Trending News

Blog Post

Time Tunnel: Mocca
Time Tunnel

Time Tunnel: Mocca 

Mocca: Syair sederhana yang hangat.

Menikmati senandung lembut dari band asal bandung ini akan selalu memanjakan pendenger setianya, bagaimana tidak lantunan suara lembut Arina (Vokalis) diiringi petikan dan dentingan Riko (Gitar), Toma (Bass) dan ketukan Indra (Drum) menjadi sangat harmonis dan menentramkan untuk dinikmati kapan pun itu. Mereka berempat memulai band ini pada tahun 1999 namun pada saat itu band ini masih belum memiliki nama hingga pada dua tahun berikutnya, 2001 mereka memberi nama band ini Mocca, sebuah nama yang sederhana namun sempurna dengan music yang mereka mainkan.

Debut album Mocca yang diberi nama “My Diary”, mengantarkan mereka menjadi semakin solid dan langsung disukai oleh semua kalangan, buktinya penjualan album Mocca ini mencapai 300.000 copy. Tidak sampai disitu video klip mereka “Me & My Boyfriend” mendapat penghargaan “Best Video Clip of the Year” oleh MTV Indonesia pada tahun 2003. Sebuah pencapaian yang luar biasa untuk band independent.

Tahun 2004 Mocca membuat album kedua “Friends”, Lagu-lagu dalam album ini terlihat lebih berwarna dengan originalitas Mocca sendiri dan diperkaya dengan kolaborasi dengan Bob Tutupoli dalam lagu “This Conversation” dan “Swing It Bob” dan duet bersama Karolina Komstedt (Club 8) band asal Swedia, dalam lagu “I Would Never”.

Penantian yang cukup lama ditunggu olah semua Swinging Friends (sebutan untuk penggemar Mocca) akhirnya terobati dengan hadir album ketiga yang diberi judul “Colours” pada tahun 2010. Pada album ini Mocca menjadi lebih dewasa dan bijak, tema cinta menjadi andalan mereka terasa lebih beragam karena cerita tentang kebahagian, kekecewaan dan kecemburuan terselip dan lagu-lagu pada album ini. Sedikit berbeda pada album-album sebelumnya, kali ini Mocca men-cover dua lagu “Hyperballad” dari Bjork dan “Sing” yang dipopulerkan oleh The Carpenters, tentu saja dua lagu ini diracik ulang ala Mocca dan pada album ini juga Mocca mendapat apresiasi dengan mendapat penghargaan “Karya Produksi Alternative Terbaik” dalam AMI Awards 2008.

Ketiga Album ini telah mengantarkan Mocca menjadi Indie band yang dihormati dan dicintai oleh semua orang. Karyanya yang simple namun berkesan, lirik tentang cinta tanpa harus jadi gila dan mendayu tanpa harus mendayu-dayu dan kerendahhatian mereka dalam bermusik. Itulah Mocca, band yang awalnya hanya hasil dari pertemanan sewaktu mereka masih kuliah sekarang telah menjadi ikonik yang unik, tidak hanya di Indonesia, mereka telah melebarkan sayapnya ke panggung musik indie Asia semenjak debut pertamanya dan sekarang mereka telah dikenal luas oleh dunia musik internasional.

Akhirnya setelah hampir dua tahun vacuum mocca membuat perhelatan musiknya kembali. Bandung yang menjadi rumahnya mereka mendapat kesempatan istimewa karena pada tanggal 3 mei 2013 ini, bertempat di Balai Sartika Convention Hall, Bandung mocca bersama Moving Box Entertainment mengadakan event bertemakan “MOCCA Concert ‘Swingin Friday’: Swing the Stick, Swing the World”. Sebuah konser special untuk melepas dahaga akan kehadiran mereka kembali di negri ini.

Official Twitter: @moccaofficial

Official Website

(Abdyka Wirmon)

Related posts

Leave a Reply