Trending News

Blog Post

Album of the Day: The 1975 – The 1975
Album of The Day

Album of the Day: The 1975 – The 1975 

Released by: Universal Music Indonesia

Perkenalkan band baru bernama The 1975 yang berasal dari Manchester dan terbentuk pada tahun 2002. Setelah bongkar pasang personil dan terus menerus ganti nama akhirnya pada 2012 mereka menetapkan nama The 1975 dan sudah mengeluarkan 4 EP yang mempunyai nilai bagus di mata para penggemar musik.

Album ini juga secara mengejutkan berhasil meraih posisi teratas di UK Album Charts mengalahkan album baru Nine Inch Nails yang diprediksi bakal memuncaki tangga album di Inggris. Kenapa album ini begitu popular dan begitu bagus di kalangan para kritikus. Mari kita ungkap satu persatu track di album ini.

“The 1975” bermain di ranah ambient dan juga shoegaze. Nuansa synthrock ditampilkan di “The City”. Percampuran chillout, electropop, indie pop, dengan beat dan keyboard yang groovy menghasilkan “M.O.N.E.Y.”, ada rasa Daft Punk disini terutama pada permainan keyboardnya. Mereka juga memasukkan sound drum loops yang begitu ketara di penghujung lagu. “Chocolate” merupakan track guitar pop yang mempunyai tingkat adiktif yang begitu tinggi dan sangat catchy untuk diputar berkali-kali. Thanks to the poisoning guitar riff dan vokal Matthew Healy yang sangat empuk dan meliuk-liuk dengan beat lagu. Track ini mempunyai makna implisit tentang ganja.

Pada “Sex” mereka bermain cukup keras dan menyentuh musik post-punk, vokal Healy yang bermain tinggi pun makin menguatkan unsur post-punk di lagu ini. “Talk!” adalah sebuah track yang cukup absurd dan berantakan dari segi beat lagu dan mengingatkan kita akan karya dari Everything Everything. “An Encounter” adalah track instrumental yang mengandalkan sound synth yang begitu atmosferik dan trippy. Jika Foals mau memakai lebih banyak keyboard pada album terbarunya mungkin akan terdengar seperti “Heart Out”. Sound new wave dengan beberapa unsur synthpop ala 80’s pun langsung terasa disini apalagi dengan tiupan saxophone yang makin menambah citra tersebut dan track ini sedikit mengambil nuansa dari INXS “New Sensations”. Begitu groovy dan catchy.

“Settle Down” seolah melanjutkan apa yang dihadirkan oleh “Heart Out” namun dengan unsur gitar yang condong ke chord-chord yang ditawarkan oleh band funk dan vokal Healy disini menjadi R&B dengan injeksi dari pop. “Robbers” adalah track mellow dengan musik yang spacy dan vokal Healy yang bermain begitu lirih dan soulful dengan mengambil esensi musik ballad ala Duran Duran. Perpaduan gitar ala funk yang groovy, vokal semi-rapping dan permainan beat elektrik membuat “Girls” begitu tropik dan pas untuk menjadi “summer anthem”. Seperti memanggil Friendly Fires, Passion Pit dan Foals ke dalam satu ruangan.

Track yang diambil dari nomor track yaitu “12” masih memainkan unsur instrumental dicampur dengan ambient dan trip hop. “She Way Out” dibuka dengan riff gitar yang sangat rock dan pada track ini mereka masih memainkan nada-nada yang dibawakan oleh band guitar pop pada umumnya dengan unsur gitar yang lebih renyah dan ketara. “Menswear” adalah gabungan dari R&B, disco, synthpop, indie pop dan chillout. Bagian awal di track ini seolah mencampurkan The Postal Service dan Daft Punk. “Pressure” membawa kembali unsur R&B di era 1980an yang dibalut dengan funk namun dibawakan dengan gaya sedikit modern berkat bantuan vokal yang begitu reverb. “Is There Somebody Who Can Watch You”, adalah track penutup yang begitu minimalis karena hanya menawarkan piano dan juga vokal Healy yang berat dan halus seperti track ala James Blake di album pertama.

The 1975 ibarat bunglon karena di setiap track ada saja warna baru yang mereka munculkan dan mereka langsung beradaptasi dengan beat begitu cepat sehingga album ini terdengar seru dan mempunyai sesuatu yang menjadi keunikan karena memberikan perbedaan di setiap tracknya meski ada beberapa track yang terkesan repetitif.

Benang merah album ini adalah sound dari era 70’an dan 80’an entah itu post-punk, disco, synthpop, new wave, indie pop tapi mereka modifikasi ke sound masa kini sehingga jangan heran jika kita juga menemukan unsur electropop, ambient dan chillout di beberapa track. Warna vokalnya sendiri merupakan perpaduan antara Stephen Jenkins (Third Eye Blind), Patrick Stump (Fall Out Boy) dan Brandon Urie (Panic! At The Disco) dengan aksen Inggris yang kental.

Untuk ukuran debut album, album ini bisa dikatakan album yang unik dan cukup berpotensial untuk memenangi beberapa award dari kritikus musik karna sound yang mereka berikan di album ini begitu beragam dan asyik untuk bergoyang. Dari segi lirik mereka pintar dalam memainkan kata sehingga banyak track yang mempunyai makna tersembunyi yang kita tak duga. The 1975 sudah punya amunisi dari 4 EP sebelumnya untuk mengenalkan musik mereka pada dunia dan album debut mereka ini menjadi semacam amunisi tambahan dan mematikan untuk membuat nama mereka menjadi headliners di berbagai festival di seluruh dunia dan membuat penonton bergoyang.

Official Website

(Luthfi / CreativeDisc Contributor)

[ratings]

TRACKLIST
1. “The 1975” 1:19
2. “The City” 3:26
3. “M.O.N.E.Y.” 3:36
4. “Chocolate” 3:44
5. “Sex” 3:27
6. “Talk!” 2:47
7. “An Encounter” 1:14
8. “Heart Out” 3:22
9. “Settle Down” 3:59
10. “Robbers” 4:14
11. “Girls” 4:14
12. “12” 1:19
13. “She Way Out” 3:59
14. “Menswear” 3:26
15. “Pressure” 3:41
16. “Is There Somebody Who Can Watch You” 2:54

Related posts

Leave a Reply