Trending News

Blog Post

Album of the Day: Celine Dion – Loved Me Back to Life (Deluxe Version)
Album of The Day

Album of the Day: Celine Dion – Loved Me Back to Life (Deluxe Version) 

Released by: Sony Music Entertainment Indonesia

Dulu, di awal karir internasional Celine Dion, ia dikritik tidak memiliki keterikatan personal dengan lagu-lagu yang ia nyanyikan. Maklum, ia bukanlah seniman bertitel singer-songwriter. Tapi meskipun ia hanya seorang singer, kualitas vokalnya tidak sepele. Kelas yang ia masuki sebagai seorang vokalis adalah yang teratas. Kualitas itu tetap terjaga dalam usia yang tidak lagi muda. Celine menyajikan vokal kelas dunianya ke dalam “Loved Me Back To Life“, dengan sokongan dari penulis lagu dan produser yang tak kalah luar biasa. Mulai dari Sia Furler, Diane Warren, Emanuel Kiriakou, Eg White, Ne-Yo, Babyface, dan Tricky Stewart, serta Walter Afanasieff.

Title track ‘Loved Me Back To Life’ membuka wawasan mengenai penguasaan penuh akan setiap liukan vokal yang Celine ciptakan. Meskipun Sia yang memiliki paten akan tarikan vokal yang lepas seperti yang terdengar jelas di akhir baris chorus lagu ini, namun Celine mampu menyediakan vokal dalam teknik serupa dengan warnanya sendiri. She’s up to anything. Gaya pop dalam ‘Somebody Loves Somebody’ pun mampu ia kuasai tanpa mencoreng-moreng lagu dengan vocal runs yang berlebihan.

Cerita paling menarik di balik album ini adalah ‘Water & A Flame’. Ia yang sempat hendak digunakan sebagai tajuk album pernah menghadapi kritik dari penulis sekaligus penyanyi originalnya, Daniel Merriweather. Setelah menyelesaikan masalahnya dengan cara yang berkelas, Celine kemudian memberi sentuhan cirinya sebagai penghargaan atas lagu yang secara pribadi ia kagumi ini. Ini bukanlah satu-satunya lagu cover version dalam album, karena ada juga ‘At Seventeen’, lagu dari tahun 70-an milik Janis Ian yang dibawakan Celine dalam arahan Babyface. Alih-alih mengerjakan lagu ini sebagai track R&B, ia memberikan gaya akustik, menciptakan atmosfer yang intim di ruang dengar.

Track lain adalah ‘Overjoyed’, yang dibawakan secara duet bersama penyanyi aslinya, Stevie Wonder. Ini adalah favorit saya dengan alasan emosional dan personal. Ia mendapat cipratan modernisasi sound tanpa sedikitpun melenyapkan kesan klasik. Sematan sempurna, tak harus berusaha keras untuk membedakannya dari versi original tapi tetap bisa dibedakan. Dan itu mengantar kita pada duet lain dalam album, ‘Incredible’. Setelah Ne-Yo berkontribusi hanya dalam skala vokal latar di album Celine terdahulu, “Taking Chances”, kini ia berhasil mengambil credit sebagai vokalis tamu. Dua penampil lintas generasi dan linta genre ini berhasil tampil harmonis. Membuat kita ingin bersorak “Incredible!” pada mereka.

“Loved Me Back To Life” adalah album yang dinamis. Ia tidak berhenti pada satu jenis kreatif yang cenderung diperas optimal untuk menghasilkan sebuah corak karakter pada satu album. Dengarkan ‘Breakaway’, ‘Save Your Soul’, dan ‘Didn’t Know Love’ secara berututan, kita diberi keberagaman. Itu juga berarti album ini bisa menggapai pendengar lebih luas dan memberi mereka faktor ketidakbosanan terhadap album. So you got the voice, you got the variety music, what else do you expect? The hits?

Well, itu tampaknya bisa menempatkan album ini pada kondisi yang paling tidak menguntungkan. Tapi selalu ada alasan untuk itu. Sudah sejak lama, Celine bukan lagi mesin pencetak hits. Eksistensinya dalam mengeluarkan album adalah sesuatu yang tak lagi pada jalur pembobol chart. Apa yang telah ia miliki sudah melewati fase tersebut, sehingga penilaian yang dilakukan sudah sepatutnya berbeda. ‘Thank You’, ‘Thankful’, dan ‘Unfinished Songs’ bisa menutupi kekurangan tersebut dengan beat-beat yang mereka miliki. Mereka memiliki kesetaraan kenikmatan dengan lagu-lagu yang mendapat klaim hit. Untuk saya pribadi agak berbeda. Lagu dengan iring-iringan piano ‘Always Be Your Girl’ menempatkan saya pada mood terbaik saat mendengar album ini. Ada visi dan positifitas di dalam kesederhanaan sound yang ia miliki. Yang terpenting adalah kemurnian vokal Celine merupakan menu utama di lagu ini.

I’d love to label this album as “Celine at her best”. But that’s debatable. Yang enggak dapat dibantah adalah Celine selalu berada dalam kualitas terbaiknya. Di posisi ini, ‘How Do You Keep The Music Playing’ dan ‘Lullabye (Goodnight, My Angel)’ memberi arti lebih ke dalam kata best, dan membuatnya melewati batas tersebut.

Official Website

(Ai Hasibuan / CreativeDisc Contributor)

Rate the album:
[ratings]

Buy album on iTunes

TRACKLIST
1. Loved Me Back To Life 3:50
2. Somebody Loves Somebody 3:42
3. Incredible (Celine Dion & Ne-Yo) 3:56
4. Water & A Flame 3:42
5. Breakaway 4:38
6. Save Your Soul 3:48
7. Didn’t Know Love 3:36
8. Thank You 3:59
9. Overjoyed (Celine Dion & Stevie Wonder) 4:04
10. Thankful 3:56
11. At Seventeen 4:29
12. Always Be Your Girl 4:14
13. Unfinished Songs 3:39
14. How Do You Keep The Music Playing 4:21
15. Lullabye (Goodnight, My Angel) 4:18

Related posts

Leave a Reply