Post

Time Tunnel: 911
Time Tunnel

Time Tunnel: 911 

Bagaimana 911 terbentuk adalah sebuah kisah yang melibatkan seni tari di dalamnya. Jimmy Constable dan Spike Dawbarn adalah penari untuk acara The Hitman and Her sebuah acara televisi yang dipandu oleh Pete Waterman dan Michaela Strachan. Mereka kemudian menemukan Lee Brennan dan membentuk grup nyanyi dan tari yang dikasih nama 911. No wonder Lee kemudian menjadi vokalis utama grup ini, karena dua personel lainnya lebih menguasai seni tari. Pemberian nama ini sangatlah brilian. Mereka memakai kombinasi 3 angka populer yang juga sesuai dengan jumlah anggota di dalam grupnya. Enggak lama dari bentukan tersebut, mereka memenangkan kontrak bersama Virgin Records di tahun 1996. Tak lama kemudian, dirilislah single perdana mereka, ‘A Night To Remember’ yang meluncur ke Top 40 di UK Singles Chart. Publik menyambut baik kehadiran mereka sebagai musisi pop. Mereka bisa nyanyi, mereka bisa nari, dan terkadang mereka juga nge-rap di beberapa lagu.

Setelah itu, single yang dirilis 911 pun selalu memperoleh posisi bagus di chart. Ini membuktikan kalau lagu-lagu mereka banyak peminat dan mereka mulai diperhitungkan. ‘Love Sensation’, juga ‘Don’t Make Me Wait’ yang berhasil masuk ke jajaran Top 10. Impressive, huh?! Lagu ‘Bodyshakin” pun termasuk salah satu hit terbesar mereka dari album pertama “The Journey” yang dirilis pada tahun 1997. Album diproduseri oleh Eliot Kennedy, Tim Lever, dan Mike Percy ini juga masih punya banyak lagu keren di dalamnya. Seperti ‘Rhythm Of The Night’ yang ditulis oleh Diane Warren, juga ‘The Day We Find Love’ yang memorable. Single ‘Love Sensation’ ini dijadikan soundtrack untuk film Casper yang dibintangi Christina Ricci, dan sempat masuk chart Billboard.

Nama 911 ini besar enggak hanya di Inggris, tapi juga di Asia. Mereka menjalankan serangkaian tur untuk mengunjungi penggemar mereka dan meraup sukses dalam rangkaian penampilan tersebut. Termasuk Indonesia lho, mereka sempat singgah di negara kita tercinta ini. Mereka pun berbaik hati menyapa para penggemar sebagai intro di album kedua “Moving On”. Dalam rilisan yang bahasa Indonesia, tentunya Lee, Jimmy, dan Spike menggunakan bahasa ibu pertiwi dong. Kalau di album pertama dulu mereka menggunakan warna merah di booklet albumnya, album keduanya ini berwarnakan hitam. Banyak lagu asyik dari album ini, ‘All I Want Is You’ yang super romantis, How Do You Want Me’ yang mengajak kita untuk nge-dance, juga ‘Party People…Friday Night’ yang tentunya cocok buat kita asyik-asyikan berpesta. Di album yang dirilis pada tahun 1998 ini, mereka masih bekerjasama dengan penulis lagu yang berkontribusi untuk album mereka sebelumnya, seperti John McLaughlin, dan Eliot Kennedy, dengan keterlibatan para personel 911 juga di penulisan lagunya.

Setahun berikutnya, mereka merilis album yang terdiri dari lagu-lagu lama yang dinyanyikan ulang, “There It Is”. Album ini memberi puncak sukses baru bagi 911 dengan menjadikan single ‘A Little Bit More’ sebagai juara di chart UK. Lagu yang aslinya ditampilkan oleh Dr. Hook dari tahun 1976 hanya mampu peak di posisi 2, tapi oleh 911, dijadikan sebagai lagu nomor 1. Album ini juga berisi lagu lawas lainnya, seperti ‘More Than A Woman’ dan ‘Private Number’. Ada 11 track keren di dalamnya.

Tapi sayangnya, boyband ini mendekati penghujung kebersamaan mereka. Trio ini memutuskan untuk berpisah di awal tahun 2000, tapi sebelumnya merilis sebuah album kompilasi yang berisi 14 buah lagu yang terdiri dari single-single mereka dari album terdahulu, plus 2 lagu yang belum pernah masuk dalam album mereka sebelumnya. Album tersebut diberi judul “Greatest Hits…And A Little Bit More”. Secara keseluruhan, 911 telah menjual lebih dari 7 juta kopi album dengan 10 lagu Top 10 di UK. Ini cukup memuaskan bagi Lee, Jimmy, dan Spike.

Pasca perpisahan ini, Lee Brennan sempat merilis solo yang dikasih judul ‘Turn It Around’ dan juga mencoba peruntungan di jalur akting. Lee menikahi rekam sesama artis, Lindsay Armaou yang adalah personel B*Witched. Sementara itu, Jimmy Constable menerima keputusan perpisahan grupnya ini dengan sangat berat hati. Dirinya sempat terjerumus ke masalah alkohol dan narkoba, hingga dirinya nyaris meninggal dunia akibat kecelakaan bersepeda motor. Dirinya pun bangkit dan merencanakan album solonya bersama Simon Ellis, Simon Tauber, Bob & Rich, Gary Barlow, juga Jonny Douglas. Kalau Spike, dirinya menjadi DJ di radio Storm di kota London. Mereka bertiga sempat reuni di tahun 2005 dengan serangkaian penampilan dari tayangan tevelisi, penampilan di nightclub dan acara kampus. Tapi sayangnya, mereka enggak benar-benar bersatu kembali untuk aktif bermusik. Tapi, masih ada kemungkinan buat 911 untuk bersama lagi, sesuai dengan yang Jimmy ungkapkan ke Celebrity Juice di tahun 2011 ini.

(Ai Hasibuan / CreativeDisc Contributor)

Related posts

Leave a Reply