Trending News

Blog Post

October Artist of the Month: Katy Perry
Artist of The Month

October Artist of the Month: Katy Perry 

Image and video hosting by TinyPic

Cerita hidup Katy Perry untuk menemukan kerajaan musiknya saat ini bukanlah perjalanan di atas jalan tol. Banyak pintu yang tertutup, banyak pengorbanan yang dibuat, dan banyak juga hal yang dikompromikan sehingga ia berhasil menjadi dirinya sekarang. Itu berawal dari keluarga multi-etnis, sang ayah keturunan Inggris dan sang ibu keturunan Irlandia, Portugal, Inggris, dan Jerman menjadikan Katy sebagai pribadi yang unik. Tak hanya itu, ia juga merupakan anak yang religius dan taat agama. Ga heran musik rohani gospel adalah gawang dari peraduan musiknya.

Kemampuan seni Katy bukan hanya menyanyi. Ia juga pintar bermain alat musik: gitar dan juga mahir menulis lagu. Pantas saja ketika di usia muda ia ditarik ke Nashville untuk serius bermusik. Album solonya pun berhasil dirilis oleh label musik rohani, Red Hill. Di tahun 2001, saat itu Katy menggunakan nama panggung Katy Hudson. Well, album ini memang enggak langsung mengantarkan Katy ke puncak, tapi paling tidak ia berhasil dilirik oleh produser ngetop, Glen Ballard. Dari kerjasama ini, Katy berhasil mendapatkan tempat di label besar, Island Def Jam. Tapi itu tak lama, karena album dan sejumlah promosi yang diancang-ancang untuknya tak kunjung berjalan. Maka dari itu, Katy harus berjalan menjauh dari Island.

Perjalan itu menuntunnya ke label besar lain, Columbia Records. Mungkin banyak yang bertanya, mengapa harus label besar? Well, label besar berarti budget besar menanti untuk produksi album. Belum lagi sejumlah promosi yang dilakukan sangat berarti untuk mengangkat nama di industri musik. Namun lagi, Katy tidak menemukan kenyamanan untuk berkarya dengan Columbia, sehingga ia harus mundur beberapa langkah dan mengatur strategi baru yang harus lebih jitu dari sebelumnya. Dan saat itulah jalan kecil menuju stardom dibuat. Katy rela berada di bayang-bayang performer lain. Sebut saja Mick Jagger, P.O.D., dan juga Gym Class Heroes. Perlahan tapi pasti, langkah ini berbuah kesempatan rekaman dengan label besar, yaitu Capitol Records.

Dari sini, hidup Katy tak pernah sama lagi. Di tahun 2008, tepatnya 6 Mei 2008, single perdana dari album debut mainstreamnya dirilis. ‘I Kissed A Girl’ langsung melejit ke puncak tangga lagu Billboard, dan Katy Perry pun dikenal. DIKENAL! Album “One Of The Boys” menghadirkan nuansa pop rock yang menyegarkan. Dengan lirik yang cerdas dan melodi yang catchy, Katy memberi hembusan kesegaran dalam penguasaan R&B dan Hip-Hop kala itu. Album ini juga mencetak hit lain, ‘Hot And Cold’, ‘Thinking Of You’, dan ‘Waking Up In Vegas’ yang merajalela di radio. Tak ada yang perlu diragukan dari Katy. Sukses komersil itu ia imbangi dengan pengakuan kualitas skala Grammy. Di tahun 2009 ia diunggulkan untuk Best Female Pop Vocal Performance. Untuk melebarkan lagi ketenaran, tur dunia pun diselenggarakan.

Ia mungkin masih menjadi pemain baru, tapi ia sudah disejajarkan dengan Michael Jackson dengan usia karir yang dini tersebut. Berkat album keduanya, “Teenage Dream”, Katy mengalahkan sang King of Pop untuk perolehan lagu no.1 terbanyak dari satu album di chart Billboard Amerika. ‘California Gurls’, ‘Teenage Dream’, ‘Firework’, ‘E.T.’, ‘Last Friday Night’, dan juga ‘Part Of Me’ berkesempatan menginjak puncak Billboard Hot 100, dengan dua single lainnya, ‘The One That Got Away’ dan ‘Wide Awake’ yang juga tak kalah sukses menembus Top 5. Sosok Katy Perry juga bisa dinikmati dalam film layar lebar berformat 3D, “Katy Perry: Part Of Me”. Kritik menilai baik film ini, sehingga tidak ada kata abal-abal terikat untuknya. In case people want to drag her down by saying the “aji mumpung” words, her works speak for themselves.

Maka pantaslah apresiasi harus ditegakkan untuk kehadiran album ketiga Katy, “Prism”. Salah satu album yang paling dinanti tahun ini, salah satu album yang bisa dipastikan akan menelurkan banyak hit. Ya, banyak hit. Lihat saja, ‘Roar’ yang merupakan single #1 Billboard Hot 100 ke delapannya ini sudah dirilis sejak Agustus lalu hingga kini masih perkasa di penjualan dan juga airplay radio. Single yang dikritik atas penggunaan instrumen dan melodi yang terlalu mirip dengan lagu ‘Brave’ milik Sara Bareilles ini tidak sedikit pun kehilangan pesonanya setelah dituding habis-habisan sebagai sebuah hasil karya jiplak. It’s more than “Katy does it better”, but it really is. Maka dari itu, Oktober ini, buka telinga lebar-lebar untuk album yang dianggap sebagai karya yang lebih kelam dari Katy. 13 track untuk edisi standar, termasuk lagu terbaru ‘Dark Horse’ yang menampilkan kolaborasi dengan Juicy J, dan tambahan 3 lagu lainnya untuk edisi deluxe, akan menjadikan warna baru tak cuma untuk keartisan Katy, tapi juga pengalaman dengar pecinta musik internasional. Universal Music Indonesia bangga merilis album ini, berikut CreativeDisc yang menempatkannya sebagai sajian Album of the Month. Katy Perry pantas disanjung sebulan penuh, karena dia adalah Champion. Dan silahkan mengaum, Katy!

Buy “Prism” on iTunes here

Official Website Katy Perry
Official Facebook Katy Perry
Official Twitter @katyperry

Official Twitter @Universal_Indo
Official Facebook Universal Music Indonesia
Fanbase @KatyPerryIndo

(Ai Hasibuan / CreativeDisc Contributors)

Related posts

Leave a Reply