Trending News

Blog Post

Album of the Day: Placebo – Loud Like Love
Album of The Day

Album of the Day: Placebo – Loud Like Love 

Released by: Universal Music Indonesia

Kondisi tipikal bagi band-band kebanyakan, begitu mereka sudah mantap dengan keberadaan jati diri bermusik yang telah menjadi ciri khas selama bertahun-tahun, ujung-ujungnya mereka bingung bagaimana cara memaksimalkan kreatifitas mereka di jalur tersebut. Hal seperti inilah yang mungkin sedang terjadi pada diri Placebo. Ibarat sebuah perjalanan, Placebo kini sedang menemui jalan buntu dan kemudian berbalik arah menuju ke tempat mereka berasal. Dan walaupun mereka sempat menaikkan ekspektasi penikmat musik melalui EP “B3” yang dirilis tahun lalu, namun di album ke-tujuh yang bertajuk “Loud Like Love” ini nampaknya kita tak akan lagi melihat semangat “back to square one” seperti yang tersirat di “B3”

Oke, sebaiknya lupakan sejenak mengenai lika-liku kreatifitas Placebo karena kini saatnya melangkah lebih dekat ke dalam isi album ini. Seperti judulnya, “Loud Like Love” menyimpan sepuluh nomor bertema cinta yang dikemas dengan musik alternative rock ala ‘90an – awal 2000an dan rupanya mampu mengajak pendengar untuk melihat makna cinta dari berbagai macam perspektif. Dibuka dengan track berjudul serupa seperti titel album, “Loud Like Love”, Placebo menawarkan sebuah tembang ringan dan tidak macam-macam (untuk ukuran band ini) dengan konsentrasi pada permainan layer-layer gitar repetitif. Cukup asik, tapi sangat tanggung sebagai track pembuka.

Selain itu, terdapat pula tema menarik pada lagu “Too Many Friends” yang menceritakan tentang bagaimana dunia internet mengubah paradigma pertemanan, dimana seseorang kini lebih banyak memiliki teman di dunia maya dibandingkan kenyataan sebenarnya. Sebuah kekecewaan yang tergambar melalui konstruksi lagu yang sederhana, namun lagi-lagi vokal Brian Molko berhasil menambah nilai jual lagu ini. Lebih lanjut, sebuah nomor sendu bernada pop yang didominasi permainan piano dan strings section ditawarkan pada track terakhir, “Bosco”, yang berkisah tentang penyesalan seseorang karena telah menyakiti orang yang ia sayangi. Ya, pada tahap ini, lebih baik anda siapkan tisu sebanyak-banyaknya.

Sedikit pelajaran geografi di lagu “Rob the Bank” dimana Brian Molko menyatakan bahwa ia telah merampok bank-bank di Inggris, Kanada, hingga Liechtenstein lalu kemudian pulang ke rumah dan segera bercinta dengan pasangannya. Sekilas terdengar seperti rangkaian kegiatan yang menyenangkan, namun mendengar lirik-lirik absurd seperti ini, pasti pendengar akan memandang hal tersebut sebagai sebuah pesimisme yang ditujukan bagi kemampuan Placebo dalam menulis lagu pada masa kini. Dan justifikasi Brian Molko mengenai penulisan lirik-lirik aneh tersebut disanggah pada lagu berikutnya, “A Million Little Pieces” yang menjadikan lagu ini seperti sambungan dari tembang sebelumnya. Mungkin kali ini mereka tidak membutuhkan pendapat penikmat musik untuk menentukan bagus atau tidaknya lagu-lagu yang mereka buat di album ini. Oh ya, sejak kapan juga mereka membutuhkannya. Ingat, mereka adalah Placebo.

Selepas menikmati album ini, entah mengapa saya merasakan adanya usaha yang tidak seimbang di dalamnya. Secara musik, mereka sepertinya ingin kembali ke masa-masa awal band ini terbentuk, namun tampaknya mereka masih ragu-ragu untuk menuju ke sana sehingga yang saya dengar sebagian besar bersifat “gitu-gitu aja”. Tetapi, secara konsep, saya acungkan jempol kepada Placebo karena berhasil mengangkat tema yang umum dengan penciptaan lagu yang warna-warni. Kadang terlalu eksentrik, realistis, bahkan metaforis. Saya tidak melihatnya sebagai inkonsistensi, justru saya melihat bahwa cara ini sangat jitu dalam melihat makna cinta melalui konteks yang berbeda-beda.

Dengan mengambil tema yang lebih general dibanding karya-karya sebelumnya, harusnya Placebo juga mampu melakukan lebih dari sekedar “Loud Like Love”. Namun sisi positifnya, dengan merilis ‘Loud Like Love”, Placebo seolah-olah memberi sinyal bahwa mereka belum jenuh dalam bermusik. Dan kini muncul pertanyaan lain: Apakah album ini juga akan membuat penggemar jenuh dalam mendengarkan musik mereka? We’ll see.

Official Website

(Galih Gumelar / CreativeDisc Contributor)

Rate the album:
[ratings]

Buy album on iTunes

TRACKLIST
1. “Loud Like Love” 4:52
2. “Scene of the Crime” 3:28
3. “Too Many Friends” 3:35
4. “Hold on to Me” 4:54
5. “Rob the Bank” 3:38
6. “A Million Little Pieces” 4:41
7. “Exit Wounds” 5:48
8. “Purify” 3:46
9. “Begin the End” 6:01
10. “Bosco” 6:39

Related posts

Leave a Reply