Trending News

Blog Post

Top 10 Music Videos: Michael Bublé
Top 10 Lists

Top 10 Music Videos: Michael Bublé 

Semenjak merilis album debutnya di tahun 2001, sampai saat ini Michael Bublé sudah merilis 5 album studio, 3 album love, 9 EP, 12 singled dan 14 video musik. Dengan demikian, sepanjang 12 tahun karirnya, bisa disebutkan jika Bublé memiliki karir yang produktif. Meski demikian, jumlah video musik yang dikerjakannya ternyata tidak terlalu melimpah.

Terlepas dari itu, setiap video musik yang dikerjakan oleh Bublé tampaknya dikerjakan dengan telaten dan serius sehingga dia selalu menghasilkan video musik-video musik yang menyenangkan untuk disimak berulang-ulang. Beranglat dari polling yang dilakukan oleh CreativeDisc, berikut 10 video yang dianggap terbaik karya Michael Bublé:

10. Cry Me A River (Alb. Crazy Love, 2009)

Cry Me A River mungkin bisa disebut sebagai lagu klasik yang paling sering dinyanyi ulang, terutama oleh para penyanyi beraliran jazz, termasuk Michael Bublé, tentu saja. Dengan gaya big-band yang megah, lagu yang dulunya dipopulerkan oleh Julie London ini terasa sangat mengharu-biru. Anehnya videonya malah terkesan sangat sederhana tanpa gimmick, plot, model atau yang lainnya. Murni hanya menampilkan Bublé yang membawakan lagunya di sebuah panggung yang berlokasi di studio dengan jajaran lampu menyilaukan berada di belakangnya. Videonya dikerjakan oleh Brett Sullivan.

09. Save the Last Dance for Me (Alb. It’s Time, 2005)

Bublé masih terlihat chubby di sini. Tidak heran. Karena Save the Last Dance for Me merupakan single ketiga dari album keduanya, It’s Time. Masa awal karir Bublé. Save the Last Dance for Me adalah single lawas yang awalnya dipolulerkan oleh Ben E. King bersama The Drifters. Sesuai dengan tema lagunya, maka video yang dikerjakan oleh Noble Jones (yang juga mengerjakan semnua video Bublé untuk album It’s Time) pun menampilkan tari sebagai unsur utama. Tango lebih tepatnya. Berseting di sebuah hall, terlihat sekelompok orang, termasuk Bublé, yang tengah mendapat pengarahan dari instruktur tari. Selanjutnya, tentu saja romansa. Bublé berpasangan dengan seorang perempuan cantik. Tarian awkward yang mereka lakukan ternyata menyimpan benih suka antara keduanya.

08. Feeling Good (Alb. It’s Time, 2005)

Feeling Good merupakan lagu lawas bagian dari musikal The Roar of the Greasepaint – The Smell of the Crowd (1964) yang telah cukup sering dinyanyi ulang, termasuk oleh Nina Simone dan Muse. Bublé pun tak mau kalah dengan menyanyikan versinya untuk album keduanya, It’s Time sekaligus merupakan single andalan untuk album tersebut. Musik videonya dikerjakan Noble Jones dan mengambil konsep vintage, ala-ala James Bond era 60-an. Seolah-olah Bublé tengah membintangi sebuah serial televisi jadul bertema mata-mata. Gaya parlente Bublé di sini pun mengingatkan akan kharisma mata-mata Ingris legendaris tersebut. A vintagely good.

07. To Love Somebody (Alb. To Be Loved, 2013)

Siapa yang tak mengenal lagu To Love Somebody? Lagu milik band legendaris Bee Gees ini telah berulang kali dinyanyi ulang oleh banyak penyanyi dari berbagai belahan dunia. Bublé pun tak luput membawakan lagu ini untuk album studio kelimanya yang merupakan album paling mutakhirnya. Meski bukan single utama untuk album ini, namun videonya sudah dapat disaksikan. Konsepnya sederhana saja dan agak sedikit mengingatkan akan konsep video musik Feeling Good, yaitu penampilan musik di studio televisi. Kesan retro semakin lengkap dengan kehadiran para pemain band yang kesemuanya berjenis kelamin perempuan dan berpakain klasik. Dalam durasi 3:15 menitnya, musik video secara keseluruhan hanya menampilkan penampilan Bublé membawakan lagunya.

06. Everything (Alb. Call Me Irresponsible, 2013)

Berlokasi di sebuah tempat yang mirip bangunan kosong, sekelompok orang tampak tengah melakukan audisi bernyanyi. Michael Bublé menyimak penampilan mereka seolah-olah berlaku sebagai juri. Uniknya para peserta datang dari berbagai usia dan jenis kelamin serta ras. Dan mereka semua menyanyikan lagu Everything. Sesuai dengan tone lagunya yang ceria, konsep musik video arahan Sean Turrell ini pun terlihat sangat ceria, meski pemilihan warna gambar yang cenderung lembut. Perpaduannya membuat perasaan menjadi senang. Di ujung video, tentu saja Michael Bublé, diiringi oleh band, menyanyikan lagunya.

05. Lost (Alb. Call Me Irresponsible, 2007)

Lost merupakan single ketiga Bublé untuk album ketiganya, Call Me Irresponsible. Lagu ini dikerjakan Bublé karena terinspirasi dari putusnya hubungan kasihnya dengan mantan tunangannya, Debbie Timuss. Tidak mengherankan mellow memenuhi lagunya, termasuk juga musik video yang dikerjakan oleh Andrew MacNaughtan. Warna hijau terlihat mendominasi dan Bublé diperlihatkan menyanyikan lagunya dengan wajah murung. Namun Bublé tidak sendiri, karena barisan talen yang ada di mucik videonya pun diperlihatkan bermuram durja. Berlokasi di sebuah apartemen, video menampilkan Bublé yang menyanyikan lagunya dengan diselingi gambar-gambar talen yang bersedih dalam berbagai ekspresi luapan emosi.

04. Home (Alb. It’s Time, 2005)

Home mungkin merupakan salah satu single paling terkenal milik Michael Bublé. Tidak mengherankan mengingat single ini memiliki corak balada yang menyentuh, bercerita tentang kerinduan yang penuh kasih. Videonya dikerjakan oleh Noble Jones. Diperlihatkan Bublé yang tengah menulis surat ditengah-tengah adegan yang memperlihatkan ia menyanyi dengan penuh perasaan. Sesekali ia memandang sebuah photo seorang perempuan yang tersampir di dinding. Nuansa melankolis memang terlihat sangat mendominasi. Seting sebuah gedung teater memberi impresi mewah dan berkelas, namun entah mengapa justru mendukung nuansa melankolis tadi. Mungkin saja ini sebagai personifikasi karakter Bublé sebagai seorang artis yang selalu berada di luar, sehingga tidak heran mendamba rumah. Walhasil, kita sebagai penonton pun terseret dalam kesenduan yang dibawakan oleh videonya.

03. Hollywood (Alb. Crazy Love, 2009)

Bagaimana jadinya jika Michael Bublé menjelma menjadi seorang Justin Bieber? Hal tersebut hanya bisa ditemui dalam video musik untuk single kelimanya untuk album Crazy Love, Hollywood. Fun dan ceria memang menjadi tema utama dari video yang dikerjakan oleh Rich Lee, yang juga mengerjakan video untuk Crazy Love. Sesuai dengan tema lagunya yang berkisah tentang Hollywood, maka tentu saja videonya bertugas sebagai tribut untuk pusat perfilman Amerika tersebut. Semua hal-hal yang berbau film-film Hollywood ada di sini, mulai dari aksi laga, fiksi ilmiah, alien, romansa, koboy dan banyak lagi. Dan tugas Bublé adalah “menjelma” menjadi aktor yang “bertugas” sebagai aktor di setiap “film” yang ada di video musik ini. Lokasinya sendiri berada di sebuah studio sehingga di ujung video, semua kru dan pemain yang berasal dari “film-film” yang berbeda kemudian membaur, termasuk “penampakan” sebuah piring terbang.

02. It’s A Beautiful Day (Alb. To Be Loved, 2013)

It’s A Beautiful Day merupakan single paling gres milik Michael Bublé dan merupakan single andalannya untuk album To Be Loved. Agak mengingatkan akan Haven’t Met You Yet memang, sehingga tidak mengherankan jika video musiknya pun sedikit mengingatkan akan video Haven’t Met You Yet, termasuk konsep Bublé yang “berjalan kesana-kemari” sembari bertemu beberapa karakter. Penggunaan animasi, meski sederhana, mempertegas kesan ceria tadi. Padahal kisahnya cukup menyedihkan, dimana di awal video diperlihatkan Bublé memergoki kekasihnya, yang diperankan oleh Jamie Pressly tengah mencium seorang pria (diperankan oleh Jesse Heiman yang pernah menggemparkan karena mencium model Bar Refaeli). Dengan kejenakaan yang khas, tidak mengherankan jika penonton merasa sangat terhibur dengan video musik It’s A Beautiful Day ini.

01. Haven’t Met You Yet (Alb. Crazy Love, 2009)

Dan pilihan pembaca Creativedisc untuk video musik paling favorit milik Michael Bublé jatuh pada…..Haven’t Met You Yet. Pop ceria ini memang sangat memikat untuk didengarkan dan didukung pula oleh video musik yang tak kalah menghibur. Rich Lee menghadirkan konsep yang sederhanya saja. Bublé diperlihatkan tengah berada di sebuah supermarket dan bertemu dengan seorang perempuan yang diperankan oleh Luisana Lopilato, yang merupakan tunangan Bublé saat itu. Sekarang sih mereka sudah resmi menikah dan berstatus suami-istri. Trik-trik Bublé dalam berusaha menarik perhatian Luisana di dalam videonya kadang terlihat konyol namun juga romantis. Dan sikap-sikap jinak merpati yang diperlihatkan oleh Luisana membuat kita sebagai penonton merasa gregetan. Mengingat latar mereka sebagai kekasih, tidak mengherankan jika video musik ini terasa begitu dipenuhi oleh aura cinta dan romansa.

Related posts

Leave a Reply